SERDIK TAUD SAQU AL UMM MENANGI LOMBA CERDAS CERMAT DAN LOMBA MEWARNA DI KEGIATAN PERJUSA

Barabai – Peserta didik Kelas Ta TAUD SaQu Al Umm Barabai meraih juara lomba cerdas cermat dan lomba mewarna dalam rangkaian kegiatan Perkemahan Jum’at Sabtu, di SDN 2 Barabai Timur, Sabtu (02/03/24).

Dari 2 grup yang dikirim TAUD SaQU Al Umm Barabai untuk Lomba Cerdas Cermat, grup Amirah dan Uwais meraih juara 1 dari 20 grup. Sedangkan wakil pada Lomba Mewarna, Assyifa Putri Zazkia Nurani, meraih juara 2 dari total 99 peserta. Pemenang lomba langsung diumumkan di hari yang sama, setelah rangkaian kegiatan lomba berakhir.

Semua kegiatan lomba dilaksanakan secara offline di area SDN 2 Barabai Timur. Lomba cerdas cermat menggunakan Game Kahoot pada Chromebook yang disediakan oleh panitia. Peserta menjawab pertanyaan yang muncul di layar disertai dengan tampilan leaderboard yang menunjukkan skor sesuai ketepatan dan kecepatan peserta.

Untuk lomba mewarna, peserta membawa peralatan mewarna sendiri dan lembar kertas mewarna disediakan oleh panitia.

Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Ustadzah Maulida Rahmi, mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh serdik dalam lomba tersebut. Hal itu membuktikan bahwa anak didiknya mampu bersaing dengan serdik dari sekolah lain.

“Alhamdulillah, ini adalah hal yang sangat membanggakan. Semoga pencapaian ini semakin meningkatkan bakat dan rasa percaya diri anak. Selamat kepada para juara dan tetap semangat kepada peserta lainnya, semua anak hebat,” kata ustadzah Rahmi mengomentari prestasi anak didiknya.

Salah seorang Guru TAUD SaQU Al Umm Barabai yang menjadi pendamping lomba, Ustadzah Rahmatul Janah tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya dan merasa bangga atas prestasi yang didapat.

“Ini merupakan prestasi baru yang didapat oleh sekolah, sebelumnya belum pernah. Semoga ke depan, makin banyak lagi prestasi yang ditorehkan oleh anak-anak dengan izin Allah,” imbuh Ustadzah Matul penuh harap.

Di momen yang sama, pendamping lainnya, Ustadzah Kisnawati merasa senang dan terharu.

“Alhamdulillah, ternyata anak-anak kita memiliki bakat dan kemampuan untuk bersaing di kategori anak seusianya.” imbuh Ustadzah Kisna. (mr – taud)

SERDIK TAUD SaQU AL UMM IKUTI LOMBA CERDAS CERMAT DAN MEWARNA

Barabai – Peserta didik (serdik) Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai Kelas Ta mengikuti Lomba Cerdas Cermat dan Lomba Mewarna, yang diselenggarakan oleh SDN 2 Barabai Timur dalam rangkaian kegiatan Perjusa Perkemahan Jum’at Sabtu (Perjusa), Sabtu (02/03/24).

Kedua lomba tersebut khusus untuk serdik tingkat TK B atau dengan penyebutan nama lain, berlangsung selama satu hari dengan lokasi berbeda, namun masih di area SDN 2 Barabai Timur.

TAUD SaQu Al Umm mengirimkan 4 orang serdiknya untuk lomba cerdas cermat, yang dibagi menjadi 2 grup. Grup 1 terdiri dari Uwais dan Amirah, dan grup 2 terdiri dari Faris Rafisqy Al Faisali dan Muhammad Husein Nafarin.

Adapun untuk lomba mewarna, serdik yang dikirim sebanyak 5 orang, yaitu Alifa Salma Alhusna, Nadzwa, Yumna Al Katiri, Husna Nafarin dan Assyifa Putri Zazkia Nurani.

