PKBM Al UMM Barabai Lanjutkan Ujian Tahfizh Setelah Sumatif Akhir Semester (SAS) dan Ujan Mapel Diniyyah

Barabai, alumm.or.id – Setelah sukses melaksanakan Sumatif Akhir Semester (SAS) dan ujian mata pelajaran Diniyyah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai kini melanjutkan rangkaian kegiatan akademiknya dengan pelaksanaan ujian tahfizh. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman melalui penguatan hafalan Al-Qur’an.

Ujian tahfizh ini diikuti oleh para peserta didik dari berbagai tingkatan. Sebelum ujian dimulai, peserta telah menjalani bimbingan intensif yang difasilitasi oleh para guru tahfizh yang berpengalaman. Program bimbingan ini mencakup:

  1. Murojaah Rutin: Mengulang hafalan yang telah dimiliki untuk memastikan kualitas hafalan tetap terjaga.
  2. Setoran Hafalan Baru: Menambah hafalan dengan target yang disesuaikan kemampuan masing-masing peserta
  3. Simulasi Ujian: Menguji kesiapan peserta dalam menghadapi suasana ujian.

Ujian tahfizh diselenggarakan selama 2 pekan ( 10 hari ), dimulai dari 2 Desember hingga 13 Desember 2024, mencakup beberapa aspek penilaian, antara lain:

Kebenaran Bacaan: Peserta diuji kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai tajwid.

Kualitas Hafalan: Penilai memeriksa ketepatan hafalan, baik dari segi isi maupun urutan ayat.

Kefasihan: Kelancaran peserta dalam menyampaikan hafalan tanpa terlalu banyak jeda atau kesalahan.

Kegiatan berlangsung di kelas masing-masing atau tempat majelis halaqoh masing-masing pengampu, dengan suasana yang kondusif dan penuh semangat. Para penguji terdiri dari para ustadz dan ustadzah yang memiliki kapasitas, untuk memastikan penilaian dilakukan secara objektif dan profesional.

Antusiasme para peserta terlihat jelas yang tampak dari semangat mereka dalam mempersiapkan diri. Salah satu serdik, Azhfar Hafy menyampaikan bahwa Ujian tahfizh tersebut menjadi motivasi bagi dirinya, untuk lebih mendalami Al-Qur’an dan memperbaiki kualitas hafalannya.

Koordinator Tahfidz PKBM Al UMM Barabai, Ustadz Arief Hidayat Noor, menyampaikan bahwa ujian tahfizh tersebut, tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga sarana untuk memotivasi peserta didik agar terus mencintai Al-Qur’an.

“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan cinta terhadap kitab sucinya,” ujarnya.

Dengan keberlanjutan program ini, PKBM Al UMM Barabai berharap dapat menciptakan atmosfer pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, mendukung para peserta didik untuk menjadi pribadi yang berprestasi dunia dan akhirat. (ms-sitq)

Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai Laksanakan Evaluasi Pembelajaran

Barabai, alumm.or.id – PKBM Al Umm Barabai Program Paket B dan C Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai, melaksanakan Pertemuan Evaluasi Pembelajaran, Sabtu (30/11) bertempat di Aula Pembelajaran PKBM Al Umm Barabai.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi jalannya proses pembelajaran selama semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 dan pelaksanaan komunitas belajar di program Paket B dan C.

Pertemuan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh Kepala PKBM Al Umm Barabai, Penyelenggara Rumah Tahfizh Putri Paket B dan C, serta para tutor dan musyrifah yang terlibat dalam pembelajaran di lingkungan Rumah Tahfizh Putri Paket B dan C.

Pertemuan yang di barengi dengan kegiatan komunitas belajar tersebut, dilakukan diskusi mengenai berbagai aspek pembelajaran yang telah dilaksanakan, telaah rapor pendidikan, serta berbagi pengalaman/praktik baik dan masukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di masa yang akan datang.

Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi mengatakan bahwa melalui evaluasi tersebut, diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, dan mendukung keberhasilan peserta didik.

Ditambahkan Rizqi, kegiatan evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sejalan dengan visi dan misi lembaga, untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi seluruh peserta didik.

