Berita

Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai Kenalkan Terapi Bekam kepada Santriwati

Barabai, al-umm.or.id – Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai mengadakan kegiatan Pengenalan Terapi Bekam dengan tema “Cerdas Merawat Kesehatan dengan Bekam di Usia Muda”, pada Jumat (13/12) bertempat di Musholla Rumah Tahfizh Putri.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada santriwati, tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh sejak usia muda. Selain itu, hal ini juga untuk mengenalkan terapi bekam sebagai salah satu alternatif pengobatan alami yang bermanfaat.

Acara yang diikuti oleh seluruh santriwati dengan penuh antusias tersebut, menghadirkan pemateri yang berkompeten dalam bidang terapi bekam, yaitu Novi Dahliani, S. Pd.

Pemateri tidak hanya memberikan pengetahuan teori mengenai sejarah, manfaat, dan prinsip dasar bekam, tetapi juga menunjukkan cara-cara yang benar dalam melaksanakan terapi bekam.

Demonstrasi secara langsung menjadi bagian yang menarik perhatian peserta, di mana mereka bisa melihat dan mempelajari teknik bekam secara langsung.

Penanggung Jawab Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai, Ustadzah Nurul Mizaniah, Lc, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan edukasi kesehatan yang komprehensif kepada santriwati.

“Kami ingin para santriwati tidak hanya memiliki ilmu agama yang baik, tetapi juga memelihara tubuh dan kesehatan mereka dengan cara-cara yang baik dan sesuai dengan tuntunan Islam. Bekam adalah salah satu metode yang sudah dikenal sejak zaman Nabi Muhammad SAW dan terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang panita, Ustadzah Noor Alifah menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi Rumah Tahfizh Putri untuk mendidik generasi yang cerdas, sehat, dan produktif.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, dapat menumbuhkan kesadaran di kalangan santriwati tentang pentingnya merawat kesehatan tubuh. Terapi bekam bukan hanya untuk orang dewasa, tetapi bisa dilakukan di usia muda untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh,” tutur Alifah.

Selain mendapatkan wawasan tentang manfaat bekam, para santriwati juga diajarkan tentang cara-cara memilih bahan bekam yang tepat dan bagaimana melakukan terapi dengan aman.

Kegiatan itu diharapkan menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan pengobatan alternatif yang halal dan bermanfaat, sekaligus mengajarkan santriwati untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri mereka sendiri.

Dengan adanya kegiatan ini, Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga cerdas dalam merawat kesehatan tubuh mereka, sehingga dapat menjalani kehidupan dengan tubuh yang sehat dan bugar.

Di akhir kegiatan, peserta diberi kesempatan untuk bertanya jawab dengan pemateri mengenai terapi bekam serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para santriwati, yang berharap dapat mengikuti kegiatan serupa di masa depan. (tun_rtpi)

PKBM Al UMM Barabai Lanjutkan Ujian Tahfizh Setelah Sumatif Akhir Semester (SAS) dan Ujan Mapel Diniyyah

Barabai, alumm.or.id – Setelah sukses melaksanakan Sumatif Akhir Semester (SAS) dan ujian mata pelajaran Diniyyah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai kini melanjutkan rangkaian kegiatan akademiknya dengan pelaksanaan ujian tahfizh. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman melalui penguatan hafalan Al-Qur’an.

Ujian tahfizh ini diikuti oleh para peserta didik dari berbagai tingkatan. Sebelum ujian dimulai, peserta telah menjalani bimbingan intensif yang difasilitasi oleh para guru tahfizh yang berpengalaman. Program bimbingan ini mencakup:

  1. Murojaah Rutin: Mengulang hafalan yang telah dimiliki untuk memastikan kualitas hafalan tetap terjaga.
  2. Setoran Hafalan Baru: Menambah hafalan dengan target yang disesuaikan kemampuan masing-masing peserta
  3. Simulasi Ujian: Menguji kesiapan peserta dalam menghadapi suasana ujian.

Ujian tahfizh diselenggarakan selama 2 pekan ( 10 hari ), dimulai dari 2 Desember hingga 13 Desember 2024, mencakup beberapa aspek penilaian, antara lain:

Kebenaran Bacaan: Peserta diuji kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai tajwid.

Kualitas Hafalan: Penilai memeriksa ketepatan hafalan, baik dari segi isi maupun urutan ayat.