Selama kegiatan lomba tersebut, para serdik didampingi oleh 4 Guru Kelas Ta. Salah seorang guru, Rusmiati mengaku sangat senang bisa mendampingi anak-anak dalam mengikuti lomba tersebut.

“Alhamdulillah, anak-anak kami sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan lomba,” ujar Ustadzah Ati, begitu dia biasa disapa.

Sementara itu, Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Ustadzah Maulida Rahmi, mengatakan bahwa tujuan utama pihaknya mengikutsertakan para serdiknya dalam kegiatan lomba tersebut, adalah untuk melatih rasa percaya diri anak.

“Hal terpenting dari mengikuti lomba bagi anak usia dini adalah untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak, bersenang-senang serta bertemu hal baru. Sedangkan masalah juara, itu hanya bonus saja.” kata Ustadzah Rahmi. (mr-taud)

Serdik PKBM Al Umm Barabai Ambil Bagian dalam Lomba Cerdas Cermat Tajwid Nasional

Barabai – Peserta didik (serdik) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai mengikuti mengikuti Lomba Cerdas Cermat Tajwid Nasional 2024 secara daring, yang diselenggarakan oleh Majelis Qiroat Indonesia (MQI), Sabtu (24/02/24).

Serdik yang mengikuti sebanyak 2 orang, yakni Nayla Alfara Kamila dari Kelas 9 dan Nasyitha Hanifah Widodo dari Kelas 11. Lombanya sendiri terbagi menjadi 3 sesi, yaitu sesi penyisihan, semifinal dan final.

Pembimbing lomba, Maulida Rahmi, A.Md.Kep. mengatakan bahwa dalam rangka persiapan lomba cerdas cermat tersebut, serdik diberikan latihan intensif selama seminggu guna memantapkan materi yang akan dilombakan.

“Matan Tuhfatul Athfal dan Matan Muqadimah Al-Jazariyah yang menjadi materi lomba kali ini, merupakan materi wajib pada mata pelajaran tajwid yang diajarkan di PKBM Al Umm Barabai. Oleh karena itu, kami memberanikan diri untuk mencoba mengikuti lomba ini,” jelas Rahmi yang juga merupakan pengajar Tajwid di PKBM Al Umm Barabai.

Sementara itu, Penanggung jawab Paket B dan Paket C Putri PKBM Al Umm, Nurul Mizaniah, Lc, mengatakan bahwa adanya kesempatan mengikuti lomba ini, harapannya akan menjadi pengalaman untuk kedua serdiknya dan juga lembaga, agar menambah keberanian dan kepercayaan diri dalam unjuk kemampuan ajang perlombaan lainnya.

“Meskipun saat ini belum bisa memenangi lomba, lembaga akan terus mendukung dan memberikan dorongan, agar keikutsertaan serdik PKBM Al Umm Barabai dikegiatan serupa atau yang lainnya nantinya semakin meningkat.” ungkap Nurul. (tun_rtpi)

Implementasikan P5, Serdik PKBM Al Umm Belajar Membuat Kerajinan Tangan

Barabai – Sebagai bentuk implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al UMM Barabai, melatih para peserta didik (serdik) membuat kerajinan tangan, Rabu dan Kamis (21-22/2-2024).

Kegiatan yang mereka beri label Hari Keterampilan tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat daya cipta setiap serdik dalam membuat karya.

Selain itu, kegiatan yang merupakan program Kurikulum Merdeka ini adalah sebagai upaya memfasilitasi setiap serdik agar dapat berekspresi dengan kreatif dan dapat memanfaatkan media atau bahan yang sudah di sepakati bersama wali kelas masing-masing, dari kelas 1 sampai 6.