“Semangat kolaborasi antar tutor, musyrifah, dan seluruh pihak terkait, menjadi kunci utama dalam pengembangan pendidikan di lembaga ini. Lembaga mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif semua pihak dalam pertemuan dan komunitas belajar ini. Kita berharap, hasil evaluasi dapat diterapkan untuk kemajuan pendidikan di masa depan,” Ujar Rizqi. (tun_rtpi)

Perpustakaan Keliling Sambangi PKBM Al Umm Barabai

Barabai, alumm.or.id – PKBM Al UMM Barabai mendapatkan kunjungan perpustakaan keliling, Jum’at (22/11). Kehadiran kendaraan perpustakaan keliling disambut antusias oleh peserta didik dan guru.

Kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk mendekatkan cinta akan ilmu pengetahuan kepada peserta didik, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan dan literasi. Dalam kunjungannya, perpustakaan keliling membawa berbagai jenis buku, mulai dari cerita anak, buku pelajaran, hingga ensiklopedia sederhana.

“Anak-anak sangat senang. Mereka bisa membaca buku dengan cover baru dan isi yang baru pula, ini tidak tersedia di perpustakaan sekolah,” ujar salah satu guru PKBM Al Umm Barabai.

Program ini tidak hanya sekadar menyediakan buku, tetapi juga dirancang untuk melibatkan siswa secara aktif. Kegiatan seperti membaca bersama dan lainnya.

Literasi sejak dini menjadi salah satu fokus program perpustakaan keliling. Dengan menghadirkan buku-buku menarik dan kegiatan interaktif, siswa di Barabai diajak untuk mengenal dunia melalui membaca.

Salah satu peserta didik, Hasan mengungkapkan kegembiraannya.

“Saya suka buku cerita tentang Nabi dan Rasul. Saya jadi tahu banyak hal yang belum pernah saya dengar,” katanya penuh semangat.

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan bahwa membaca adalah kegiatan yang menyenangkan. Banyak peserta didik yang sebelumnya belum terbiasa membaca, kini menunjukkan minat lebih besar setelah mengikuti program ini.

Kehadiran perpustakaan keliling di PKBM Al Umm Barabai tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, dan lembaga literasi.

Harapannya, program serupa dapat dilanjutkan secara rutin, tidak hanya di PKBM Al Umm Barabai, tetapi juga di sekolah-sekolah lain di seluruh Hulu Sungai Tengah.

Pemerintah Daerah menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan literasi anak-anak melalui fasilitas perpustakaan keliling.

“Ini adalah langkah awal yang baik. Generasi muda yang mencintai ilmu pengetahuan akan membawa perubahan besar bagi masa depan daerah kita,” ujar Ahmad Rizqi Zaidi.S.Pd, Kepala PKBM Al Umm Barabai.

Lebih lanjut dikatakan Rizqi, bahwa melalui perpustakaan keliling, anak-anak di Barabai kini memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar dan menggali potensi mereka. Dirinya berharap, program ini diharapkan dapat mendorong terciptanya generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga penuh semangat untuk terus belajar.

“Membaca adalah jendela dunia, dan perpustakaan keliling telah membuka pintu kesempatan untuk peserta didik PKBM Al Umm Barabai. Serta kami ucapkan terimakasih atas kedatangannya,” ujar Muhammad Mughni.S.Pd, selaku koordinator Perpustakaan PKBM Al Umm Barabai. (ms-sitq)

Tumbuhkan Sikap Kreatif dan Jujur Sejak Usia Dini melalui Market Day dan Gelar Karya

Barabai, alumm.or.id – Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai melaksanakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman nyata bagi anak.

P5 kali ini mengambil topik “Aku Cinta Indonesia” dengan tema “Kreasi Nusantara: Berdagang dengan Jujur Disayang Allah”. Kegiatan yang berlangsung selama satu pekan dengan kegiatan puncak pada Jum’at, (22/11).

Kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan wali murid sebagai penyedia produk yang akan dijual anak di stand masing-masing.

Hari pertama, Senin (18/11) diisi dengan kegiatan pengenalan tentang jual beli, apa itu jual beli, serta adab-adab jual beli dalam syariat Islam.

Hari kedua, anak-anak membuat hiasan untuk stand market day, membuat nama kelas masing-masing, atribut dan lain-lain, yang akan ditampilkan selama market day dan gelar karya. Kegiatan tersebut masih berlangsung hingga hari ketiga.

Hari keempat, kegiatan dilanjutkan dengan membuat daftar menu yang akan dijual di stand market day. Semua kegiatan dilakukan dengan bimbingan ustadzah serta sesuai dengan kemampuan anak.

