Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah Apresiasi Kinerja Guru dan Tenaga Kependidikan

Barabai, al-umm.or.id – Dalam rangka persiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk Semester Genap, Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah menggelar pertemuan bersama seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dalam ruang lingkup Lembaga Pendidikan Al Umm Barabai (4/1) di Masjid Al Umm Barabai Hulu Sungai Tengah.

Pertemuan yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kekeluargaan tersebut dihadiri oleh GTK seluruh jenjang, meliputi Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) SaQu ( Sahabat Qur’an) Al Umm Barabai, Program Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai, dan Rumah Tahfizh Putra maupun Putri PKBM Al UMM Barabai (Setara SMP dan SMA).

Dalam sambutan dan arahannya, Ketua Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, Ustadz Muhammad Hasbi Ridhani, Lc, menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah Subhanahu Wata’ala atas pencapaian Lembaga Pendidikan Al Umm hingga sejau ini. Pencapaian tersebut dikatakan Ustadz Hasbi, tentu tidak lepas dari peran luar biasa dari semua pihak, terutama para Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta orang tua.

“Berbagai prestasi dan hal positif yang telah kita raih, ada cerminan dari kerja keras kita bersama dengan ijin Allah. Terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama ini. Untuk itu, ayo terus torehkan prestasi terbaik kita, dan jangan pernah lelah untuk berkontribusi positif kepada lembaga pendidikan yang sama-sama kita cintai ini,” ajak Ustadz Hasbi.

Lebih lanjut dikatakannya, hal yang terpenting adalah untuk senantiasa memperbaharui niat dalam bekerja, yakni untuk mendapatkan Ridha Allah. Hal itu harus dilakukan agar semua kontribusi bernilai ibadah dan amal kebaikan di sisi Allah.

Pada momen tersebut, Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah memberikan apresiasi khusus kepada pendidik dan tenaga kependidikan, yang berkomitmen penuh melalui dedikasi tinggi dalam mendidik dan membimbing peserta didik. Apresiasi diberikan kepada 25 Orang dengan beberapa kategori, yaitu GTK Berprestasi, GTK Inovatif, GTK Inspiratif, Esai Inspiratif dan Akurasi Dapodik.

Selanjutnya, pada pertemuan tersebut juga dilakukan evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester Ganjil, penyampaian program kerja Semester Genap, serta diskusi terkait tantangan dan solusi dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Acara ditutup dengan kegiatan ramah tamah guna mempererat sinergi antara GTK dan yayasan. Dengan demikian diharapkan, seluruh GTK semakin termotivasi untuk menyongsong Semester Genap dengan semangat baru dan inovasi dalam pembelajaran, sebagai bentuk komitmen Lembaga Pendidikan Al Umm untuk terus mendukung kemajuan pendidikan, demi mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. (ms-sitq)

Persiapan KBM Semester Genap untuk Berikan Pengalaman Belajar Lebih Baik

Barabai, al-umm.or.id – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) AL UMM Barabai menggelar rapat persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025. Rapat yang dihadiri oleh para pengelola, tutor, dan staf administrasi dilaksanakan pada Kamis (2/1/25) di wisata Riam Bajandik Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kepala PKBM AL UMM Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi.S.Pd, menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan KBM semester genap.

“Kami ingin memastikan segala persiapan, mulai dari kurikulum, jadwal belajar, hingga kebutuhan peserta didik, dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, beberapa agenda utama yang dibahas meliputi:

  1. Evaluasi Semester Ganjil melalui pembahasan hasil evaluasi KBM semester sebelumnya sebagai bahan perbaikan.
  2. Penyusunan Jadwal, terkait penetapan jadwal KBM yang fleksibel namun tetap efektif untuk peserta didik.
  3. Pengelolaan Sarana dan Prasarana dengan Peninjauan ulang fasilitas belajar untuk memastikan kenyamanan.
  4. Strategi Pembelajaran Kreatif, yakni diskusi mengenai metode pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan minat belajar.

Pada akhir rapat, para peserta menyepakati beberapa langkah strategis untuk mendukung keberhasilan semester genap.

“Kami optimis dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi para peserta didik,” kata salah satu tutor yang hadir.

