PKBM AL UMM dan TAUD SaQu AL UMM WAKILI HST DALAM FESTIVAL KURIKULUM MERDEKA DAN FESTIVAL SEKOLAH SEHAT TINGKAT PROVINSI KALSEL

Barabai – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai dan Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai memastikan diri mewakili Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) untuk mengikuti Festival Kurikulum Merdeka & Festival Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan.
Keduanya mengikuti Lomba Paparan Strategi Implementasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS), masing-masing untuk kategori PKBM dan PAUD. Lomba yang diikuti oleh berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Kalimantan Selatan ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan implementasi program-program kesehatan sekolah yang efektif. Adapun peserta yang mewakili masing-masing adalah Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd selaku Ketua PKBM Al Umm Barabai dan Maulida Rahmi, A.Md.Kep selaku Kepala Sekolah TAUD SaQu Al Umm Barabai. Mereka berdua akan mengikuti tahap selanjutnya dengan melakukan presentasi di BPMP Kalimantan Selatan terkait paparan yang mereka susun bersama timnya.
Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd merasa antusias atas kesempatan yang di dapat oleh lembaga yang dipimpinnya. Untuk itu, dirinya tentu tidak akan menyia-nyiakannya.
“Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi lembaga kami dan merupakan sebuah kehormatan untuk mewakili Kabupaten HST dalam lomba ini. Selain itu, kesempatan ini menjadi penghargaan bagi kami di PKBM Al Umm Barabai dan TAUD SaQu Al Umm Barabai, atas upaya kami dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan berdaya. Saya yakin, paparan kami akan mencerminkan semangat dan dedikasi kami terhadap kesehatan pendidikan. Harapannya tentu kami berharap dapat menginspirasi dan memotivasi banyak orang untuk mengambil langkah serupa,” papar Rizqi Zaidi.
Sementara itu, Kepala Sekolah TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi, A.Md.Kep juga berharap, melalui kesempatan ini, nama PKBM Al Umm Barabai dan TAUD SaQu Al Umm Barabai dapat lebih dikenal lagi dan bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, saya tentu sangat bersyukur atas kesempatan ini. Saya berharap paparan kami dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi lembaga lain maupun orang lain untuk memprioritaskan kesehatan dalam lingkungan pendidikan di tempat masing-masing,” ungkapnya. (tun_rtpi)

BERBAGI KEBAHAGIAAN JELANG LEBARAN, AL UMM HST SALURKAN 552 ZAKAT MAALDAN 77 PAKET SEMBAKO

Barabai – Di momen akhir Ramadhan 1445 H, Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah menyalurkan Zakat Maal kaum muslimin kepada mereka yang berhak menerimanya. Selain itu, Al Umm juga membagikan paket lebaran kepada mereka yang benar-benar memerlukan.

Ketua Yayasan Al Umm HST, Abu Zaid M. Hasbi Ridhani mengatakan bahwa pada Ramadhan tahun ini, pihaknya kembali mendapatkan kepercayaan dari kaum muslimin untuk menyalurkan zakat harta mereka kepada mereka yang berhak menerimanya.

“Alhamdulillah, pada tahun 1445 H ini ada 552 Amplop berisi uang zakat maal yang kita salurkan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerima. Harapan kita, mereka yang menerima bisa merasakan kegembiraan dan kebahagiaan dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Pada momen ini, kami juga membagikan sebanyak 77 paket lebaran sebagai tambahan bagi penerima zakat maal yang kondisinya benar-benar memprihatinkan,” kata Abu Zaid menuturkan.

Dikatakan Abu Zaid, paket lebaran yang dibagikan memang jauh lebih sedikit dibanding jumlah zakat maal karena itu sifatnya hanya spontan. Hal tersebut sebagai respon ketika tim relawan GPS Al Umm sebagai Divisi Sosial dari Yayasan Al Umm HST membagikan zakat, mereka menemukan fakta bahwa ada beberapa diantara para penerima zakat tersebut kondisinya benar-benar memprihatinkan dengan berbagai sebab.