Pada hari kelima sebagai puncak kegiatan, anak-anak secara bergantian menjadi penjual di stand kelas masing-masing. Anak-anak belajar secara langsung, tentang bagaimana proses jual beli yang sesuai syariat, bagaimana bersikap jujur terhadap produk yang dijual, melayani pembeli, serta bagaimana menarik pembeli.

Kegiatan ini juga mengenalkan anak tentang numerasi pada mata uang, melakukan penerapan ilmu penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, wali siswa tidak hanya membantu menyediakan produk yang akan dijual anak, namun juga melibatkan mereka sebagai pembeli, dan dimeriahkan juga oleh warga sekitar sekolah yang turut berkunjung.

Salah satu orang tua siswa, Lisna Zairini selaku orang tua dari ananda Adeena mengatakan bahwa dirinya menyambut baik kegiatan tersebut dan dirinya merasa senang. “Alhamdulillaah dengan adanya kegiatan ini, anak-anak sangat antusias, terutama pada kegiatan market day, karena anak-anak bisa berbelanja dan berdagang secara langsung. Selain itu, melalui gelar karya orang tuanya dapat melihat hasil karya anak. Semoga kedepannya lebih bisa besar lagi dalam mengadakan kegiatan ini,” harap Lisna.

Di tempat yang sama, Sabariah, selaku orang tua ananda Akmal juga berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan. “Masyaallah, dengan kegiatan ini anak-anak diajarkan jual beli secara langsung, sehingga anak-anak sangat antusias dan senang. Kegiatan ini sangat seru dan luar biasa dapat memberikan gambaran buat anak-anak dalam kegiatan sehari-hari,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, para pengunjung tidak hanya dapat membeli jajanan di setiap stand kelas, namun juga dapat berkeliling melihat hasil karya anak-anak TAUD SaQu Al Umm Barabai selama satu semester. Berbagai karya yang dihasilkan anak, menunjukkan kreativitas anak usia dini yang beragam, tentu yang paling penting adalah proses dari membuat karya tersebut.

Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi mengatakan bahwa kegiatan ini mungkin tampak sederhana namun banyak hal yang dapat anak pelajari. Tujuan lain kegiatan itu adalah menguatkan rasa percaya diri pada anak, rasa tanggung jawab dan rasa gotong royong. “Kegiatan ini sudah mencakup stimulasi 6 aspek perkembangan anak. Semoga dengan adanya kegiatan ini anak-anak mendapat pengalaman berharga, yang akan menjadi bekal untuk anak di masa mendatang.” pungkas Ustadzah Rahmi. (ks-taud)

PKBM Al UMM Barabai Meriahkan Jum’at Sehat dengan Permainan Tradisional

Barabai, alumm.or.id – Dalam rangka meningkatkan kesehatan dan kebugaran siswa, PKBM Al UMM Barabai kembali melaksanakan kegiatan Jum’at Sehat, (15/11).

Namun ada yang istimewa pada Jum’at Sehat kali ini. Kegiatan berlangsung begitu meriah karena para peserta didik diajarkan permainan tradisional, yakni Gobak Sodor atau dalam Bahasa Banjar disebut Galah Asin.

Para peserta didik mengikutinya dengan penuh antusias. Dimulai sejak pukul 07.45 pagi, acara dibuka dengan senam bersama di lapangan sekolah yang dipimpin oleh tutor olahraga. Selesai senam peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk bermain Gobak Sodor.

Gobak Sodor, yang merupakan salah satu permainan tradisional yang mulai terlupakan, terutama oleh generasi Z. Permainan ini dipilih, selain karena sederhana dan tidak memerlukan alat khusus, gobak sodor juga dapat melatih kekompakan dan ketangkasan siswa.

Dalam permainan ini, siswa dibagi menjadi dua tim, yaitu tim penjaga dan tim yang berusaha melewati garis pertahanan. Setiap tim berusaha menang dengan cara menghalangi lawan agar tidak bisa melewati garis atau sebaliknya, menerobos pertahanan lawan hingga garis akhir.

Penanggung Jawab Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai, Ustadz Abdul Gani Majidi.S.Ag, mengatakan bahwa permainan tradisional dipilih dalam Jum’at Sehat ini, diantaranya untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda, sekaligus memberikan kegiatan fisik yang menyenangkan.