Dengan persiapan yang matang, PKBM AL UMM Barabai berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Barabai dan sekitarnya dan cakupan wilayah yang lebih luas lagi. (ms-sitq)

PKBM Al Umm Terima Apresiasi Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Barabai, al-umm.or.id – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Pendidikan memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan yang berprestasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka, Senin (30/12) di Pendopo Pemkab HST. Penghargaan diberikan kepada 80 penerima Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2024 yang terbagi dalam 22 kategori, terdiri atas 13 kategori sekolah, 1 kategori komunitas belajar, dan 8 kategori individu.

PKBM Al Umm Barabai adalah salah satu penerima Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2024 sebagai Terbaik 1 untuk 2 kategori, yakni Penggunaan SipLah terbanyak dan Konsitensi implementasi gerakan sekolah sehat, serta paparan praktik baik gerakan sekolah sehat tngkat Provinsi di tahun 2024.

Bupati HST, Aulia Oktafiandi, dalam sambutannya menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan upaya untuk membangun pendidikan berkualitas, serta mengapresiasi prestasi tenaga pendidik yang telah berinovasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

Senada dengan Bupati HST, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten HST, Muhammad Anhar, menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan, menciptakan generasi yang berkarakter, cerdas, dan kompetitif, sehingga terwujud sistem pendidikan yang berkeadilan dan bermutu.

Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, usai menerima penghargaan mengucapkan terima kasih kepada yayasan, seluruh tutor dan admin serta operator dapodik dan juga arkas. Dia mengatakan bahwa PKBM Al Umm Barabai, yang selama ini terus menerus berkontribusi melalui data online serdik dan guru, mengharapkan kedepannya semoga terus meningkat dan lebih baik lagi.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati HST, Sekretaris Daerah Kabupaten HST, Kepala BPMP dan BGP Provinsi Kalimantan Selatan, Asisten Sekda, Kepala SKPD dan Camat, Kepala SMP dan Ketua Organisasi Pendidikan se-Kabupaten HST, serta para pengawas, penilik, koordinator pengajar praktik, dan guru penggerak. (ms-sitq)

PKBM Al Umm Tutup Semester Ganjil dengan Kegiatan Kepanduan One Day Camp

Barabai, al-umm.id – Rabu 18 Desember 2024 – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai terus berkomitmen memberikan pendidikan alternatif berkualitas kepada para peserta didik. Salah satunya melalui Program Kepanduan yang diadakan di lembaga pendidikan tersebut. Tujuan adalah untuk melatih keterampilan hidup, memperkuat karakter, dan meningkatkan kerja sama di antara para serdik.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, yaitu hari Rabu (18/12), Kamis ((19/12) dan puncaknya pada Sabtu (21/12) dengan melaksanakan perkemahan bertajuk One Day Camp, di kawasan terbuka halaman sekolah PKBM Al Umm Barabai, yang diikuti sebanyak 75 orang serdik PKBM Al Umm Barabai kelas 4,5 dan 6.

Beragam aktivitas dilakukan peserta kegiatan tersebut, antara lain pelatihan dasar kepemimpinan, kemampuan bertahan hidup di alam, dan permainan yang memperkuat semangat kebersamaan. Selain itu, para serdik juga diajarkan keterampilan praktis, seperti mendirikan tenda dan memasak di alam terbuka.

Kepala PKBM Al Umm Barabai , Ustadz Ahmad Rizqi Zaidi.S.Pd, menyatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membentuk generasi yang tangguh dan mandiri.

“Selain belajar di kelas, para serdik juga perlu kita bekali dengan pendidikan karakter. Oleh karena itu, melalui Program Kepanduan ini, kami harapkan mereka bisa belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, dan menghadapi tantangan,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung meriah. Hal itu terlihat dari para serdik yang begitu antusias mengikuti setiap jenis kegiatan yang dilaksanakan. Seperti yang disampaikan oleh Ahmad, salah satu serdik yang mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat berharga.

“Saya belajar cara bertahan hidup di alam dan bagaimana bekerja sama dengan teman-teman. Kegiatan ini sangat menyenangkan!” ujar Ahmad dengan semangat.