Salah seorang relawan GPS Al Umm HST, Abu Wawan yang menjadi koordinator tim pembagian Zakat Maal dan Paket Lebaran mengatakan bahwa pihaknya membagikan zakat maal dan paket lebaran selama 2 hari, yakni pada hari ke 28 dan 29 Ramadhan. Hari pertama pihaknya membagi 552 Amplop Zakat Maal dengan lokasi utamanya di wilayah sekitar Al Umm berada, yakni Desa Banua Binjai dan terus meluas ke daerah sekitarnya.

“Saat di lapangan kami menemukan ada beberapa diantara mereka yang kondisinya benar-benar parah. Ada juga yang diperparah dengan kondisi fisiknya sedang sakit. Hal itu kemudian kami laporkan kepada Ketua Yayasan Al Umm HST dan langsung beliau respon dengan menggalang dana secara spontan. Alhamdulillah hari ini terkumpul 77 Paket Lebaran berupa sembako yang kami bagikan kembali kepada mereka yang kemarin kami nilai paling memerlukan,” tutur Abu Wawan disela-sela melaksanakan tugasnya.

Salah seorang penerima, kita sebut dia Hamba Allah menyampaikan rasa syukurnya ketika selama 2 hari berturut-turut dirinya dikunjungi oleh Tim Relawan GPS Al Umm HST. Ditengah kondisinya yang sedang sakit, zakat maal dan paket sembako yang disalurkan oleh mereka benar-benar sangat membantunya dan memberikan kebahagiaan besar bagi dirinya.

“Terima kasih kepada pihak Al Umm dan para donatur atas pemberiannya. Semoga Allah memberikan balasan kebaikan dan pahala yang berlipat ganda,” ucapnya seraya tersenyum. (eng-yysn)