“Selain meningkatkan kebugaran fisik, kami berharap seluruh peserta didik bisa mengenal dan mencintai budaya tradisional kita. Permainan seperti Gobak Sodor ini penuh dengan nilai-nilai kerja sama, strategi, dan ketangkasan yang sangat bermanfaat,” ujarnya.

Peserta didik terlihat sangat menikmati kegiatan ini. Banyak di antara mereka yang baru pertama kali mencoba permainan Gobak Sodor dan merasa senang dengan pengalaman baru tersebut.

“Seru sekali! Awalnya sulit, tapi lama-lama jadi makin semangat karena harus cepat-cepat melewati penjaga,” ujar Amera, peserta didik kelas 4.

Amera dan teman-temannya berharap, permainan seperti ini bisa menjadi rutinitas setiap bulan, dengan mengganti jenis permainan atau olahraga yang dilakukan. Senada dengan hal tersebut, pihak sekolah berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan mencintai budaya Bangsa Indonesia. (ms-sitq)

Deteksi Dini HIV AIDS, Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai Gelar Penjaringan Kesehatan

Barabai – Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai bekerja sama dengan Puskesmas Barabai mengadakan kegiatan penjaringan kesehatan berkala (14/9).

Kegiatan ini bertujuan untuk memeriksa kondisi kesehatan para santriwati, khususnya dalam hal deteksi dini HIV/ AIDS dan sifilis.

Sebanyak 50 santriwati Paket B dan Paket C mengikuti serangkaian tes dan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim kesehatan dari Puskesmas Barabai. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa seluruh santriwati dinyatakan non reaktif terhadap HIV/ AIDS dan sifilis.

Hal ini merupakan kabar baik bagi pihak Rumah Tahfizh dan santriwati, karena kesehatan merupakan faktor penting dalam mendukung kegiatan belajar dan kehidupan sehari-hari.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyuluhan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para santriwati mengenai pentingnya menjaga kesehatan, terutama kesehatan gigi dan informasi seputar HIV/ AIDS.

Penyuluhan ini untuk memberikan pemahaman mengenai pencegahan penyakit menular serta pentingnya kebersihan dan perawatan gigi yang baik.

Penanggung jawab Paket B dan Paket C Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai, Nurul Mizaniah, Lc, mengatakan melalui kegiatan tersebut, diharapkan mampu menambah pengetahuan dan kesadaran santriwati akan pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, serta memberikan perlindungan lebih dini terhadap penyakit yang dapat dicegah.

Ditegaskan oleh Nurul Mizaniah, PKBM Al Umm Barabai berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang. Hal tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan belajar yang sehat dan aman bagi semua. (tun_rtpi)

Latih Kesadaran Tertib Administratif melalui Lomba Antar Kelas

Barabai – Administrasi yang tertib dan teratur menjadi hal penting bagi sekolah sebagai sebuah lembaga. Untuk meningkatkan kesadaran tentang hal tersebut di lingkungan sekolah, PKBM Al Umm Barabai Hulu Sungai Tengah telah menyelenggarakan Lomba Administrasi Kelas yang berlangsung pada tanggal 19 Agustus – 6 September 2024. Lomba ini diikuti oleh seluruh kelas Program Tahfizh Qur’an Paket A Setara SD.
Setelah melalui penilaian, Kelas IV A berhasil menjadi Juara 1, Kelas I A Juara 2 dan Kelas I B Juara 3. Tujuan dari lomba ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada wali kelas, para guru dan peserta didik, tentang pentingnya pengelolaan administrasi kelas yang baik dan benar.
Dalam lomba tersebut, setiap kelas diharuskan menyiapkan berbagai dokumen administrasi, seperti daftar hadir peserta didik, jadwal pelajaran, laporan kegiatan kelas, kebersihan, dan kerapian ruang kelas.
Penanggung Jawab Paket A PKBM Al Umm Barabai, Abdul Gani Majidi, S.Ag, mengatakan bahwa lomba ini merupakan langkah untuk mendukung program manajemen kelas yang lebih baik.
“Administrasi yang rapi mencerminkan keteraturan dan disiplin, dua hal yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan belajar peserta didik,” ujar Abdul Gani.