Selaras dengan hal itu, kegiatan kepanduan tersebut juga direspon positif oleh orang tua dan wali serdik maupun oleh masyarakat sekitar, melalui dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatannya.

Rahman, salah satu orang tua serdik menyebutkan bahwa kegiatan seperti itu penting untuk memperluas wawasan anak-anak.

“Anak-anak sekarang sering terpaku pada gadget. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mereka bisa belajar hal baru di luar urusan gadget,” katanya.

Untuk memeriahkan kegiatan One Day Camp beberapa perlombaan digelar, seperti lomba PBB, P3K dan Memasak, dengan juara-juaranya sebagai berikut:

Lomba PBB, Juara 1 Kelompok Putri Abu bakar Ash Shiddiq. Juara 2 Kelompok Putra Utsman bin Affan, dan Juara 3 Kelompok Putra Agus Salim.

Lomba Memasak, Juara 1 Kelompok Putri Abu Bakar Ash Shiddiq, Juara 2 Kelompok Putri Aisyah binti Abu Bakar, dan Juara 3 Kelompok Putra Imam Bonjol.

Lomba P3K, Juara 1 Kelompok Abu Bakar Ash Shiddiq, Juara 2 Kelompok Putra Khalid bin walid, dan Juara 3 Kelompok Putri Aisyah binti Abu Bakar

Melihat antusiasme peserta yang begitu besar, PKBM Al Umm Barabai berencana menjadikan Program Kepanduan ini sebagai kegiatan rutin tahunan. Selain itu, mereka juga berencana mengembangkan program serupa yang melibatkan pihak yang lebih luas, seperti bakti sosial atau pelatihan keterampilan kerja.

Harapannya, dengan inisiatif yang diimplementasikan melalui berbagai program dan kegiatan, PKBM Al Umm Barabai dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi, yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh secara mental dan karakter. (ms-sitq)

Pembagian Hasil Belajar Semester Ganjil Peserta Didik PKBM Al UMM Barabai

Barabai, alumm.or.id – Usai pelaksanaan evaluasi pembelajaran semester ganjil, PKBM Al UMM Barabai mengadakan pembagian rapor hasil belajar seluruh peserta didik, Jum’at (20/12). Momen penting tersebut untuk mengevaluasi proses pembelajaran selama enam bulan terakhir. Untuk informasi, pada semester ganjil Tahun 2024/2025, PKBM Al Umm Barabai sudah memulai hasil laporan tentang pencapaian peserta didik, sesuai dengan pendekatan forward raport Kurikulum Merdeka.

Kurikulum Merdeka mengedepankan pengembangan kompetensi peserta didik berdasarkan potensi dan minat masing-masing. Dalam pendekatan forward raport, hasil belajar tidak hanya disampaikan dalam bentuk angka, tetapi juga narasi deskriptif yang menjelaskan perkembangan capaian kompetensi peserta didik.

Informasi tersebut berisi antara lain:

  1. Capaian Pembelajaran: Kompetensi yang sudah dikuasai dan yang perlu ditingkatkan.
  2. Rekomendasi Pengembangan: Saran untuk pengembangan belajar di semester berikutnya.
  3. Profil Pelajar Pancasila: Evaluasi sejauh mana peserta didik merefleksikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, seperti gotong royong, kemandirian, dan kreativitas.

Pembagian Rapor terdiri dari beberapa sesi. Sesi awal adalah pembukaan yang dipimpin oleh Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi. Dalam arahannya, Rizqi memberikan motivasi dan pesan kepada peserta didik untuk terus semangat belajar. Selain itu, dirinya berpesan agar seluruh peserta didik benar-benar memanfaatkan kesempatan belajar dengan maksimal.

Sesi selanjutnya adalah penyerahan rapor yang dibagikan oleh wali kelas masing-masing kepada peserta didik maupun kepada orang tua/ wali peserta didik khusus untuk kelas 1 dan kelas 6. Sesi akhir adalah sesi sharing antara wali kelas dengan orang tua/ wali serdik kelas 1 dan kelas 6. Pada sesi ini orang tua/ wali dapat berdiskusi dengan guru mengenai perkembangan anak-anaknya dalam pembelajaran.

