Selamat! Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai Raih Juara Terbaik 2 GTK Transformatif Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan

TAUD SaQu Al Umm Barabai Gelar Kegiatan Parenting Manajemen Emosi dalam Pengasuhan

Bangun Kesepahaman Penyelenggaraan Pendidikan, Yayasan Al Umm HST Bangun Sinergi dengan Wali Peserta Didik Baru

Barabai, al-umm.or.id — Menyambut tahun ajaran baru 1447 H / 2025 M, Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah mengadakan pertemuan dengan Wali Peserta Didik Baru, Sabtu (12/7)/ 16 Muharram 1447 H, di Masjid Al Umm Barabai.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, Ustadz Muhammad Hasbi Ridhani, Lc, Sekretaris Yayasan Al Umm HST, S. Enggo Widodo, S.IP., M.Eng, Pengurus PKBM Al Umm Barabai, Ustadz dan Ustadzah Pendidikan Kesetaraan Program Tahfizh Qur’an Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai, Para Ustadzah Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai, dan Orang Tua/ Wali Serdik Baru Paket A Setara SD serta TAUD SaQu Al Umm Barabai.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Hasbi menegaskan bahwa keberhasilan proses belajar mengajar tidak bisa dilepaskan dari kerja sama tiga pilar utama pendidikan, yaitu: Yayasan/ Lembaga Pendidikan, Guru sebagai pendidik, dan Orang tua atau wali peserta didik sebagai pendamping anak di rumah.

Dikesempatan tersebut Ustadz Hasbi juga menjelaskan, bahwa kurikulum pendidikan di TAUD SaQu dan PKBM Al Umm tidak memasukkan unsur lagu-lagu atau musik, tetapi menekankan pembinaan karakter Qur’ani sejak usia dini.

“Anak-anak kita telah memulai langkah besar sejak usia dini, yakni membersamai Al-Qur’an. Ini adalah kebanggaan yang seharusnya dirasakan oleh setiap orang tua.
Nabi ﷺ bersabda:
‘خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ’
Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya,” terangnya dengan semangat.

Ustadz Hasbi juga mengingatkan pentingnya dukungan aktif orang tua dalam berbagai program sekolah seperti kajian parenting, kelas tahsin untuk orang tua, serta menunaikan kewajiban administrasi seperti pembayaran SPP.

Acara dilanjutkan dengan perkenalan seluruh Ustadz dan Ustadzah, Tenaga Pendidik dan Kependidikan dari TAUD SaQu dan PKBM Al Umm Barabai, yang di pandu oleh Koordinator Pendidikan Agama dan Pembinaan Mental, Abdul Gani Majidi, S.Ag, sekaligus menyampaikan tata tertib PKBM Al Umm Barabai. Dilanjutkan sambutan Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd terkait visi misi sekolah, kegiatan sekolah PKBM Al Umm Barabai dan struktur kepengurusan PKBM Al Umm Barabai. Penyampaian ditutup oleh Koordinator Tahfizh PKBM Al Umm Barabai, Arief Hidayat Noor terkait pengisian buku kontrol hafalan .

Penyampaian terakhir oleh Sekretaris Yayasan Al Umm HST, S. Enggo Widodo, S.IP., M.Eng., menyampaikan dua pesan penting, yakni:

  1. Wali Serdik diharapkan tidak bermudah-mudah untuk tidak mengekspos kekurangan lembaga di ruang publik, terutama media sosial, demi menjaga marwah lembaga yang terus berusaha untuk berbenah.
  2. Yayasan Al Umm Barabai membuka lebar terhadap saran dan kritik yang membangun, dengan cara yang santun dan melalui jalur yang tepat.

“Kami siap menerima masukan konstruktif, tapi mari kita jaga adab dalam menyampaikan. Lembaga ini dibangun untuk mendidik generasi Qur’ani, dan semua pihak perlu saling mendukung,” ujarnya.

Acara ini berlangsung dengan lancar, penuh kehangatan dan disambut antusias oleh seluruh wali serdik baru. Mereka menyatakan dukungan dan harapannya agar sinergi antara orang tua dan sekolah bisa terus terjaga, terutama selama masa pendidikan anak-anak mereka. (ms-sitq)

Menumbuhkan Cinta Membaca Sejak Dini, TAUD SaQu Al Umm BarabaiAntusias Sambut Perpustakaan Keliling

Barabai, al-umm.or.id – Pagi itu, suasana di Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai dipenuhi keceriaan dan semangat anak-anak yang Insya Allah sholeh dan sholehah. Berbeda dari biasanya, di Jum’at pagi yang cerah, sekolah tersebut kedatangan tamu istimewa dari tim Perpustakaan Keliling, sebuah program literasi yang bertujuan untuk membawa akses bacaan ke berbagai daerah, termasuk lembaga pendidikan anak usia dini (8/8).

Kedatangan mobil perpustakaan disambut hangat oleh para ustadzah dan anak-anak. Mereka terlihat antusias saat deretan buku mulai ditata dan dibuka. Beragam buku menarik dibawa, mulai dari buku cerita islami, kisah para nabi, buku tentang binatang, hingga buku-buku bergambar penuh warna yang disukai anak-anak.