Dikatakan Abdul Gani, lomba ini juga dirancang untuk memupuk rasa tanggung jawab di kalangan peserta didik. Setiap kelas akan dinilai berdasarkan kerapian dokumen, kejelasan penyusunan data, serta inovasi yang digunakan dalam mengelola administrasi kelas.
Penilaian dilakukan oleh tim yang terdiri dari beberapa orang tutor dan staf administrasi sekolah. Para pemenang lomba dengan kategori “Kelas dengan Administrasi Terbaik” telah diumumkan pada kegiatan Apel Hari Senin, (9/9). Mereka mendapatkan sertifikat serta hadiah menarik.
Dengan adanya lomba ini, diharapkan seluruh kelas dapat mengadopsi praktik administrasi yang lebih baik dan efektif, sehingga dapat mendukung proses belajar-mengajar secara keseluruhan. (ms-sitq)

Lomba Dekorasi Kelas Meriahkan Semarak Kemerdekaan

Barabai – Beragam cara dilakukan dalam memeriahkan semarak Kemerdekaan Republik Indonesia. Seperti halnya di PKBM Al UMM Barabai, yang mengisinya dengan berbagai macam kegiatan dan lomba, diantaranya dengan Lomba Dekorasi Kelas, yang mengusung tema “Semangat Kemerdekaan”. Kegiatan lomba ini diikuti oleh seluruh Kelas I sampai Kelas VI
Lomba yang digelar sejak 19 Agustus hingga 06 Sepetember 2024 tersebut, bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta kreativitas peserta didik, dalam mengekspresikan semangat kemerdekaan melalui dekorasi kelas mereka. Setiap kelas diminta untuk menghias ruang kelas dengan pernak-pernik bernuansa kemerdekaan, seperti bendera merah putih, lambang garuda, pahlawan nasional, hingga pesan-pesan inspiratif tentang perjuangan kemerdekaan.
Koordinator Bidang Kesiswaan Kesiswaan, Indry Hapsari, S.Pd, mengatakan bahwa melalui lomba ini diharapkan dapat memupuk jiwa nasionalisme para peserta didik.
“Dengan dekorasi yang mencerminkan semangat kemerdekaan, kami ingin peserta didik tidak hanya belajar sejarah, tapi juga menghidupkan nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ditambahkan oleh Indry, para peserta didik tampak antusias mengikuti lomba tersebut. Beberapa kelas bahkan memasukkan elemen kreatif seperti poster pahlawan nasional, hingga kisah sejarah singkat perjuangan rakyat Indonesia. Kelas-kelas juga dipenuhi dengan warna merah putih, yang semakin menambah semarak semangat kemerdekaan di lingkungan sekolah.
Penilaian dilakukan oleh para juri dengan memperhatikan beberapa hal yang meliputi kreativitas, kesesuaian dengan tema, kerapian, serta keterlibatan peserta didik dalam proses dekorasi. Adapun pemenang lomba tersebut diraih oleh Kelas IV A dan berhak mendapatkan sertifikat serta hadiah berupa perlengkapan belajar dan makanan ringan.
Penanggung Jawab Paket A PKBM Al Umm Barabai, Abdul Gani Majidi, S.Ag menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan peserta didik yang telah berpartisipasi aktif dalam lomba tersebut.
“Lomba dekorasi kelas ini bukan hanya sekadar perlombaan, tapi juga cara kita untuk mengenang jasa para pahlawan dan menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi penerus,” tuturnya.
Dengan semangat kemerdekaan yang terus berkobar, seluruh peserta didik dan para guru berharap, lomba ini dapat dilaksanakan tiap tahun pada momen semarak Kemerdekaan Republik Indonesia. (ms-sitq)