GPS Al Umm HST Salurkan Bantuan untuk Pasien Anak Jantung Bocor

Barabai – Hari masih terasa panas, ketika sore itu selepas waktu Ashar pada hari ke-13 Ramadhan, beberapa orang relawan dari Gerakan Peduli Sesama (GPS) Al Umm Hulu Sungai Tengah menuju ke sebuah rumah kecil yang sangat sederhana, yang berada di RT 1 Desa Kambat Utara Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (24/03/24).
Rumah yang dikunjungi para relawan tersebut diantara penghuninya adalah pasangan muda Rahmat Hidayatullah dan Putri Hayati, 2 orang anaknya yang semuanya perempuan. Selain mereka masih ada penghuni lainnya. Dari yang tampak, keluarga ini bisa dikatakan jauh dari kecukupan. Sebagai kepala keluarga, profesi dan pekerjaan Rahmat Hidayatullah adalah ke hutan untuk mencari luncar atau sulur. Tanaman itulah yang mereka jual sebagai pencaharian sehari-hari.
Kedatangan para relawan GPS Al Umm ini adalah untuk mengkonfirmasi secara langsung informasi yang diterima berkenaan dengan kondisi putri kedua keluarga ini, yakni Aliya Nur Latifah, seorang balita perempuan berusia 1 tahun 9 bulan yang di diagnosa oleh Dokter Spesialis Anak telah mengalami Ventricular Septal Defect atau bahasa sederhananya adalah Jantung Bocor.
Dengan mata berkaca-kaca menahan tangis, Putri Hayati, sang ibu dari balita tersebut menceritakan bahwa anaknya sudah melakukan pengobatan lebih kurang selama 10 bulan. Diceritakannya bahwa tanda-tanda awal putrinya mengalami batuk. Meskipun diobati namun tak kunjung sembuh, sampai pada kondisi oleh pihak Puskesmas pasien harus dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Disitulah kami dapat informasi dari Dokter Anak, bahwa Aliya mengalami kebocoran jantung. Menurut dokter, cara untuk menghentikan kebocorannya itu harus dengan operasi. Pelaksanaannya di Rumah sakit yang ada di Malang Jawa Timur,” kata Putri menceritakan.
Ketika ditanya tentang biaya untuk operasinya, ayah balita, Rahmat Hidayatullah mengatakan biayanya gratis ditanggung oleh BPJS. Namun yang menjadi kendala adalah biaya transportasi dan akomodasi mereka ke Malang, termasuk kebutuhan konsumsi mereka selama di sana.
“Kalo dari beberapa informasi diperlukan dana sekitar 15 – 20 juta rupiah. Namun ada juga kawan mengatakan untuk amannya perlu dipersiapkan sekitar 30 juta rupiah. Jumlah tersebut tentu jauh dari kemampuan kami dengan kondisi kami yang seperti ini. Untuk sehari-hari saja hanya sekedarnya,” ungkap Rahmat.
Ditambahkannya, sekitar setengah bulan berjalan, ada relawan dari lembaga sosial kemanusiaan yang datang dan membantunya menggalang dana untuk keperluan tersebut. Di katakan oleh Rahmat maupun putri, informasi yang mereka terima, donasi yang terkumpul sekitar 3 jutaan. Tentu jumlah tersebut masih jauh dari cukup. Proses penggalangan donasi tersebut masih berjalan.
Menanggapi hal itu, Ketua GPS Al Umm HST, Abu Subki Yuliansyah yang memimpin langsung kunjungan tersebut, mengatakan bahwa semua yang terjadi seperti halnya cobaan yang mereka alami adalah takdir yang sudah Allah tetapkan, sehingga kita harus bisa menerimanya dengan ikhlas dan lapang dada, sambil berusaha secara maksimal mencari jalan keluarnya.
“Kami menerima informasi tentang yang dialami oleh Balita Aliya ini, makanya kami meminta info relawan kami untuk mengecek kebenarannya. Selanjutnya kami kesini untuk konfirmasi dan melihat langsung. Setelah kami lihat langsung kondisi anak dan juga orang tuanya, memang benar adanya bahwa mereka harus kita bantu. Untuk itu, pada hari ini juga kami menyalurkan dana bantuan dari para donatur. Kami akui, dana yang kami salurkan ini masih jauh dari cukup, namun kami berharap itu dapat meringkan keluarga ini,” tutur Abu Subki.
Ditambahkan oleh Abu Subki, pihak juga akan menyebarkan informasi tentang hal ini. Harapannya akan semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan peduli terhadap sesama, sehingga bisa ikut membantu meringankan beban keluarga pasien dan biaya yang diperlukan segera terpenuhi agar proses operasi bisa segera dilaksanakan.
Selain bantuan dana untuk transportasi dan akomodasi pelaksanaan operasi, dalam kesempatan tersebut GPS Al Umm HST juga memberikan bantuan sejumlah uang dan sembako untuk keluarga tersebut. Bagi semua yang tergerak hati untuk meringankan beban keluarga Rahmat Hidayatullah dan Putri Hayati, silakan untuk disampaikan langsung ke alamat RT 1 Desa Kambat Utara Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan. (eng-yysn)

MERIAHNYA RAMADHAN DI AL UMM HULU SUNGAI TENGAH

Barabai – Bulan Ramadhan selalu mendatangkan kegembiraan umat muslim. Bagaimana tidak, Ramadhan yang hanya datang selama sebulan dalam satu tahun adalah bulan yang penuh kemuliaan. Sebuah bulan dimana Allah membuka pintu syurga selebar-lebarnya dan membelenggu syaithan sehingga tidak bisa mengganggu Kaum Muslimin yang melaksanakan ibadah Ramadhan.

Beragam cara yang dilakukan umat muslim menyambut Bulan Ramadhan, yang ritual ibadah maupun kegiatan lain sebagai pernak-perniknya. Muara dari semua itu adalah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah karena masih dipertemukan dengan bulan Ramadhan ini.

Demikian juga halnya yang ada di Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah. Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan berkenaan dengan Ramadhan, baik kegiatan di Masjid Al Umm Barabai maupun di lembaga yang berada dalam ruang lingkup Yayasan Al Umm HST.

Sekretaris Yayasan Al Umm HST, S. Enggo Widodo mengatakan bahwa pada Ramadhan 1445 H ini, ada beberapa kegiatan di Al Umm, antara lain yang dilaksanakan di Masjid Al Umm ada Shalat Tarawih dan kultum, Buka Puasa Bersama yang didahului dengan kajian ringan jelang berbuka.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Tafizh PKBM Al Umm ada buka puasa bersama dan kajian, shalat tarawih dan ada lomba-lomba seperti Lomba Ranking 1 dengan aplikasi Quizizz dan MHQ. Adapun untuk di Paket A Setara SD juga ada lomba MHQ.