Kefasihan: Kelancaran peserta dalam menyampaikan hafalan tanpa terlalu banyak jeda atau kesalahan.

Kegiatan berlangsung di kelas masing-masing atau tempat majelis halaqoh masing-masing pengampu, dengan suasana yang kondusif dan penuh semangat. Para penguji terdiri dari para ustadz dan ustadzah yang memiliki kapasitas, untuk memastikan penilaian dilakukan secara objektif dan profesional.

Antusiasme para peserta terlihat jelas yang tampak dari semangat mereka dalam mempersiapkan diri. Salah satu serdik, Azhfar Hafy menyampaikan bahwa Ujian tahfizh tersebut menjadi motivasi bagi dirinya, untuk lebih mendalami Al-Qur’an dan memperbaiki kualitas hafalannya.

Koordinator Tahfidz PKBM Al UMM Barabai, Ustadz Arief Hidayat Noor, menyampaikan bahwa ujian tahfizh tersebut, tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga sarana untuk memotivasi peserta didik agar terus mencintai Al-Qur’an.

“Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan cinta terhadap kitab sucinya,” ujarnya.

Dengan keberlanjutan program ini, PKBM Al UMM Barabai berharap dapat menciptakan atmosfer pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, mendukung para peserta didik untuk menjadi pribadi yang berprestasi dunia dan akhirat. (ms-sitq)

Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai Laksanakan Evaluasi Pembelajaran

Barabai, alumm.or.id – PKBM Al Umm Barabai Program Paket B dan C Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai, melaksanakan Pertemuan Evaluasi Pembelajaran, Sabtu (30/11) bertempat di Aula Pembelajaran PKBM Al Umm Barabai.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi jalannya proses pembelajaran selama semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 dan pelaksanaan komunitas belajar di program Paket B dan C.

Pertemuan yang dimulai pada pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh Kepala PKBM Al Umm Barabai, Penyelenggara Rumah Tahfizh Putri Paket B dan C, serta para tutor dan musyrifah yang terlibat dalam pembelajaran di lingkungan Rumah Tahfizh Putri Paket B dan C.

Pertemuan yang di barengi dengan kegiatan komunitas belajar tersebut, dilakukan diskusi mengenai berbagai aspek pembelajaran yang telah dilaksanakan, telaah rapor pendidikan, serta berbagi pengalaman/praktik baik dan masukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di masa yang akan datang.

Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi mengatakan bahwa melalui evaluasi tersebut, diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, dan mendukung keberhasilan peserta didik.

Ditambahkan Rizqi, kegiatan evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sejalan dengan visi dan misi lembaga, untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi seluruh peserta didik.

“Semangat kolaborasi antar tutor, musyrifah, dan seluruh pihak terkait, menjadi kunci utama dalam pengembangan pendidikan di lembaga ini. Lembaga mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif semua pihak dalam pertemuan dan komunitas belajar ini. Kita berharap, hasil evaluasi dapat diterapkan untuk kemajuan pendidikan di masa depan,” Ujar Rizqi. (tun_rtpi)

Perpustakaan Keliling Sambangi PKBM Al Umm Barabai

Barabai, alumm.or.id – PKBM Al UMM Barabai mendapatkan kunjungan perpustakaan keliling, Jum’at (22/11). Kehadiran kendaraan perpustakaan keliling disambut antusias oleh peserta didik dan guru.

Kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk mendekatkan cinta akan ilmu pengetahuan kepada peserta didik, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan dan literasi. Dalam kunjungannya, perpustakaan keliling membawa berbagai jenis buku, mulai dari cerita anak, buku pelajaran, hingga ensiklopedia sederhana.

“Anak-anak sangat senang. Mereka bisa membaca buku dengan cover baru dan isi yang baru pula, ini tidak tersedia di perpustakaan sekolah,” ujar salah satu guru PKBM Al Umm Barabai.

Program ini tidak hanya sekadar menyediakan buku, tetapi juga dirancang untuk melibatkan siswa secara aktif. Kegiatan seperti membaca bersama dan lainnya.

Literasi sejak dini menjadi salah satu fokus program perpustakaan keliling. Dengan menghadirkan buku-buku menarik dan kegiatan interaktif, siswa di Barabai diajak untuk mengenal dunia melalui membaca.

Salah satu peserta didik, Hasan mengungkapkan kegembiraannya.

“Saya suka buku cerita tentang Nabi dan Rasul. Saya jadi tahu banyak hal yang belum pernah saya dengar,” katanya penuh semangat.