PKBM Al UMM Barabai Beri Penghargaan Juara Lomba Kebersihan Kelas Paket A

Barabai – Guna memberi motivasi dan mendorong minat peserta didik dalam menjaga lingkungan sekolah dan ruang kelas agar bersih dan sehat, PKBM Al Umm Barabai Program Tahfizh Qur’an Paket A Setara SD, kembali memberikan penghargaan berupa piala dan hadiah kepada para pemenang lomba kebersihan kelas untuk semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025, bertempat di halaman sekolah PKBM Al Umm Barabai (09/09). Ini adalah untuk yang kesekian kalinya penghargaan bagi kelas yang terbersih. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerakan Sekolah Sehat, yang dilombakan tiap bulan.
Panitia Lomba kebersihan Kelas, Ustadzah Nadia Nazmi menyampaikan bahwa lomba kebersihan diikuti oleh 8 kelas. Berdasarkan penilaian para juri, Kelas IV A berhasil menjadi Juara I, Kelas IV B Juara II, dan Kelas II Juara III. Kepada para pemenang tersebut, diberikan penghargaan berupa piala, peralatan kebersihan kelas, dan makanan ringan bagi para peserta didiknya.
“Penghargaan diberikan untuk memberi motivasi, agar para peserta didik merasa memiliki. Jika telah tumbuh rasa memiliki, maka untuk menjaga dan merawat kelasnya pasti dengan rasa ikhlas dan penuh semangat,” terang Nadia.
Nadia juga menambahkan, bahwa dalam lomba kelas bersih ini, peran serta dan apresiasi wali kelas menjadi ujung tombak, dalam mendorong siswa agar semangat untuk melakukan yang terbaik dan merasa bertangung jawab atas kelasnya.
“Wujud penghargaannya memang biasa dan sederhana. Namun penghargaan ini semoga dipandang sebagai rasa syukur karena dapat mewujudkan lingkungan kelas yang sehat,” pesan Nadia.
Lebih lanjut dikatakan Nadia, bahwa dengan kelas yang bersih, maka kita sendiri yang akan memperoleh dan merasakan manfaat kebersihannya. Manfaat dari kebersihan itu antara lain, kelas terasa lebih nyaman, akan terhindar dari berbagai penyakit, belajar akan menjadi lebih tenang, dan memperlancar kerja otak manusia.

Sementara itu, Wali Kelas IVA, Ustadzah Khairinnisa Eliyanti.S.Pd, usai menerima penghargaan, menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. Dirinya berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi kelas yang lain.
“Marilah kita selalu semangat dan kreativ dalam menjaga kebersihan lingkungan kita, karena dengan hidup bersih, Insya Allah akan melatih kita menjadi orang yang disiplin dan bertanggung jawab,” tukas Khairinnisa. (ms-sitq)

PKBM Al Umm Barabai Implementasikan P5 Kurikulum Merdeka melalui Gelar Karya dan Market Day

Kurikulum Merdeka membuka ruang kepada satuan pendidikan untuk bisa menggali potensi yang dimiliki oleh peserta didik maupun sekitarnya. Untuk itu, kreativitas dari semua pihak menjadi salah satu kunci sukses pelaksanaannya.

Sebagai satuan pendidikan kesetaraan yang menjadikan Al Qur’an sebagai basis pendidikannya, PKBM Al Umm tidak pernah berhenti untuk terus berupaya mengembangkan potensi berbasis masyarakat yang dimilikinya. Salah satunya melalui kegiatan Gelar Karya dan Market Day yang dilaksanakan sehari di Halaman Sekolah Paket A PKBM Al Umm Barabai (22/8).

Penilik Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hj. Mauizatil Hasanah, dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada PKBM Al Umm Barabai.

“Kegiatan ini penting sebagai bagian dari implementasi Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila yg merupakan amanah dari Kurikulum Merdeka. Dengan kegiatan ini, peserta didik bukan hanya belajar di kelas, melainkan mempraktekkan keterampilan yang dimilikinya,” ujar Zatil.

Disampaikan Zatil, adanya beberapa pihak sponsor yang mendukung kegiatan tersebut, merupakan bukti keberhasilan PKBM Al Umm dalam membangun kemitraan dengan merangkul stakeholder yang ada.

Dikesempatan yang sama, Ketua Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, Ustadz Muhammad Hasbi Ridhani, Lc menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan Gelar Karya dan Market Day PKBM Al Umm tersebut.

Dikatakannya bahwa yayasan akan selalu dan terus mendukung serta membersamai setiap hal positif yang dilaksanakan oleh semua lembaga yang berada dalam naungan Yayasan.

“Mari kita meriahkan kegiatan ini. Banyak yang bisa disaksikan oleh para pengunjung berkenaan dengan hasil karya. Pun demikian dengan aneka ragam kuliner yang tersedia, bisa kita nikmati sesuai selera,” kata Ustadz Hasbi.