Kehadiran Perpustakaan Keliling menjadi momen yang sangat berarti bagi anak-anak. Mereka duduk dan membuka buku pilihannya. Meskipun masih usia dini, semangat mereka untuk membaca terlihat jelas dari cara mereka membuka buku lembar demi lembar yang penuh gambar dan warna, dan sebagian anak juga meminta ustadzah untuk menceritakan isi dari buku yang mereka pilih. Dari sikap mereka tersebut memperlihatkan rasa ingin tahu terhadap isi buku yang mereka pegang.

Kegiatan itu semakin menarik adalah dengan adanya sesi khusus setelah membaca. Anak-anak diberi kesempatan untuk menceritakan kembali isi buku yang telah mereka baca. Mereka dipersilakan untuk berdiri di depan teman-teman dan ustadzah, menyampaikan cerita dengan gaya dan pemahaman masing-masing.

Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan membaca dan berbicara, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak dini. Mereka belajar untuk menyampaikan informasi, mendengarkan teman, serta menghargai keberagaman cara bercerita. Suasana menjadi penuh semangat, saling mendukung, dan penuh tawa.

Kepala Sekolah TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi, A.Md.Kep., S.Pd menyambut baik kedatangan Perpustakaan Keliling tersebut. Dikatakannya Rahmi, kunjungan Perpustakaan Keliling ini juga mendukung proses pembelajaran yang telah berlangsung di TAUD SaQu Al Umm Barabai.

“Melalui kegiatan ini, minat baca anak semakin dikuatkan dengan pendekatan yang menyenangkan dan menyentuh langsung pada kebutuhan usia mereka. Literasi bukan hanya diperkenalkan sebagai kewajiban belajar, tetapi sebagai kegiatan yang menyenangkan dan penuh makna,” ujar Rahmi.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa lebih dari sekadar kunjungan biasa, kegiatan tersebut membawa dampak positif yang menyeluruh, yang menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman membaca buku, tetapi juga merasakan bahwa kegiatan literasi bisa menjadi sesuatu yang dinantikan, ditunggu, dan dikenang. Pengalaman ini meninggalkan kesan yang dapat terus tumbuh dalam semangat belajar mereka ke depan.

Dirinya berharap, dengan semangat kolaborasi antara sekolah, tenaga pendidik, dan tim perpustakaan, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah kecil ini menjadi bagian dari gerakan besar dalam menumbuhkan generasi yang cerdas, berani, dan cinta ilmu pengetahuan sejak usia dini. (ks-taud)

TAUD SaQU Al Umm Barabai Terima Kunjungan Studi Tiru PAUD IT Ukhuwah Banjarmasin

Barabai, al-umm.or.id – TAUD SaQu Al Umm Barabai mendapat kunjungan dari PAUD IT Ukhuwah Banjarmasin, Rabu (10/9). Kunjungan dan silaturahmi tersebut dilakukan oleh Kepala Sekolah dan Koordinator Qur’an PAUD IT Ukhuwah Banjarmasin. Tujuannya adalah dalam rangka studi tiru tentang metode dan penerapan program tahfizh Al-Qur’an yang diterapkan di TAUD SaQu Al Umm Barabai.

Kedatangan ustadz dan ustadzah dari PAUD IT Ukhuwah disambut dengan penuh kehangatan oleh Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi, A.Md.Kep., S.Pd., bersama tim pengajar. Kepala TAUD menyampaikan rasa syukur atas kunjungan ini.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami menerima kunjungan dari PAUD IT Ukhuwah Banjarmasin. Semoga pertemuan ini membawa keberkahan, dan apa yang kami jalankan di sini bisa menjadi inspirasi serta manfaat bersama,” ujar Rahmi.

Kunjungan tersebut menjadi momen yang penuh makna karena mempertemukan dua lembaga pendidikan Islam, yang memiliki visi yang sejalan dalam mendidik anak-anak dengan nilai-nilai Al-Qur’an, dan mengembangkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak masa kanak-kanak.

Kegiatan ini juga menjadi ruang bertukar pengalaman, dan menggali inspirasi dalam mengembangkan metode pembelajaran tahfizh yang efektif dan menyenangkan bagi anak-anak, dalam dunia pendidikan anak usia dini berbasis Islam.

Dalam momen tersebut, Maulida Rahmi menjelaskan secara rinci, tentang bagaimana program tahfizh dijalankan secara sistematis. Mulai dari penyusunan kurikulum target hafalan Qur’an, metode hafalan, rutinitas harian anak, hingga strategi dalam membangun motivasi dan konsistensi anak dalam menghafal dengan hasil yang mutqin.

Selanjutnya para tamu juga diajak mengamati langsung kegiatan pembelajaran di kelas. Menyaksikan bagaimana proses tahfizh berjalan. Sesi ini memberikan kesempatan bagi PAUD IT Ukhuwah untuk melihat secara nyata bagaimana metode tahfizh dipraktikkan di lembaga TAUD SaQu Al Umm Barabai.