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan bahwa membaca adalah kegiatan yang menyenangkan. Banyak peserta didik yang sebelumnya belum terbiasa membaca, kini menunjukkan minat lebih besar setelah mengikuti program ini.

Kehadiran perpustakaan keliling di PKBM Al Umm Barabai tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, dan lembaga literasi.

Harapannya, program serupa dapat dilanjutkan secara rutin, tidak hanya di PKBM Al Umm Barabai, tetapi juga di sekolah-sekolah lain di seluruh Hulu Sungai Tengah.

Pemerintah Daerah menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan literasi anak-anak melalui fasilitas perpustakaan keliling.

“Ini adalah langkah awal yang baik. Generasi muda yang mencintai ilmu pengetahuan akan membawa perubahan besar bagi masa depan daerah kita,” ujar Ahmad Rizqi Zaidi.S.Pd, Kepala PKBM Al Umm Barabai.

Lebih lanjut dikatakan Rizqi, bahwa melalui perpustakaan keliling, anak-anak di Barabai kini memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar dan menggali potensi mereka. Dirinya berharap, program ini diharapkan dapat mendorong terciptanya generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga penuh semangat untuk terus belajar.

“Membaca adalah jendela dunia, dan perpustakaan keliling telah membuka pintu kesempatan untuk peserta didik PKBM Al Umm Barabai. Serta kami ucapkan terimakasih atas kedatangannya,” ujar Muhammad Mughni.S.Pd, selaku koordinator Perpustakaan PKBM Al Umm Barabai. (ms-sitq)

Tumbuhkan Sikap Kreatif dan Jujur Sejak Usia Dini melalui Market Day dan Gelar Karya

Barabai, alumm.or.id – Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai melaksanakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman nyata bagi anak.

P5 kali ini mengambil topik “Aku Cinta Indonesia” dengan tema “Kreasi Nusantara: Berdagang dengan Jujur Disayang Allah”. Kegiatan yang berlangsung selama satu pekan dengan kegiatan puncak pada Jum’at, (22/11).

Kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan wali murid sebagai penyedia produk yang akan dijual anak di stand masing-masing.

Hari pertama, Senin (18/11) diisi dengan kegiatan pengenalan tentang jual beli, apa itu jual beli, serta adab-adab jual beli dalam syariat Islam.

Hari kedua, anak-anak membuat hiasan untuk stand market day, membuat nama kelas masing-masing, atribut dan lain-lain, yang akan ditampilkan selama market day dan gelar karya. Kegiatan tersebut masih berlangsung hingga hari ketiga.

Hari keempat, kegiatan dilanjutkan dengan membuat daftar menu yang akan dijual di stand market day. Semua kegiatan dilakukan dengan bimbingan ustadzah serta sesuai dengan kemampuan anak.

Pada hari kelima sebagai puncak kegiatan, anak-anak secara bergantian menjadi penjual di stand kelas masing-masing. Anak-anak belajar secara langsung, tentang bagaimana proses jual beli yang sesuai syariat, bagaimana bersikap jujur terhadap produk yang dijual, melayani pembeli, serta bagaimana menarik pembeli.

Kegiatan ini juga mengenalkan anak tentang numerasi pada mata uang, melakukan penerapan ilmu penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, wali siswa tidak hanya membantu menyediakan produk yang akan dijual anak, namun juga melibatkan mereka sebagai pembeli, dan dimeriahkan juga oleh warga sekitar sekolah yang turut berkunjung.

Salah satu orang tua siswa, Lisna Zairini selaku orang tua dari ananda Adeena mengatakan bahwa dirinya menyambut baik kegiatan tersebut dan dirinya merasa senang. “Alhamdulillaah dengan adanya kegiatan ini, anak-anak sangat antusias, terutama pada kegiatan market day, karena anak-anak bisa berbelanja dan berdagang secara langsung. Selain itu, melalui gelar karya orang tuanya dapat melihat hasil karya anak. Semoga kedepannya lebih bisa besar lagi dalam mengadakan kegiatan ini,” harap Lisna.