“Untuk buka puasa bersama di Masjid Al Umm sudah dilakukan setiap bulan Ramadhan. Di tahun ini panitia menyediakan sebanyak 300 porsi menu setiap kali bukber. Diawal ini masih selang-seling harinya. Sehari bukber di Masjid, sehari berikutnya dengan keluarga, seperti itu terus bergantian. Di sepuluh hari terakhir Ramadhan, jika memungkinkan Insya Allah tiap hari dilaksanakan di masjid. Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berinfaq untuk buka bersama. Semoga Allah memberi anda semua pahala kebaikan yang berlipat ganda,” ujar Enggo.

Ditambahkannya bahwa yang tidak kalah penting adalah di sepuluh malam terakhir biasanya akan dilaksanakan shalat malam berjamaah dari sekitar pukul 02.00 sampai jelang sahur pukul 04.00 WITA. Sementara itu, untuk kegiatan yang ada di lembaga-lembaga Al Umm dikelola oleh PKBM maupun penanggung jawab masing-masing.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pusat Kegaitan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, mengatakan bahwa pihaknya mendorong para penanggung jawab di tiap jenjang lembaga pendidikan untuk memanfaatkan momen bulan Ramadhan ini untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang ringan, menyenangkan namun tetap mendidik dan bermanfaat.

“Kegiatan belajar dan mengajar harus diakui tidak berjalan efektif karena ada beberapa kali libur. Namun begitu, kawan-kawan penanggung jawab di jenjang Paket A, B dan C bersepakat untuk membawa peserta didik berkegiatan yang positif. Bukan hanya bermain, namun juga tetap mendidik, bermanfaat dan bernilai kebaikan yang dapat berbuah pahala, Insya Allah,” terang Rizqi.

Selain beberapa lomba yang dilaksanakan, dikatakan Rizqi bahwa pihaknya juga mendorong para pendidik dan tenaga kependidikan maupun peserta didik yang ada di Lembaga Pendidikan Al Umm Barabai, untuk bersemangat mengkhatamkan membaca Al Qur’an. Rencananya akan ada apresiasi dan reward bagi yang berhasil khatam membaca Al Quran selama Bulan Ramadhan Tahun 1445 Hijriyah ini. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan. Aamiin…… (eng-yys)

ISI KEGIATAN RAMADHAN DI RUMAH TAHFIZH, SANTRIWATI IKUTI BERAGAM LOMBA

Barabai – Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai menggelar lomba Ranking 1 dan MHQ untuk mengisi kegiatan para santriwati Peserta Didik Paket B dan C Setara SMP dan SMP di bulan Ramadhan 1445 H, yang di mulai pada Selasa (12/03/24). Rencananya, lomba tersebut akan berlangsung selama tiga pekan, hingga Jum’at (29/03/24) mendatang.

Ketua Pelaksana Lomba, Melda Nurhamna, S. Pd. I mengatakan bahwa lomba yang dilaksanakan dibagi kedalam tiga sesi selama tiga pekan tersebut.

“Pekan pertama lomba bidang mata pelajaran umum, pekan kedua untuk mata pelajaran diniyah, lalu pekan ketiga khusus untuk lomba MHQ” jelas nya.

Lomba menggunakan aplikasi Quizizz dan dilaksanakan di Laboratorium Komputer PKBM Al Umm Barabai.

“Jadi para tutor mata pelajaran bersangkutan diminta membuat soal di quizizz, lalu para peserta yang ikut lomba menjawabnya melalui komputer yang ada di Laboratorium,” Tambah Melda.

Sementara itu, Penanggung Jawab Rumah Tahfizh Putri Paket B dan C, Nurul Mizaniah, Lc mengatakan bahwa selain peserta, santriwati yang tidak mengikuti lomba juga tetap ikut menyimak di musholla bersama tutor mata pelajaran bersangkutan.

” Ada pendamping sebanyak dua orang yang kami tugaskan setiap harinya untuk mengawasi jalannya lomba di laboratorium komputer. Sementara tutor mata pelajaran yang bersangkutan menyimak bersama santriwati lain di musholla.” Jelas Nurul Mizaniah yang biasa dipanggil Ustdzah Ummu Ahla.