Berdasarkan hasil Semester Ganjil ini, sebagian besar peserta didik menunjukkan perkembangan positif, baik dari segi kognitif maupun karakter. Beberapa peserta didik mendapatkan penghargaan atas prestasi mereka, seperti “Peserta Didik Juara kelas 1 – 6” dan “Peringkat Hafalan Terbaik 1 – 3 per halaqoh masing masing”.

Dengan pembagian hasil belajar ini, diharapkan peserta didik semakin termotivasi untuk belajar lebih giat di Semester Genap mendatang. Selain itu, dukungan dari orang tua dan pendidik menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan proses pembelajaran yang bermakna. Dari pihak sekolah, PKBM Al UMM Barabai terus berkomitmen untuk mendampingi peserta didik menjadi individu yang kompeten, kreatif, dan berkarakter, sesuai dengan visi Kurikulum Merdeka. (ms-sitq)

Tumbuhkan Semangat Kompetisi dan Kebersamaan Peserta Didik melalui Class Meeting

Barabai, alumni.or.id – Setelah ujian umum, agama dan ujian Tahfizh. PKBM Al Umm Barabai, menggelar kegiatan class meeting bagi peserta didik jenjang Paket A Setara SD, pada Selasa dan Rabu, 16 – 17 Desember 2024.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat kebersamaan antar serdik dan sarana refreshing setelah ujian akhir semester ganjil, sekaligus menjadi ajang unjuk bakat dan semangat berkompetisi.

Beberapa perlombaan dan pertandingan yang diselenggarakan antara lain:

  1. Futsal Putra
    Pertandingan ini menjadi salah satu yang paling meriah. Seluruh kelas menurunkan tim terbaik mereka untuk bertanding di lapangan sekolah. Pada pertandingan final, beberapa anak Kelas 3, 4 dan kelas 5, yakni: Abdillah Unais, Muhammad Fadhil Nawal, Muhammad Rezky Haikal, Muhammad Hafizh Sa’dillah, Razan Abdullah Ahsan, dan Zubair.

Mereka berhasil meraih kemenangan melalui adu finalti setelah bermain dengan skor 0 – 0.

Tim yg meraih posisi kedua terdiri dari: Fadhil Ihsani, Ziyad, Yazid, Muhammad Azka Devirzha Kelas, Abdullah Rafa Hafizhi, dan Ukasyah.

  1. Basket Putri
    Kompetisi basket putri juga tidak kalah seru. Keterampilan dribble, passing, dan shooting para peserta membuat penonton kagum.

Tim yang berhasil meraih juara terdiri dari: Dhiyaul Mawaddah, Rabbiya Hayati, Aisya, Humayra, Zahra Shidqiya.

Sementara tim yang meraih juara 2 terdiri dari Rahmatul Jannatin Ash Shalihah, Luthfia Zalfa Afika, Aqila Machdan, Amera Aisyah, Fatimah Az Zahra.

  1. Lomba Tasmi’ Hafalan Surah

Pada lomba ini peserta diuji hafalan mereka oleh beberapa ustadz dan ustadzah. Diikuti oleh 44 orang dari 142 orang jumlah keseluruhan serdik (dengan fase serta Surah Yang berbeda beda pula).

Fase A (Kelas 1 dan 2), surah yang di Tasmi’ kan adalah surah Al Bayyinah, diikuti 17 Orang serdik.

Fase B (Kelas 3 dan 4)
surah yang di Tasmi’ kan adalah surah At Takwir, diikuti 19 Orang serdik.

Fase C (Kelas 5 dan 6)
Surah yang ditasmi’kan adalah surah Al Jinn ayat
1 – 13, diikuti 8 serdik.

Untuk para juara Lomba tasmi’ hafalan Al Qur’an per fase dan para juara class meeting ini akan diberikan hadiah yang akan bagikan saat pembagian hasil belajar Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025.

Penyelenggara Program Paket A, Ustadz Abdul Gani Majidi.S.Ag, berharap agar semangat sportivitas dan persatuan yang ditunjukkan dalam acara ini dapat terus terjaga di lingkungan sekolah.