Di tempat yang sama, Sabariah, selaku orang tua ananda Akmal juga berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan. “Masyaallah, dengan kegiatan ini anak-anak diajarkan jual beli secara langsung, sehingga anak-anak sangat antusias dan senang. Kegiatan ini sangat seru dan luar biasa dapat memberikan gambaran buat anak-anak dalam kegiatan sehari-hari,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, para pengunjung tidak hanya dapat membeli jajanan di setiap stand kelas, namun juga dapat berkeliling melihat hasil karya anak-anak TAUD SaQu Al Umm Barabai selama satu semester. Berbagai karya yang dihasilkan anak, menunjukkan kreativitas anak usia dini yang beragam, tentu yang paling penting adalah proses dari membuat karya tersebut.

Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi mengatakan bahwa kegiatan ini mungkin tampak sederhana namun banyak hal yang dapat anak pelajari. Tujuan lain kegiatan itu adalah menguatkan rasa percaya diri pada anak, rasa tanggung jawab dan rasa gotong royong. “Kegiatan ini sudah mencakup stimulasi 6 aspek perkembangan anak. Semoga dengan adanya kegiatan ini anak-anak mendapat pengalaman berharga, yang akan menjadi bekal untuk anak di masa mendatang.” pungkas Ustadzah Rahmi. (ks-taud)

PKBM Al UMM Barabai Meriahkan Jum’at Sehat dengan Permainan Tradisional

Barabai, alumm.or.id – Dalam rangka meningkatkan kesehatan dan kebugaran siswa, PKBM Al UMM Barabai kembali melaksanakan kegiatan Jum’at Sehat, (15/11).

Namun ada yang istimewa pada Jum’at Sehat kali ini. Kegiatan berlangsung begitu meriah karena para peserta didik diajarkan permainan tradisional, yakni Gobak Sodor atau dalam Bahasa Banjar disebut Galah Asin.

Para peserta didik mengikutinya dengan penuh antusias. Dimulai sejak pukul 07.45 pagi, acara dibuka dengan senam bersama di lapangan sekolah yang dipimpin oleh tutor olahraga. Selesai senam peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk bermain Gobak Sodor.

Gobak Sodor, yang merupakan salah satu permainan tradisional yang mulai terlupakan, terutama oleh generasi Z. Permainan ini dipilih, selain karena sederhana dan tidak memerlukan alat khusus, gobak sodor juga dapat melatih kekompakan dan ketangkasan siswa.

Dalam permainan ini, siswa dibagi menjadi dua tim, yaitu tim penjaga dan tim yang berusaha melewati garis pertahanan. Setiap tim berusaha menang dengan cara menghalangi lawan agar tidak bisa melewati garis atau sebaliknya, menerobos pertahanan lawan hingga garis akhir.

Penanggung Jawab Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai, Ustadz Abdul Gani Majidi.S.Ag, mengatakan bahwa permainan tradisional dipilih dalam Jum’at Sehat ini, diantaranya untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda, sekaligus memberikan kegiatan fisik yang menyenangkan.

“Selain meningkatkan kebugaran fisik, kami berharap seluruh peserta didik bisa mengenal dan mencintai budaya tradisional kita. Permainan seperti Gobak Sodor ini penuh dengan nilai-nilai kerja sama, strategi, dan ketangkasan yang sangat bermanfaat,” ujarnya.

Peserta didik terlihat sangat menikmati kegiatan ini. Banyak di antara mereka yang baru pertama kali mencoba permainan Gobak Sodor dan merasa senang dengan pengalaman baru tersebut.

“Seru sekali! Awalnya sulit, tapi lama-lama jadi makin semangat karena harus cepat-cepat melewati penjaga,” ujar Amera, peserta didik kelas 4.

Amera dan teman-temannya berharap, permainan seperti ini bisa menjadi rutinitas setiap bulan, dengan mengganti jenis permainan atau olahraga yang dilakukan. Senada dengan hal tersebut, pihak sekolah berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan mencintai budaya Bangsa Indonesia. (ms-sitq)

PKBM Al Umm Barabai Bentuk Komunitas Belajar

Barabai, al.umm.or.id – PKBM Al Umm Barabai berinisiatif membentuk Komunitas Belajar bagi seluruh pengajar sekaligus melaksanakan Evaluasi Bulanan, di Aula PKBM Al Umm Barabai (26/10).

Langkah ini dilakukan sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah, guna memastikan setiap guru memiliki pemahaman dan keterampilan yang selaras dengan perkembangan metode pendidikan terkini.

Komunitas Belajar bagi pengajar ini dibentuk sebagai wadah diskusi, di mana para guru dapat bertukar pengalaman, ide, serta metode pengajaran yang efektif.