Ditambahkannya, meskipun pada bulan Ramadhan kegiatan belajar mengajar tidak berjalan aktif, dirinya berharap, kegiatan ini menjadi alternatif belajar lain dengan cara yang seru dan menyenangkan. (tun-rtpi)

Yuks, Nikmati Promo Chicken Barabai di Pasar Ramadhan

Barabai – Sebagaimana tahun sebelumnya, pada Ramadhan ini, Chicken Barabai kembali menyapa pelanggannya di Pasar Ramadhan 1445 H Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sejak hari pertama puasa, yang berlokasi di area sekitar Masjid Agung Riyadusshalihin dan MAN 1 HST.

Manajer Chicken Barabai, Agus Salim, S.Pd disela persiapan mengatakan bahwa pihaknya kembali diberikan kesempatan oleh Pemerintah Kabupaten HST untuk mengisi salah satu stand yang ada di Pasar Ramadhan.

“Alhamdulilah, tentu kami sangat bersyukur telah diberi tempat lagi di Pasar Ramadhan ini oleh Pemkab HST melalui Dinas Perdagangan. Tentu ini menjadi momen berharga bagi kami untuk mendekatkan pelayanan kepada pelanggan kami di event tahunan ini. Para pelanggan bisa mendapatkan menu-menu CB dan kue penganan lain untuk buka puasa sambil jalan-jalan sore,” kata Agus sang manajer.

Ditambahkan Agus, meskipun hadir di Pasar Ramadhan, 2 Outlet Chicken Barabai tetap buka untuk melayani pelanggan. Hanya waktu pelayanannya saja yang disesuaikan selama bulan Ramadhan ini.

“Selama Ramadhan CB 1 di seberang MAN 1 HST buka pukul 13.00 – 18.00 WITA. CB 2 di depan pintu masuk Pasar Agro Barabai, buka pukul 14.00 – 22.00 WITA dan melayani bagi yang ingin buka puasa bersama. Nah, untuk di Pasar Ramadhan, Stand CB buka pukul 14.00 – 19.00 WITA. O iya, ada promonya juga ya,” pungkas Agus seraya tersenyum.

Jadi, tunggu apa lagi. Untuk keperluan buka puasa, yuks datang ke Chicken Barabai, baik di outlet maupun di stand Pasar Ramadhan dan nikmati promonya. (eng-yys)

SERDIK PKBM AL UMM BARABAI IKUTI TES SCREENING KESEHATAN

Barabai – PKBM Al UMM Barabai Program Paket A Setara SD mendapatkan kunjungan Tim UKS Puskesmas Barabai (08/03/24). Kedatangan mereka sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan siswa, salah satunya melalui Kegiatan Tes Screening Kesehatan yang merupakan program rutin setiap tahun.

Tes screening kesehatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas 1 – 6 sebanyak 141 orang. Kegiatannya meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, serta pemeriksaan kesehatan telinga, ketajaman mata dan penyuluhan tentang minum obat cacing.

Tujuan screening kesehatan ini, diantaranya adalah untuk deteksi dini kesehatan peserta didik. Ada juga sosialisasi minum obat cacing yang harus diminum serdik kelas 1 – 3. Adapun untuk kelas 4 – 6, berupa penyuluhan tentang mengenal masa pubertas, baik laki-laki maupun perempuan.

Tim screening beranggotakan dokter, perawat, perawat gigi, dan petugas laboratorium. Mereka melakukan tes screening kesehatan Kelas 1-3, berupa tes tajam penglihatan, pemeriksaan fisik, pemeriksaan telinga, pemeriksaan gigi, dan penyuluhan.

Hasil dari kegiatan screening diserahkan kembali ke sekolah untuk ditindak lanjuti. Bagi serdik yang perlu tindakan medis, diberikan rujukan agar dapat memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat.

Kasus yang banyak dijumpai adalah dalam hal ketajaman penglihatan. Setiap kelas hampir ada saja yang minus, karena tajam penglihatannya berkurang, sehingga perlu alat bantu kaca mata.