“Melalui kegiatan ini, kita belajar untuk saling mendukung, berkompetisi secara sehat, dan mengapresiasi kelebihan satu sama lain,” ujar Abdul Ghani. (ms-sitq)

Class Meeting Ceria TAUD SaQu Al Umm Barabai

Barabai, alumni.or.id – TAUD SaQu Al Umm Barabai adakan class meeting setelah pekan efektif pembelajaran selesai. Kegiatan ini untuk mengisi waktu menunggu pembagian rapor hasil belajar.

Class meeting diisi dengan beberapa fun game yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan fisik, pengetahuan, kerja sama antar anak, serta menambah keakraban. Tidak hanya itu, selain menyenangkan bagi anak, kegiatan tersebut juga mendidik.

Class meeting ini berlangsung selama satu pekan. Hari pertama, Senin (09/12) diisi dengan permainan memindahkan balok kecil menggunakan kaki dengan melompat melewati garis. Permainan ini berfokus pada kemampuan fisik motorik dan konsentrasi, agar balok yang dipindahkan tidak jatuh.

Hari kedua, diisi dengan permainan tarik tambang yang menguji kekuatan fisik dan semangat tim. Permainan ini untuk menumbuhkan rasa kerja sama antar anak dan semangat gotong royong guna mencapai tujuan.

Hari ketiga, anak-anak bermain estafet bola. Kegiatan yang bertempat di halaman sekolah ini bertujuan untuk menstimulasi perkembangan fisik motorik anak disertai dengan stimulasi sosial emosional serta rasa percaya diri anak.

Hari keempat, mengambil salah satu permainan tradisional yaitu lompat tali dengan karet gelang. Selain melatih fisik anak, kegiatan ini juga mengenalkan permainan tradisional kepada anak.

Pada hari kelima, sebagai penutup kegiatan class meeting diisi dengan kegiatan bermain yang dikombinasikan dengan teknologi, agar anak mengenal bahwa teknologi juga dapat dimanfaatkan dengan positif, sebagai tempat bermain sekaligus belajar. Dengan permainan yang menggunakan aplikasi Quizizz ini, anak dapat menguji pengetahuannya dengan cara yang menyenangkan.

Melalui kegiatan class meeting yang diisi dengan fun game ini, diharapkan dapat mengembangkan keterampilan moral, sosial, bahasa, kognitif dan fisik anak. Selain itu, kegiatan tersebut juga membantu anak lebih mengenal teman-temannya menciptakan rasa kebersamaan dan meningkatkan semangat tim. Manfaat lainnya juga memberikan ruang bagi anak untuk bersenang-senang dan belajar dalam suasana yang positif. (ks-taud)

Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai Kenalkan Terapi Bekam kepada Santriwati

Barabai, al-umm.or.id – Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai mengadakan kegiatan Pengenalan Terapi Bekam dengan tema “Cerdas Merawat Kesehatan dengan Bekam di Usia Muda”, pada Jumat (13/12) bertempat di Musholla Rumah Tahfizh Putri.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada santriwati, tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh sejak usia muda. Selain itu, hal ini juga untuk mengenalkan terapi bekam sebagai salah satu alternatif pengobatan alami yang bermanfaat.

Acara yang diikuti oleh seluruh santriwati dengan penuh antusias tersebut, menghadirkan pemateri yang berkompeten dalam bidang terapi bekam, yaitu Novi Dahliani, S. Pd.

Pemateri tidak hanya memberikan pengetahuan teori mengenai sejarah, manfaat, dan prinsip dasar bekam, tetapi juga menunjukkan cara-cara yang benar dalam melaksanakan terapi bekam.

Demonstrasi secara langsung menjadi bagian yang menarik perhatian peserta, di mana mereka bisa melihat dan mempelajari teknik bekam secara langsung.

Penanggung Jawab Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai, Ustadzah Nurul Mizaniah, Lc, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan edukasi kesehatan yang komprehensif kepada santriwati.

“Kami ingin para santriwati tidak hanya memiliki ilmu agama yang baik, tetapi juga memelihara tubuh dan kesehatan mereka dengan cara-cara yang baik dan sesuai dengan tuntunan Islam. Bekam adalah salah satu metode yang sudah dikenal sejak zaman Nabi Muhammad SAW dan terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang panita, Ustadzah Noor Alifah menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi Rumah Tahfizh Putri untuk mendidik generasi yang cerdas, sehat, dan produktif.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, dapat menumbuhkan kesadaran di kalangan santriwati tentang pentingnya merawat kesehatan tubuh. Terapi bekam bukan hanya untuk orang dewasa, tetapi bisa dilakukan di usia muda untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh,” tutur Alifah.