Dalam komunitas ini, pengajar dari berbagai mata pelajaran dapat saling berbagi strategi, untuk menghadapi tantangan pembelajaran dan membangun lingkungan belajar yang lebih baik. Selain itu, kegiatan ini juga mengedepankan kolaborasi antar guru untuk mengembangkan materi ajar yang inovatif dan interaktif.

Adapun Evaluasi Bulanan bagi pengajar, dilakukan untuk menilai dan mengevaluasi pencapaian pembelajaran yang sudah dilaksanakan.

Evaluasi ini mencakup pengukuran efektivitas metode pengajaran, ketercapaian target pembelajaran, dan kepuasan peserta didik terhadap proses KBM.

Dari hasil evaluasi ini, sekolah dapat memberikan feedback yang konstruktif, sehingga para guru dapat terus memperbaiki dan menyesuaikan pendekatan mereka dalam mengajar.

Kepala PKBM Al UMM Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi mengatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mendukung profesionalisme dan pengembangan kompetensi guru.

“Komunitas Belajar dan Evaluasi Bulanan merupakan langkah penting dalam meningkatkan standar pendidikan di PKBM Al Umm Barabai. Dengan adanya dukungan kolaboratif ini, kami berharap setiap pengajar dapat memberikan pembelajaran terbaik bagi serdik,” ujarnya.

Dikatakannya juga, dengan melalui Komunitas Belajar dan Evaluasi Bulanan ini, PKBM Al Umm Barabai diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang dinamis dan berorientasi pada kemajuan serta kualitas pembelajaran. (ms-sitq)

Implementasi Gerakan Sekolah Sehat PKBM Al Umm Barabai Lakukan Senam dan Makan Bekal Sehat Bersama

Barabai – al.umm.or.id, Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan fisik dan gizi peserta didik PKBM Al Umm Barabai Paket A setara SD meluncurkan Rogram Gerakan Sekolah Sehat yang melibatkan seluruh siswa dan guru. Tujuannya adalah untuk menanamkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik dan kebiasaan makan yang sehat sejak usia dini.

Program tersebut diawali dengan kegiatan Senam Sehat seluruh serdik, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, dipandu oleh guru olahraga. Senam ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga untuk membangun semangat kebersamaan antar serdik.

Selain senam sehat, sekolah juga menggalakkan budaya membawa bekal sehat dari rumah. Para siswa diwajibkan membawa makanan yang mengandung gizi seimbang, seperti sayur, buah, protein, dan karbohidrat yang cukup.

Setelah senam, para serdik diajak makan bekal sehat bersama di halaman sekolah. Program makan bekal bersama ini bertujuan agar siswa lebih memahami pentingnya memilih makanan yang bergizi.

Penanggung jawab PKBM Al Umm Barabai , Ustadz Abdul Gani Majidi. S.Ag. menyampaikan harapan, agar gerakan ini dapat membangun kesadaran sejak dini akan pentingnya kesehatan fisik dan gizi yang baik.

“Kami berharap dengan adanya Gerakan Sekolah Sehat ini, anak-anak akan terbiasa menjalani pola hidup sehat yang akan mereka bawa hingga dewasa nanti,” ujar Ustadz Gani

Program ini mendapat respon positif dari orang tua siswa. Mereka merasa terbantu dalam menanamkan pola makan sehat kepada anak-anak mereka. Ke depannya, Gerakan Sekolah Sehat ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya dalam menerapkan program kesehatan di lingkungan sekolah, tutur beliau “. (ms-sitq)

Deteksi Dini HIV AIDS, Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai Gelar Penjaringan Kesehatan

Barabai – Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai bekerja sama dengan Puskesmas Barabai mengadakan kegiatan penjaringan kesehatan berkala (14/9).

Kegiatan ini bertujuan untuk memeriksa kondisi kesehatan para santriwati, khususnya dalam hal deteksi dini HIV/ AIDS dan sifilis.

Sebanyak 50 santriwati Paket B dan Paket C mengikuti serangkaian tes dan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim kesehatan dari Puskesmas Barabai. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa seluruh santriwati dinyatakan non reaktif terhadap HIV/ AIDS dan sifilis.

Hal ini merupakan kabar baik bagi pihak Rumah Tahfizh dan santriwati, karena kesehatan merupakan faktor penting dalam mendukung kegiatan belajar dan kehidupan sehari-hari.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyuluhan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para santriwati mengenai pentingnya menjaga kesehatan, terutama kesehatan gigi dan informasi seputar HIV/ AIDS.