Bentuk kerajinan yang dibuat oleh setiap kelas tersebut adalah:
Kelas 1, membuat kemoceng yang terbuat dari bahan tali rapia.
Kelas 2, membuat tempat tisu dari bahan kardus.
Kelas 3, membuat ecobrick dan membuat tempat pensil dari bahan kardus.
Kelas 4 dan 5, membuat miniatur peta timbul dari bahan bubur kertas.
Kelas 6, membuat vas bunga dari bahan botol kaca.

Kegiatan yang berlangsung 2 hari itu diikuti oleh para serdik dengan penuh semangat. Antusiasme mereka betul-betul tergambar dari bagaimana cara mereka membuat karya masing masing.

Salah seorang tutor, Eko Aryanto Maulana, S.Pd, mengatakan bahwa dengan adannya Hari Keterampilan tersebut, peserta didik dapat menyalurkan ekspresi dan kreatifitasnya masing masing yang sangat bermanfaat dalam proses mengasah kecerdasan otak.

“Selain itu, mengingat karya yang di buat memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda, dan nilai seni yang berbeda-beda pula tentunya, dari sini kita juga mengajarkan kepada serdik untuk bersabar dan saling menghargai satu sama lain,” kata Eko.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi mengatakan bahwa program dan kegiatan kreatif tersebut akan terus dilaksanakan dan dikembangkan oleh pihaknya.

“Harapannya, semakin seringnya kita melaksanakan kegiatan seperti ini, pembelajaran akan lebih dinamis dan tidak membosankan. Tidak kalah penting, metode seperti ini dapat bermanfaat dalam membentuk karakteristik pribadi serdik yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi, kreatif cinta akan seni,” kata Rizqi menjelaskan. (ms-sitq)

Serdik PKBM Al Umm Barabai Raih Medali Emas dalam Kompetisi Sains 2024

Barabai – Peserta didik (serdik) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai jenjang Paket B setara SMP, Asy Syifa dan jenjang Paket C setara SMA, Yasminda Az’zahra berhasil meraih Medali Emas dalam Kompetisi Sains se – Indonesia (KSSI) 2024 bidang Bahasa Arab. Pengumuman tersebut disampaikan di website resmi app.puskanas.id pada selasa (20/02/24) melalui akun masing-masing peserta.

KSSI 2024 merupakan event yang diadakan oleh Generasi Maju Indonesia (Gemanesia.ID) sebagai ajang kompetisi dalam bidang sains secara nasional. Tujuannya adalah memotivasi generasi muda Indonesia, untuk selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual, berdasarkan nama dan tata nilai yang baik, dapat menerapkan pengetahuan bidang sains dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi sarana evaluasi kemampuan serta mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk berkompetisi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Asy Syifa dan Yasminda Az’zahra ketika dikonfirmasi merasa sangat bersyukur atas pencapaian tersebut, sehingga bisa menjadi salah satu perwakilan yang mampu mengharumkan nama lembaga.

“ Semoga hal ini bisa memotivasi teman-teman lainnya untuk berpartisipasi juga di ajang serupa dan meraih juara,” ujar Yasminda.

Sementara itu, Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd mengaku bangga atas prestasi yang diraih kedua peserta didik dalam kompetisi KSSI 2024 ini. Hal itu menjadi bukti bahwa para serdik PKBM Al Umm mampu bersaing dengan siswa dari sekolah dan lembaga pendidikan lainnya.

“Semoga dengan pencapaian ini nantinya serdik bisa terus mengembangkan bakat dan prestasinya, sehingga mereka mampu bersaing dikompetisi-kompetisi lainnya.” harapnya. (tun-rtpi)

Bangun Komitmen Bersama, Orang Tua Calon Serdik Ikuti Rangkaian Observasi

Barabai, Orang Tua/ Wali Calon Peserta Didik (serdik) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Paket A Setara SD mengikuti serangkaian Observasi yang dilaksanakan oleh Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2024/2025, bertempat di Gedung Pembelajaran Paket A (17-18/2/2024).