Selain mendapatkan wawasan tentang manfaat bekam, para santriwati juga diajarkan tentang cara-cara memilih bahan bekam yang tepat dan bagaimana melakukan terapi dengan aman.

Kegiatan itu diharapkan menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan pengobatan alternatif yang halal dan bermanfaat, sekaligus mengajarkan santriwati untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri mereka sendiri.

Dengan adanya kegiatan ini, Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga cerdas dalam merawat kesehatan tubuh mereka, sehingga dapat menjalani kehidupan dengan tubuh yang sehat dan bugar.

Di akhir kegiatan, peserta diberi kesempatan untuk bertanya jawab dengan pemateri mengenai terapi bekam serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para santriwati, yang berharap dapat mengikuti kegiatan serupa di masa depan. (tun_rtpi)

PKBM Al UMM Barabai Lanjutkan Ujian Tahfizh Setelah Sumatif Akhir Semester (SAS) dan Ujan Mapel Diniyyah

Barabai, alumm.or.id – Setelah sukses melaksanakan Sumatif Akhir Semester (SAS) dan ujian mata pelajaran Diniyyah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai kini melanjutkan rangkaian kegiatan akademiknya dengan pelaksanaan ujian tahfizh. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman melalui penguatan hafalan Al-Qur’an.

Ujian tahfizh ini diikuti oleh para peserta didik dari berbagai tingkatan. Sebelum ujian dimulai, peserta telah menjalani bimbingan intensif yang difasilitasi oleh para guru tahfizh yang berpengalaman. Program bimbingan ini mencakup:

  1. Murojaah Rutin: Mengulang hafalan yang telah dimiliki untuk memastikan kualitas hafalan tetap terjaga.
  2. Setoran Hafalan Baru: Menambah hafalan dengan target yang disesuaikan kemampuan masing-masing peserta
  3. Simulasi Ujian: Menguji kesiapan peserta dalam menghadapi suasana ujian.

Ujian tahfizh diselenggarakan selama 2 pekan ( 10 hari ), dimulai dari 2 Desember hingga 13 Desember 2024, mencakup beberapa aspek penilaian, antara lain:

Kebenaran Bacaan: Peserta diuji kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai tajwid.

Kualitas Hafalan: Penilai memeriksa ketepatan hafalan, baik dari segi isi maupun urutan ayat.

Kefasihan: Kelancaran peserta dalam menyampaikan hafalan tanpa terlalu banyak jeda atau kesalahan.

Kegiatan berlangsung di kelas masing-masing atau tempat majelis halaqoh masing-masing pengampu, dengan suasana yang kondusif dan penuh semangat. Para penguji terdiri dari para ustadz dan ustadzah yang memiliki kapasitas, untuk memastikan penilaian dilakukan secara objektif dan profesional.

Antusiasme para peserta terlihat jelas yang tampak dari semangat mereka dalam mempersiapkan diri. Salah satu serdik, Azhfar Hafy menyampaikan bahwa Ujian tahfizh tersebut menjadi motivasi bagi dirinya, untuk lebih mendalami Al-Qur’an dan memperbaiki kualitas hafalannya.

Koordinator Tahfidz PKBM Al UMM Barabai, Ustadz Arief Hidayat Noor, menyampaikan bahwa ujian tahfizh tersebut, tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga sarana untuk memotivasi peserta didik agar terus mencintai Al-Qur’an.

“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan cinta terhadap kitab sucinya,” ujarnya.

Dengan keberlanjutan program ini, PKBM Al UMM Barabai berharap dapat menciptakan atmosfer pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, mendukung para peserta didik untuk menjadi pribadi yang berprestasi dunia dan akhirat. (ms-sitq)

Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai Laksanakan Evaluasi Pembelajaran

Barabai, alumm.or.id – PKBM Al Umm Barabai Program Paket B dan C Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai, melaksanakan Pertemuan Evaluasi Pembelajaran, Sabtu (30/11) bertempat di Aula Pembelajaran PKBM Al Umm Barabai.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi jalannya proses pembelajaran selama semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 dan pelaksanaan komunitas belajar di program Paket B dan C.