Penanggung jawab Program Paket A PKBM Al Umm Barabai, Abdul Ghani Majidi, S.Ag, mengatakan bahwa pembicaraan dengan petugas puskesmas juga membahas tentang stunting.

“Petugas juga memberikan saran kepada kita tentang beberapa hal, diantaranya membiasakan anak gosok gigi di sekolah sebelum kegiatan belajar dengan kegiatan sikat gigi bersama terutama bagi kelas 1 – 3. Selain itu, disarankan mengadakan makan bersama di sekolah, yang menunya lebih kepada banyaknya protein seperti ikan dan sejenisnya,” jelas Ghani. (ms-sitq)

LAKUKAN EVALUASI, PKBM AL UMM BARABAI MENELAAH NILAI RAPORT PENDIDIKAN 2024

Barabai – Secara umum, Raport Pendidikan Tahun 2024 PKBM Al UMM Barabai berwarna hijau atau dengan kata lain bernilai baik. Namun demikian ada beberapa indikator yang nilainya mengalami penurunan. Untuk mengevaluasi hal tersebut dilaksanakan kegiatan In House Training (IHT) Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Penyusunan Asesmen Berbasis Data/ Menelaah Rapor Pendidikan 2024, di Aula PKBM Al Umm Barabai, (08/03/2024).
Sebagai informasi, Rapor Pendidikan merupakan indikator terpilih dari profil pendidikan yang merefleksikan prioritas Kemdikbudristek dan digunakan untuk menilai kinerja daerah dan satuan pendidikan. Kegiatan IHT ini diikuti oleh Pendidik dan Tenaga Kependidikan PKBM Al UMM Barabai, baik Paket A, B dan C serta dari TAUD SaQu Al Umm Barabai.
Sekretaris PKBM Al Umm Barabai, Novi Fitriany, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman dan meningkatkan kompetensi peserta yang berasal dari para pendidik dan tenaga kependidikan PKBM Al Umm Barabai, dalam menyusun asesmen berbasis data rapor pendidikan, diantaranya:

  1. Mengidentifikasi serta menelaah capaian rapor pendidikan dari hasil anbk tahun 2022 dan 2023
  2. Refleksi capaian rapor pendidikan tahun 2022, 2023 dan 2024
  3. Berbasis data rapor pendidikan, melakukan rencana tindak lanjut untuk melakukan perbaikan dan pembenahan pada pembelajaran
  4. Menyusun asesmen pembelajaran yang mengembangkan kemampuan literasi, numerasi dan kemampuan penalaran peserta didik
  5. Mengimplementasikan penyusunan asesmen melalui komunitas KomBel yang tertuang dalam modul ajar serta sesuai dengan capaian pembelajaran
    Penanggung jawab Paket A PKBM Al UMM Barabai, Abdul Ghani Majidi, S.Ag mengungkapkan bahwa salah satu hal yang menjadi penyebab turunnya nilai pada salah satu indikator adalah kurangnya pemahaman dari pada tutor, pendidik, tenaga kependidikan dan para peserta didik terhadap soal yang harus mereka jawab, baik itu dalam survey lingkungan belajar maupun dalam kegiatan ANBK.
    “Dari pengamatan, bisa dipastikan ketidaktepatan dalam menjawab diawali dari kurang tepatnya kami dan juga peserta didik dalam memahami pertanyaan. Oleh karenanya melalui kegiatan ini, akan terjadi pemahaman yang sama di antara kami, sehingga bisa menjelaskan sebaik mungkin kepada para peserta didik. Selain itu, pembiasaan untuk belajar menjawab perlu dilakukan agar kita tidak lagi bingung dalam memahami pertanyaan,” pungkas Ustadz Ghani, demikian dia biasa disapa. (ms-sitq)