Keterlibatan orang tua/ wali calon serdik tersebut bertujuan untuk mengetahui lebih detil melalui wawancara, terkait yang sudah dilakukan oleh mereka terhadap tumbuh kembang anak. Aspeknya meliputi kemampuan motorik, psikologis dan kemandirian anak.

Sebelumnya, terlebih dahulu orang tua calon serdik mengikuti observasi bacaan Al Qur’an, untuk mengetahui kemampuan orang tua dalam membaca Al Qur’an.

Hal tersebut terkait erat dengan program utama dari Pembelajaran di Program Paket A Setara SD yang berbasis Al Qur’an, sehingga peran orang tua sangat penting.

“Pembelajaran di Paket A PKBM Al Umm, selain mata pelajaran umum juga memuat pelajaran diniyah dan Tahfizh Qur’an. Oleh karenanya, peran orang tua sangat penting untuk benar-benar mendampingi putra-putrinya dalam pembelajaran di rumah,” ujar Abdul Gani Majidi, Penanggung Jawab Program Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai.

Selanjutnya, orang tua calon serdik juga mengikuti wawancara. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa jauh orang tua calon serdik paham visi dan misi dan Kegiatan Belajar Mengajar di PKBM Al Umm Barabai.

Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi mengatakan bahwa tingkat pemahaman orang tua terhadap sistem pembelajaran di lembaga yang dipimpinnya, akan sangat berpengaruh terhadap pencapaian keberhasilan serdik dalam pembelajaran.

“Bagian terpenting dari keterlibatan orang tua secara penuh ini adalah agar tercipta kepahaman dan kesepakatan antara orang tua dan lembaga dan bekerjasama secara maksimal untuk menghantarkan anak-anaknya berhasil dalam pembelajaran sesuai harapan bersama,” jelas Rizki.

Ditambahkan Rizqi, melalui kegiatan observasi tersebut, pihak orang tua dan lembaga dapat saling memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing guna membentuk generasi qur’ani, berakhlak mulia, berprestasi, berwawasan global serta cinta lingkungan. (ms-sitq)

Upaya Mengenal Calon Serdik, PKBM Al Umm Barabai Lakukan Observasi

Barabai, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai, melaksanakan kegiatan Observasi Calon Peserta Didik (Serdik) Baru jenjang Paket A Setara SD Tahun Pelajaran 2024/2025 di Gedung Pembelajaran Paket A PKBM Al Umm Barabai, (17-18/2/2024)

Observasi tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung tumbuh kembang anak sesuai umurnya, sehingga dapat dilihat dan dinilai seberapa jauh kesiapan anak untuk masuk jenjang Paket A ( Setara SD) berkaitan dengan motorik maupun psikologis.

Koordinator kegiatan, Muhammad Saripani mengatakan bahwa Observasi tersebut tidak terkait dengan diterima atau tidaknya Calon Serdik. Namun lebih menekankan sampai tahap mana anak tersebut dipersiapkan oleh orang tuanya, baik yang dilakukan di rumah maupun melalui jenjang pendidikan sebelumnya.

“Ini kami lakukan agar bisa memahami kondisi anak secara lebih spesifik, termasuk kemandirian anak. Hal itu kami perlukan dalam proses Kegiatan Belajar dan Mengajar, karena setiap anak dipastikan memiliki kemampuan yang berbeda-beda,” jelas Saripani.

Ditambahkannya, beberapa hal yang digali dari calon serdik diantaranya, kemampuan menulis nama lengkap, menulis angka 1-9, memasangkan gambar, menjumlah dan mengurang dengan gambar benda, mengenal gambar lingkaran, segi tiga, dan segi empat, menebalkan gambar, mengenal huruf latin, mengenal dan menyusun angka 1-9, mengenal huruf hijaiyah, menyusun puzzle, dan memakai sepatu/ kaos kaki. (ms-sitq)

Peserta Didik PKBM Al Umm Ambil Bagian dalam Kompetisi Sains se- Indonesia 2024

Barabai – Peserta didik (serdik) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai jenjang Paket B setara SMP, Asy Syifa dan jenjang Paket C setara SMA, Yasminda Az’zahra mengikuti Kompetisi Sains Se- Indonesia (KSSI) 2024 secara daring, Ahad (18/02/24). Keduanya mengikuti bidang lomba Bahasa Arab.