Pertemuan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh Kepala PKBM Al Umm Barabai, Penyelenggara Rumah Tahfizh Putri Paket B dan C, serta para tutor dan musyrifah yang terlibat dalam pembelajaran di lingkungan Rumah Tahfizh Putri Paket B dan C.

Pertemuan yang di barengi dengan kegiatan komunitas belajar tersebut, dilakukan diskusi mengenai berbagai aspek pembelajaran yang telah dilaksanakan, telaah rapor pendidikan, serta berbagi pengalaman/praktik baik dan masukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di masa yang akan datang.

Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi mengatakan bahwa melalui evaluasi tersebut, diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, dan mendukung keberhasilan peserta didik.

Ditambahkan Rizqi, kegiatan evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sejalan dengan visi dan misi lembaga, untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi seluruh peserta didik.

“Semangat kolaborasi antar tutor, musyrifah, dan seluruh pihak terkait, menjadi kunci utama dalam pengembangan pendidikan di lembaga ini. Lembaga mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif semua pihak dalam pertemuan dan komunitas belajar ini. Kita berharap, hasil evaluasi dapat diterapkan untuk kemajuan pendidikan di masa depan,” Ujar Rizqi. (tun_rtpi)

Perpustakaan Keliling Sambangi PKBM Al Umm Barabai

Barabai, alumm.or.id – PKBM Al UMM Barabai mendapatkan kunjungan perpustakaan keliling, Jum’at (22/11). Kehadiran kendaraan perpustakaan keliling disambut antusias oleh peserta didik dan guru.

Kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk mendekatkan cinta akan ilmu pengetahuan kepada peserta didik, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan dan literasi. Dalam kunjungannya, perpustakaan keliling membawa berbagai jenis buku, mulai dari cerita anak, buku pelajaran, hingga ensiklopedia sederhana.

“Anak-anak sangat senang. Mereka bisa membaca buku dengan cover baru dan isi yang baru pula, ini tidak tersedia di perpustakaan sekolah,” ujar salah satu guru PKBM Al Umm Barabai.

Program ini tidak hanya sekadar menyediakan buku, tetapi juga dirancang untuk melibatkan siswa secara aktif. Kegiatan seperti membaca bersama dan lainnya.

Literasi sejak dini menjadi salah satu fokus program perpustakaan keliling. Dengan menghadirkan buku-buku menarik dan kegiatan interaktif, siswa di Barabai diajak untuk mengenal dunia melalui membaca.

Salah satu peserta didik, Hasan mengungkapkan kegembiraannya.

“Saya suka buku cerita tentang Nabi dan Rasul. Saya jadi tahu banyak hal yang belum pernah saya dengar,” katanya penuh semangat.

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan bahwa membaca adalah kegiatan yang menyenangkan. Banyak peserta didik yang sebelumnya belum terbiasa membaca, kini menunjukkan minat lebih besar setelah mengikuti program ini.

Kehadiran perpustakaan keliling di PKBM Al Umm Barabai tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, dan lembaga literasi.

Harapannya, program serupa dapat dilanjutkan secara rutin, tidak hanya di PKBM Al Umm Barabai, tetapi juga di sekolah-sekolah lain di seluruh Hulu Sungai Tengah.

Pemerintah Daerah menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan literasi anak-anak melalui fasilitas perpustakaan keliling.

“Ini adalah langkah awal yang baik. Generasi muda yang mencintai ilmu pengetahuan akan membawa perubahan besar bagi masa depan daerah kita,” ujar Ahmad Rizqi Zaidi.S.Pd, Kepala PKBM Al Umm Barabai.

Lebih lanjut dikatakan Rizqi, bahwa melalui perpustakaan keliling, anak-anak di Barabai kini memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar dan menggali potensi mereka. Dirinya berharap, program ini diharapkan dapat mendorong terciptanya generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga penuh semangat untuk terus belajar.