Kegiatan Gelar Karya dan Market Day berlangsung sehari yang diikuti oleh beberapa lembaga maupun unit dalam ruang lingkup Yayasan Al Umm HST, dan dari beberapa pihak lainnya, yakni Paket A Setara SD, Rumah Tahfizh PKBM Al Umm Barabai, baik putra dan putri (Paket B Setara SMP dan Paket C Setara SMA), Chicken Barabai, UKS PKBM Al Umm, Perpustakaan PKBM Al Umm, Laboratorium Komputer PKBM Al Umm Barabai, Layanan Donor Darah RSUD H. Damanhuri Barabai serta para sponsor dari Anugerah Honda Motor Barabai, PT. Kalimas Kharisma Barabai, Distributor Cleo Barabai dan Penerbit Erlangga. (ms-sitq)

Gelar Karya dan Market Day PKBM Al Umm Barabai Menarik Antusiasme Pengunjung

Barabai, al umm.or.id – Gelar Karya dan Market Day yang diselenggarakan oleh PKBM Al Umm Barabai berlangsung meriah. Hal itu tampak dari pengunjung yang datang berbondong-bondong ke lokasi kegiatan di halaman Sekolah Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai (22/8).
Pengunjung yang begitu antusias bahkan sudah tumpah ruah sebelum kegiatan tersebut dibuka secara resmi.

Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Kurikulum Merdeka dalam Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Dikatakan Rizqi, dalam kegiatan tersebut menampilkan berbagai hasil karya dari para peserta didik. Selain itu dilengkapi juga berbagai macam kuliner dari makanan ringan, sedang sampai berat, yang merupakan hasil olahan peserta didik, warga sekitar maupun stakeholder yang lainnya. Ini sebagai upaya menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian peserta didik dimasa depan.

“Selain itu, pada hari ini juga kita kerjasama dengan RSUD H. Damanhuri Barabai untuk kegiatan Donor Darah. Ada juga servis sepeda motor Honda full Diskon dan Cuci Sepeda Motor. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada para sponsor yang ikut mendukung kegiatan ini, antara lain dari Anugerah Motor Barabai, PT. Kalimas Kharisma/ Wings, Distributor Cleo, Penerbit Erlangga, dan lain-lain,” jelas Rizqi (ms-sitq)

ALHAMDULILLAH, PKBM AL UMM BARABAI DAN TAUD SAQU AL UMM BARABAI RAIH JUARA I LOMBA TINGKAT KALIMANTAN SELATAN

Banjarbaru – Dua Lembaga Pendidikan dalam naungan Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah berhasil meraih prestasi gemilang, dalam lomba paparan strategi implementasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS) Festival Kurikulum Merdeka & Festival Sekolah Sehat di BPMP Provinsi Kalimantan Selatan, Banjabaru (03/05/24). Kedua lembaga tersebut adalah PKBM Al Umm Barabai dan TAUD Al Umm Barabai. Masing-masing berhasil menjadi juara 1 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan untuk kategori PKBM dan PAUD,
Lomba yang diikuti oleh berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Kalimantan Selatan ini, bertujuan untuk mendorong inovasi dan implementasi program-program kesehatan sekolah yang efektif. Dalam lomba tersebut, Ahmad Rizqi Zaidi yang mewakili PKBM Al Umm Barabai dan Maulida Rahmi yang mewakili TAUD SaQu Al Umm Barabai, berhasil menunjukkan keunggulan dalam menyajikan strategi implementasi GSS yang berfokus pada kesehatan lingkungan, kesehatan fisik, dan kesehatan mental di lingkungan sekolah melalui presentasi yang informatif dan terstruktur.
Dalam presentasinya, mereka berdua berhasil meyakinkan para juri melalui paparan yang komprehensif dan terstruktur. Mereka tidak hanya menggambarkan program-program yang telah mereka terapkan, tetapi juga menyajikan data konkret mengenai dampak positif dari implementasi GSS di lingkungan sekolah masing-masing.
Dalam komentar usai kemenangan tersebut, Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih oleh pihaknya. Dirinya memberikan penekanan terhadap pentingnya kerjasama tim, dan prestasi yang diraih inilah salah satu hasilnya, terutama dalam dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan berkualitas.
Sementara itu, Kepala Sekolah TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi menyatakan bahwa kemenangan ini akan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berinovasi, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik di PKBM Al Umm Barabai maupun di lembaga yang dipimpinnya, TAUD SaQu Al Umm Barabai.
Prestasi yang diraih dalam lomba Paparan Strategi Implementasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS) ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi PKBM Al Umm Barabai dan TAUD SaQu Al Umm Barabai. Namun lebih dari itu, diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya, guna mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan berkualitas di Kalimantan Selatan. (tun_rtpi)