KSSI 2024 merupakan event olimpiade tingkat nasioal yang diadakan oleh Generasi Maju Indonesia (Gemanesia.ID) sebagai ajang kompetisi dalam bidang sains secara nasional.
Tujuannya adalah memotivasi generasi muda Indonesia untuk selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual berdasarkan nama dan tata nilai yang baik, dapat menerapkan pengetahuan bidang sains dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi sarana evaluasi kemampuan generasi muda Indonesia serta mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk berkompetisi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pembimbing lomba, Melda Nurhamna, S.Pd.I mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan yang sangat bagus untuk meningkatkan kemampuan serdik dalam bidang ilmu pengetahuan, khususnya bidang Bahasa Arab.

”Setelah kami mendapatkan pemberitahuan tentang perlombaan ini, kami langsung memilih peserta dengan melihat kemampuan mereka di bidang mata pelajaran yang di lombakan” ungkap Melda.

Dikatakannya, pendaftaran kegiatan tersebut dilakukan melalui website app.puskanas.id dengan membuat akun untuk masing-masing peserta lomba. Kemudian, pada saat pelaksanaannya, peserta diarahkan untuk menginput email dan password yang sudah dibuat saat pembuatan akun agar dapat mengakses soal yang diujikan.

Sementara itu, Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd mengatakan bahwa Lembaga akan selalu mendukung dan mendorong para serdiknya yang ingin berkompetisi dalam bidang apapun.

“Harapan kami, ke depan akan semakin banyak serdik yang terdorong untuk berkompetisi dalam bidang apapun guna meningkatkan kemampuannya, serta sebagai sarana mencari dan mengembangkan minat bakat mereka. Menang atau kalah bukan masalah. Namun, tentang bagaimana mereka mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan tersebut, itulah yang terpenting.” pungkas Rizqi. (tun_rtpi)

Operasi Semut, Strategi PKBM Al Umm Barabai Tanamkan Sikap Peduli Lingkungan

Barabai, Jum’at pagi, sekali dalam sebulan, sekitar pukul 08:30 WITA, ratusan Peserta Didik (Serdik) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai, melaksanakan kegiatan membersihkan lingkungan sekolah dan sekitarnya, seperti yang dilaksanakan pada Jum’at, (3/11).

Pada kegiatan yang bertajuk Operasi Semut tersebut, Serdik memungut sampah beramai-ramai bak semut dan membersihkannya tak bersisa.

Penyelenggara Program Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai, Ustadz Abdul Gani Majidi mengatakan bahwa kegiatan tersebut untuk membiasakan para Serdik untuk peka dan peduli terhadap kebersihan, terutama di lingkungannya masing-masing.

“Kami berharap, melalui kegiatan seperti ini, Serdik akan terbiasa dengan pola hidup bersih sekaligus memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar,” jelas Ustadz Gani.

Sebelum aksi memungut sampah, para Serdik dan Warga Sekolah melaksanakan senam ringan dilanjutkan jalan santai mengelilingi jalan di sekitar sekolah tersebut. Dikatakannya, kegiatan Jum’at Bersih seperti Operasi Semut akan dilaksanakan setiap satu bulan sekali.

“Sebenarnya untuk Operasi Semut sendiri dengan cara memungut sampah di sekitar sekolah, sudah kerap diadakan. Setiap Senin, setelah upacara, setiap Serdik kita minta memungut sampah minimal 3 buah untuk dibuang ke tempatnya,” pungkasnya. (ms/eng)