Penyuluhan ini untuk memberikan pemahaman mengenai pencegahan penyakit menular serta pentingnya kebersihan dan perawatan gigi yang baik.

Penanggung jawab Paket B dan Paket C Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai, Nurul Mizaniah, Lc, mengatakan melalui kegiatan tersebut, diharapkan mampu menambah pengetahuan dan kesadaran santriwati akan pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, serta memberikan perlindungan lebih dini terhadap penyakit yang dapat dicegah.

Ditegaskan oleh Nurul Mizaniah, PKBM Al Umm Barabai berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang. Hal tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan belajar yang sehat dan aman bagi semua. (tun_rtpi)

Latih Kesadaran Tertib Administratif melalui Lomba Antar Kelas

Barabai – Administrasi yang tertib dan teratur menjadi hal penting bagi sekolah sebagai sebuah lembaga. Untuk meningkatkan kesadaran tentang hal tersebut di lingkungan sekolah, PKBM Al Umm Barabai Hulu Sungai Tengah telah menyelenggarakan Lomba Administrasi Kelas yang berlangsung pada tanggal 19 Agustus – 6 September 2024. Lomba ini diikuti oleh seluruh kelas Program Tahfizh Qur’an Paket A Setara SD.
Setelah melalui penilaian, Kelas IV A berhasil menjadi Juara 1, Kelas I A Juara 2 dan Kelas I B Juara 3. Tujuan dari lomba ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada wali kelas, para guru dan peserta didik, tentang pentingnya pengelolaan administrasi kelas yang baik dan benar.
Dalam lomba tersebut, setiap kelas diharuskan menyiapkan berbagai dokumen administrasi, seperti daftar hadir peserta didik, jadwal pelajaran, laporan kegiatan kelas, kebersihan, dan kerapian ruang kelas.
Penanggung Jawab Paket A PKBM Al Umm Barabai, Abdul Gani Majidi, S.Ag, mengatakan bahwa lomba ini merupakan langkah untuk mendukung program manajemen kelas yang lebih baik.
“Administrasi yang rapi mencerminkan keteraturan dan disiplin, dua hal yang sangat penting untuk mendukung keberhasilan belajar peserta didik,” ujar Abdul Gani.

Dikatakan Abdul Gani, lomba ini juga dirancang untuk memupuk rasa tanggung jawab di kalangan peserta didik. Setiap kelas akan dinilai berdasarkan kerapian dokumen, kejelasan penyusunan data, serta inovasi yang digunakan dalam mengelola administrasi kelas.
Penilaian dilakukan oleh tim yang terdiri dari beberapa orang tutor dan staf administrasi sekolah. Para pemenang lomba dengan kategori “Kelas dengan Administrasi Terbaik” telah diumumkan pada kegiatan Apel Hari Senin, (9/9). Mereka mendapatkan sertifikat serta hadiah menarik.
Dengan adanya lomba ini, diharapkan seluruh kelas dapat mengadopsi praktik administrasi yang lebih baik dan efektif, sehingga dapat mendukung proses belajar-mengajar secara keseluruhan. (ms-sitq)