PKBM AL UMM BARABAI TINGKATKAN KAPASITAS PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN NUMERASI

Barabai – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai melaksanakan Upgrading Teachers Capacity melalui Pelatihan Pengembangan Numerasi bagi para pendidik dan tenaga kependidikannya, baik dalam kapasitas sebagai wali kelas, pengampu mata pelajaran umum, agama dan halaqoh, di Aula PKBM Al Umm Barabai (8-9/03/24).
Pelatihan diikuti oleh 36 orang, terdiri dari Paket A 18 orang, Paket B 11 orang, Paket C 7 orang dan TAUD 5 orang. Tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan kemampuan pendidik dan tenaga kependidikan pada jenjang Paket A setara SD, Paket B setara SMP, Paket C setara SMA dan TAUD (KB dan TK) dalam hal numerasi. Kemampuan yang diharapkan adalah mereka dapat merancang aktivitas numerasi dalam pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk memiliki daya nalar dan pola pikir tingkat tinggi.
Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd mengharapkan semua peserta setelah pelatihan mampu dan berperan aktif, untuk mendiseminasikan dan menanamkan kemampuan berhitung dengan cara matematika ke dalam pembelajarannya masing-masing.
“Kawan-kawan diharapkan dapat mengembangkan sesuai mata pelajaran masing-masing, melalui desain tugas numerasi, menilai pembelajaran numerasi, dan merancang rencana aksi untuk pengembangan numerasi di jenjang sekolah masing-masing, serta menguatkan program dimaksud melalui praktek,” kata Rizqi menambahkan.
Sejalan dengan hal itu, Sekretaris Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, S. Enggo Widodo, S.IP., M.Eng, dalam arahannya mengatakan bahwa para tutor harus dan perlu kaya akan ide, gagasan, konsep ataupun strategi dalam memberikan pembelajaran kepada para peserta didik.
“Ketika kita dapat memahami tentang numerasi dengan baik, maka kita dapat mentransfer banyak ide kepada para peserta didik. Untuk merangsang kemampuannya, kita dapat melatihnya melalui soal-soal atau persoalan riel yang ada di masyarakat dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kita berharap para peserta didik tidak gagap saat nanti kembali ke masyarakat,” kata Enggo menjelaskan.
Pelatihan Pengembangan Numerasi bagi para tutor tersebut dibuka secara resmi oleh Penilik Pendidikan Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hj. Mauizatil Hasanah, S.Ag dengan menghadirkan narasumber Muhammad Afriyadi Ahsan, S.Pd, pelatih Guru Penggerak Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Usman, S.Pd.I, guru penggerak Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (ms-stiq)

SEMARAKKAN RAMADHAN, PKBM AL UMM GELAR LOMBA MENGHAFAL AL QUR’AN

Barabai – PKBM AL Umm Barabai menggelar lomba Musabaqoh Hifzhul Qur’an (MHQ) dengan para peserta didik Jenjang Paket A Setara SD sebagai pesertanya, di Masjid Al Umm Barabai dan Aula Lembaga Pendidikan Al Umm Barabai, (07/03/24).
Ketua Pelaksana, Arief Hidayat Noor menerangkan bahwa tujuan digelarnya lomba tersebut adalah untuk menghidupkan semangat membumikan Al-Qur’an di Bulan Suci Ramadan.
“Kami ingin memotivasi para peserta didik agar terus melanjutkan hafalan Al Qur’an sampai 30 juz,” terang Arief yang juga Koordinator Tahfizh PKBM Al UMM Barabai tersebut.
Perlombaan diawali dengan babak penyisihan yang diikuti oleh 60 orang peserta didik dari kelas 1 – 6. Dari jumlah tersebut kemudian tersaring sebanyak 25 orang peserta dan tersaring kembali hingga menyisakan sebanyak 15 orang yang nantinya akan masuk babak final.
Mereka yang masuk final pada kategori 1 juz seluruhnya merupakan peserta didik kelas 1 adalah Ahmad Arrifa’i, Aqila Putri Zahra, Kayla, Alif Hafizh Sharkan, dan Kayla El Zavier Aafiyah. Adapun 5 orang untuk kategori 2 juz, yaitu Faizar Arqana Al Faisali (kelas 2B), Abdillah Unais (kelas 4), M. Azzam Musyaffa (kelas 6), Reha Aisyi (kelas 5) dan Yumna (kelas 5). Sedangkan 5 orang untuk kategori 3 juz adalah Nia Cantika (kelas 5), Anatasya Bunga Oktaviana (kelas 6), Fatimah Izzah Nabila (kelas 6), Rahmatul Jannati As Shalihah (kelas 5), dan Anindya Maiza Shalihah (kelas 2B).
Lebih lanjut, Arief menjelaskan jika kriteria penilaian babak penyisihan dan babak final adalah sama, yaitu kelancaran hafalan, kefasihan bacaan, dan juga tajwid. Babak final Insya Allah akan dilaksanakan pada bulan Ramadhan dengan Juri yang akan menilai adalah Ustadz Noor Ahyadi Rahman dan Ustadz Muhammad Reza Pahlevi. Dirinya berharap, agar lomba MHQ juz 28-30 ini dapat tetap dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
“Selamat kepada para peserta yang masuk babak final. Semoga kita terus disehatkan oleh Allah dan terus semangat dalam menjaga hafalan Al Qur’an kita, yang mana Al Qur’an yang di hafalkan tersebut akan menjadi penolong di akhirat kelak,” pungkas Arief mengakhiri penjelasannya. (ms-sitq)

