Barabai, al-umm.or.id – Sebelum libur semester genap, Program Tahfizh Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai mengadakan kegiatan internal selama dua hari berturut-turut, yaitu pada Selasa dan Rabu, 24 dan 25 Juni 2025. Tujuannya adalah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pembelajaran selama setahun terakhir, penyelarasan visi dan misi lembaga, serta persiapan teknis dan akademik menyambut Tahun Ajaran 2025/2026.
Hari Pertama, Evaluasi Pembelajaran dan Pemindahan Fasilitas
Dibuka dengan Penyampaian dari Abdul Gani Majidi, S.Ag selaku Penanggung Jawab Program Tahfizh Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai. Beberapa hal yang disampaikan Abdul Gani antara lain adalah pentingnya memperbaharui niat untuk ikhlas, meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas, guru halaqoh (menambah kapasitas pengetahuan berkenaan dgn al qur’an), meniatkan ketika menyampaikan sesuatu dari ilmu ingin mengangkat kebodohan dari orang lain dan terus bersemangat dan bekerjasama sama dengan baik dalam segala hal, tentu dalam kebaikan.
Selanjutnya, kegiatan dimulai dengan evaluasi pembelajaran yang diikuti oleh seluruh tutor dan manajemen. Evaluasi ini mencakup refleksi terhadap capaian akademik, sikap peserta didik, efektivitas metode pembelajaran, serta penilaian terhadap kegiatan-kegiatan pendukung lainnya seperti halaqah tahfizh, program adab, dan literasi.
Selain evaluasi, para asatidz juga membahas dan memperkuat kembali visi dan misi lembaga, yang selama ini menjadi arah dalam mencetak generasi Qurani yang lancar dan benar dalam membaca Al Quran, memiliki hafalan yang berkualitas, berkarakter, berilmu, dan bertakwa.
Kemudian, para tutor secara bergotong royong memindahkan fasilitas perpustakaan dan UKS ke ruangan baru yang telah disiapkan. Pemindahan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan kepada peserta didik, sekaligus penataan ulang sarana pendukung pembelajaran agar lebih efisien dan nyaman digunakan.
Hari Kedua, Penguatan Karakter dan Persiapan Akademik
Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi oleh Muhammad Hafiz, A.Md, yang membahas tentang G7KAIH – singkatan dari Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Materi ini merupakan penguatan terhadap budaya karakter peserta didik dalam aspek kesehatan rohani dan jasmani.
Setelah itu, para tutor bersama-sama membahas penyesuaian visi misi tahun pelajaran baru, yang difokuskan pada peningkatan mutu hafalan Al-Qur’an, pemantapan adab keseharian, dan penguatan literasi.
Dilanjutkan dengan pembagian tugas wali kelas untuk kelas 1 hingga 6, serta penataan kursi dan meja peserta didik sesuai jumlah murid di setiap kelas. Ini dilakukan untuk memastikan kesiapan ruang kelas sebelum tahun ajaran dimulai.
Selain itu, para asatidz menjalani tes baca Al-Qur’an sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas guru dalam hal bacaan dan tajwid. Di waktu yang sama, para wali kelas menelaah buku pelajaran dan mulai menyusun perencanaan awal semester, sedangkan para guru mata pelajaran dan guru Bahasa Arab menentukan materi pembelajaran yang akan digunakan, menyesuaikan dengan kurikulum dan kondisi peserta didik. Kegiatan diakhiri dengan penataan ulang ruang perpustakaan, serta penyesuaian jumlah meja di ruang kelas berdasarkan jumlah peserta didik yang terdaftar.
Kegiatan ini menunjukkan semangat kebersamaan dan profesionalisme para tutor/ pengajar PKBM Al Umm Barabai dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Meskipun berada di penghujung semester, mereka tetap meluangkan waktu untuk merancang proses pendidikan yang lebih baik di tahun mendatang.
“Dengan evaluasi yang menyeluruh, pemantapan visi misi, serta persiapan sarana dan bahan ajar, PKBM Al Umm Barabai siap menyambut Tahun Ajaran 2025/2026 dengan semangat baru dan arah yang lebih terstruktur.” tutur Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd, Kepala PKBM Al Umm Barabai. (ms-sitq)