Lomba Dekorasi Kelas Meriahkan Semarak Kemerdekaan

Barabai – Beragam cara dilakukan dalam memeriahkan semarak Kemerdekaan Republik Indonesia. Seperti halnya di PKBM Al UMM Barabai, yang mengisinya dengan berbagai macam kegiatan dan lomba, diantaranya dengan Lomba Dekorasi Kelas, yang mengusung tema “Semangat Kemerdekaan”. Kegiatan lomba ini diikuti oleh seluruh Kelas I sampai Kelas VI
Lomba yang digelar sejak 19 Agustus hingga 06 Sepetember 2024 tersebut, bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta kreativitas peserta didik, dalam mengekspresikan semangat kemerdekaan melalui dekorasi kelas mereka. Setiap kelas diminta untuk menghias ruang kelas dengan pernak-pernik bernuansa kemerdekaan, seperti bendera merah putih, lambang garuda, pahlawan nasional, hingga pesan-pesan inspiratif tentang perjuangan kemerdekaan.
Koordinator Bidang Kesiswaan Kesiswaan, Indry Hapsari, S.Pd, mengatakan bahwa melalui lomba ini diharapkan dapat memupuk jiwa nasionalisme para peserta didik.
“Dengan dekorasi yang mencerminkan semangat kemerdekaan, kami ingin peserta didik tidak hanya belajar sejarah, tapi juga menghidupkan nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ditambahkan oleh Indry, para peserta didik tampak antusias mengikuti lomba tersebut. Beberapa kelas bahkan memasukkan elemen kreatif seperti poster pahlawan nasional, hingga kisah sejarah singkat perjuangan rakyat Indonesia. Kelas-kelas juga dipenuhi dengan warna merah putih, yang semakin menambah semarak semangat kemerdekaan di lingkungan sekolah.
Penilaian dilakukan oleh para juri dengan memperhatikan beberapa hal yang meliputi kreativitas, kesesuaian dengan tema, kerapian, serta keterlibatan peserta didik dalam proses dekorasi. Adapun pemenang lomba tersebut diraih oleh Kelas IV A dan berhak mendapatkan sertifikat serta hadiah berupa perlengkapan belajar dan makanan ringan.
Penanggung Jawab Paket A PKBM Al Umm Barabai, Abdul Gani Majidi, S.Ag menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan peserta didik yang telah berpartisipasi aktif dalam lomba tersebut.
“Lomba dekorasi kelas ini bukan hanya sekadar perlombaan, tapi juga cara kita untuk mengenang jasa para pahlawan dan menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi penerus,” tuturnya.
Dengan semangat kemerdekaan yang terus berkobar, seluruh peserta didik dan para guru berharap, lomba ini dapat dilaksanakan tiap tahun pada momen semarak Kemerdekaan Republik Indonesia. (ms-sitq)

PKBM Al UMM Barabai Beri Penghargaan Juara Lomba Kebersihan Kelas Paket A

Barabai – Guna memberi motivasi dan mendorong minat peserta didik dalam menjaga lingkungan sekolah dan ruang kelas agar bersih dan sehat, PKBM Al Umm Barabai Program Tahfizh Qur’an Paket A Setara SD, kembali memberikan penghargaan berupa piala dan hadiah kepada para pemenang lomba kebersihan kelas untuk semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025, bertempat di halaman sekolah PKBM Al Umm Barabai (09/09). Ini adalah untuk yang kesekian kalinya penghargaan bagi kelas yang terbersih. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerakan Sekolah Sehat, yang dilombakan tiap bulan.
Panitia Lomba kebersihan Kelas, Ustadzah Nadia Nazmi menyampaikan bahwa lomba kebersihan diikuti oleh 8 kelas. Berdasarkan penilaian para juri, Kelas IV A berhasil menjadi Juara I, Kelas IV B Juara II, dan Kelas II Juara III. Kepada para pemenang tersebut, diberikan penghargaan berupa piala, peralatan kebersihan kelas, dan makanan ringan bagi para peserta didiknya.
“Penghargaan diberikan untuk memberi motivasi, agar para peserta didik merasa memiliki. Jika telah tumbuh rasa memiliki, maka untuk menjaga dan merawat kelasnya pasti dengan rasa ikhlas dan penuh semangat,” terang Nadia.
Nadia juga menambahkan, bahwa dalam lomba kelas bersih ini, peran serta dan apresiasi wali kelas menjadi ujung tombak, dalam mendorong siswa agar semangat untuk melakukan yang terbaik dan merasa bertangung jawab atas kelasnya.
“Wujud penghargaannya memang biasa dan sederhana. Namun penghargaan ini semoga dipandang sebagai rasa syukur karena dapat mewujudkan lingkungan kelas yang sehat,” pesan Nadia.
Lebih lanjut dikatakan Nadia, bahwa dengan kelas yang bersih, maka kita sendiri yang akan memperoleh dan merasakan manfaat kebersihannya. Manfaat dari kebersihan itu antara lain, kelas terasa lebih nyaman, akan terhindar dari berbagai penyakit, belajar akan menjadi lebih tenang, dan memperlancar kerja otak manusia.

Sementara itu, Wali Kelas IVA, Ustadzah Khairinnisa Eliyanti.S.Pd, usai menerima penghargaan, menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. Dirinya berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi kelas yang lain.
“Marilah kita selalu semangat dan kreativ dalam menjaga kebersihan lingkungan kita, karena dengan hidup bersih, Insya Allah akan melatih kita menjadi orang yang disiplin dan bertanggung jawab,” tukas Khairinnisa. (ms-sitq)