Tumbuhkan Sikap Cinta Buku sambil Refreshing, PKBM Al Umm Barabai Kunjungi Perpusda

Barabai – Dengan mengendarai beberapa mobil wisata, sebanyak 19 orang peserta didik Kelas 4 PKBM Al Umm Barabai Program Paket A Setara SD, di dampingi beberapa orang pengajar, menuju Perpustakaan Daerah (Perpusda) Hulu Sungai Tengah, dengan riang gembira. Senin (04/02/2024)

Kunjungan tersebut guna mengimplementasikan program P5 sebagai salah satu program Kurikulum Merdeka, diantaranya para peserta didik, dalam proses pembelajaran tidak hanya melakukan pembelajaran di kelas.

Salah seorang tutor yang mendampingi, Muhammad Reza Fahlevi, berharap program tersebut akan berlangsung secara berkesinambungan, guna meningkatkan literasi para peserta didik, sekaligus merefresh otak agar tidak mengalami kejenuhan.

“Rencananya, program ini akan dilaksanakan 2 bulan sekali, Insya Allah. Kali ini adalah yang ketiga,” ujar Reza.

Reza juga menambahkan, bahwa program tersebut diadakan untuk menambah semangat para peserta didik, agar lebih mencintai ilmu pengetahuan, karena buku adalah jendela dunia.

“Bahkan para ilmuwan dan ulama hebat tidak akan terlahir, terkecuali memiliki wawasan dan referensi yang luas. Oleh karena itu, meningkatkan semangat literasi untuk para peserta didik, sangatlah perlu kami pupuk, agar lebih semangat lagi dalam menuntut ilmu,” pungkas Reza (m.s – sitq)

Kelas VI Juara Lomba Kebersihan Kelas

Barabai – Kelas VI menjadi kampiun pada Lomba Kebersihan Kelas Bulan Februari 2024 di PKBM AL Umm Barabai Program Paket A Setara SD, yang diumumkan pada kegiatan Apel Rutin Hari Senin di halaman sekolah (04/02/2024)

Pengumuman pemenang disampaikan oleh Penanggung Jawab Program Paket A Setara SD, Abdul Gani Majidi, S. Ag. Untuk Juara II diraih oleh Kelas II A, dan Kelas I A meraih Juara III.

Kegiatan seperti itu sudah dilaksanakan selama 7 bulan dengan melibatkan seluruh kelas di Program Paket A Setara SD.

Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi. S,Pd menuturkan bahwa tujuan diumumkannya pemenang lomba di depan seluruh peserta didik, adalah untuk memotivasi yang lain agar memiliki semangat tinggi dalam menjaga kebersihan di kelas masing-masing.

“Harapannya, dengan adanya perlombaan seperti ini, dapat menjadi pembelajaran dan pembiasaan bagi peserta didik dalam menjaga lingkungan sekitar. Bila nanti sudah terbiasa, semoga dikemudian hari akan tumbuh kesadaran tentang pentingnya kebersihan lingkungan kita.

Sementara itu, menurut Nadia Nazmi selaku ketua panitia, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program UKS.

“Selain untuk memotivasi peserta didik dalam menjaga kebersihan dan kesehatan setiap harinya, kita berharap seluruh peserta didik dapat mencintai lingkungan dengan baik, seperti mereka mencintai dirinya sendiri.” pungkas Nadia. (ms-sitq)