“Membaca adalah jendela dunia, dan perpustakaan keliling telah membuka pintu kesempatan untuk peserta didik PKBM Al Umm Barabai. Serta kami ucapkan terimakasih atas kedatangannya,” ujar Muhammad Mughni.S.Pd, selaku koordinator Perpustakaan PKBM Al Umm Barabai. (ms-sitq)

Tumbuhkan Sikap Kreatif dan Jujur Sejak Usia Dini melalui Market Day dan Gelar Karya

Barabai, alumm.or.id – Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai melaksanakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman nyata bagi anak.

P5 kali ini mengambil topik “Aku Cinta Indonesia” dengan tema “Kreasi Nusantara: Berdagang dengan Jujur Disayang Allah”. Kegiatan yang berlangsung selama satu pekan dengan kegiatan puncak pada Jum’at, (22/11).

Kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan wali murid sebagai penyedia produk yang akan dijual anak di stand masing-masing.

Hari pertama, Senin (18/11) diisi dengan kegiatan pengenalan tentang jual beli, apa itu jual beli, serta adab-adab jual beli dalam syariat Islam.

Hari kedua, anak-anak membuat hiasan untuk stand market day, membuat nama kelas masing-masing, atribut dan lain-lain, yang akan ditampilkan selama market day dan gelar karya. Kegiatan tersebut masih berlangsung hingga hari ketiga.

Hari keempat, kegiatan dilanjutkan dengan membuat daftar menu yang akan dijual di stand market day. Semua kegiatan dilakukan dengan bimbingan ustadzah serta sesuai dengan kemampuan anak.

Pada hari kelima sebagai puncak kegiatan, anak-anak secara bergantian menjadi penjual di stand kelas masing-masing. Anak-anak belajar secara langsung, tentang bagaimana proses jual beli yang sesuai syariat, bagaimana bersikap jujur terhadap produk yang dijual, melayani pembeli, serta bagaimana menarik pembeli.

Kegiatan ini juga mengenalkan anak tentang numerasi pada mata uang, melakukan penerapan ilmu penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, wali siswa tidak hanya membantu menyediakan produk yang akan dijual anak, namun juga melibatkan mereka sebagai pembeli, dan dimeriahkan juga oleh warga sekitar sekolah yang turut berkunjung.

Salah satu orang tua siswa, Lisna Zairini selaku orang tua dari ananda Adeena mengatakan bahwa dirinya menyambut baik kegiatan tersebut dan dirinya merasa senang. “Alhamdulillaah dengan adanya kegiatan ini, anak-anak sangat antusias, terutama pada kegiatan market day, karena anak-anak bisa berbelanja dan berdagang secara langsung. Selain itu, melalui gelar karya orang tuanya dapat melihat hasil karya anak. Semoga kedepannya lebih bisa besar lagi dalam mengadakan kegiatan ini,” harap Lisna.

Di tempat yang sama, Sabariah, selaku orang tua ananda Akmal juga berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan. “Masyaallah, dengan kegiatan ini anak-anak diajarkan jual beli secara langsung, sehingga anak-anak sangat antusias dan senang. Kegiatan ini sangat seru dan luar biasa dapat memberikan gambaran buat anak-anak dalam kegiatan sehari-hari,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, para pengunjung tidak hanya dapat membeli jajanan di setiap stand kelas, namun juga dapat berkeliling melihat hasil karya anak-anak TAUD SaQu Al Umm Barabai selama satu semester. Berbagai karya yang dihasilkan anak, menunjukkan kreativitas anak usia dini yang beragam, tentu yang paling penting adalah proses dari membuat karya tersebut.

Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi mengatakan bahwa kegiatan ini mungkin tampak sederhana namun banyak hal yang dapat anak pelajari. Tujuan lain kegiatan itu adalah menguatkan rasa percaya diri pada anak, rasa tanggung jawab dan rasa gotong royong. “Kegiatan ini sudah mencakup stimulasi 6 aspek perkembangan anak. Semoga dengan adanya kegiatan ini anak-anak mendapat pengalaman berharga, yang akan menjadi bekal untuk anak di masa mendatang.” pungkas Ustadzah Rahmi. (ks-taud)