Kepala PAUD IT Ukhuwah Banjarmasin, Hadijah Mariana, S.Pd.I., S.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan untuk berkunjung dan belajar langsung dari TAUD SaQu Al Umm.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutannya. Kami senang bisa berkunjung dan melihat langsung kegiatan tahfizh di sini. Ini sangat bermanfaat bagi kami untuk memperdalam pemahaman dan mengembangkan program tahfizh di sekolah kami,” ujar Hadijah.

Semoga kegiatan studi tiru ini bermanfaat dan memberikan kontribusi dalam melahirkan generasi qur’ani. (ks-taud)

LEMBAGA PENDIDIKAN AL UMM HULU SUNGAI TENGAH TERIMA KUNJUNGAN STUDI TIRUGURU TAUD SaQU AL UMM TABALONG

Barabai, Al-Umm.or.id – 9 orang Ustadzah dari Lembaga Pendidikan Yayasan Al Umm Tabalong yang dipimpin oleh Ustadzah Sarah, selaku Kepala Sekolah Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Tabalong melakukan studi tiru ke TAUD SaQu Al Umm dan Pendidikan Program Tahfizh Qur’an Paket Setara SD PKBM Al Umm Barabai (17/2).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung, praktek Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang diterapkan oleh Lembaga Pendidikan dalam ruang lingkup Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, sehingga hal-hal yang berkesesuaian dapat diadopsi untuk meningkatkan kinerja guru dan kepala sekolah di Lembaga Pendidikan Yayasan Al Umm Tabalong.

Pada kesempatan tersebut, seluruh Ustadzah melihat langsung proses pembelajaran dari pagi hingga waktu pulang, dengan melakukan observasi di tiap kelas, baik di TAUD SaQu Al Umm maupun di PKBM. Tidak hanya melihat secara langsung rangkaian kegiatan, namun seluruh guru aktif bertanya dan mencatat hal-hal penting yang diamati.

“Sangat menarik, seluruh anak dapat dihandle oleh guru dengan baik, pembelajaran pun sangat menyenangkan untuk setiap anak” ujar salah satu ustadzah yang melihat kegiatan pembelajaran di TAUD SaQu Al Umm Barabai.

Selain melihat langsung pembelajaran di kelas, Ustadzah Sarah, selaku Ketua Rombongan juga bertanya lebih lanjut terkait dengan administrasi kantor, bagaimana mengelola sekolah, administrasi guru, kegiatan peningkatan kompetensi guru, dan lain-lain.

Menjelang berakhirnya kunjungan, rombongan tersebut melakukan dialog singkat dengan Sekretaris Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, S. Enggo Widodo dan Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi.

Kepala Sekolah TAUD SaQu Al Umm Tabalong, yang akrab dipanggil dengan Teh Sarah mengaku senang dengan hasil yang diperolehnya dalam kunjungan tersebut.

“Jujur, sebenarnya satu hari kurang untuk belajar di sini, sangat berkesan sekali dapat belajar dari rekan-rekan TAUD SaQu Al Umm Barabai dan PKBM Al Umm Barabai. Tadi juga berkesempatan ke Rumah Tahfizh Putri dan bertemu dengan Ustadz Hasbi, Ketua Yayasan Al Umm HST,” jelas teh Sarah.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, S. Enggo Widodo berharap kunjungan tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak. Selain kedua pihak bisa saling bertukar informasi yang berkaitan dengan lembaga pendidikan, dimungkinkan juga keduanya untuk membangun kerjasama terkait potensi yang bisa dikembangkan bersama.

“Mudah-mudahan kegiatan ini memiliki banyak manfaat, dan ada praktik baik yang bisa dibawa pulang. Terus semangat untuk mengembangkan Lembaga Pendidikan di lingkup Yayasan Al Umm Tabalong. Semoga kawan-kawan senantiasa dimudahkan Allah, untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi generasi Islam yang diamanahkan kepada kita,” tutup Enggo. (mr-taud)

Class Meeting Ceria TAUD SaQu Al Umm Barabai

Barabai, alumni.or.id – TAUD SaQu Al Umm Barabai adakan class meeting setelah pekan efektif pembelajaran selesai. Kegiatan ini untuk mengisi waktu menunggu pembagian rapor hasil belajar.

Class meeting diisi dengan beberapa fun game yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan fisik, pengetahuan, kerja sama antar anak, serta menambah keakraban. Tidak hanya itu, selain menyenangkan bagi anak, kegiatan tersebut juga mendidik.

Class meeting ini berlangsung selama satu pekan. Hari pertama, Senin (09/12) diisi dengan permainan memindahkan balok kecil menggunakan kaki dengan melompat melewati garis. Permainan ini berfokus pada kemampuan fisik motorik dan konsentrasi, agar balok yang dipindahkan tidak jatuh.

Hari kedua, diisi dengan permainan tarik tambang yang menguji kekuatan fisik dan semangat tim. Permainan ini untuk menumbuhkan rasa kerja sama antar anak dan semangat gotong royong guna mencapai tujuan.

Hari ketiga, anak-anak bermain estafet bola. Kegiatan yang bertempat di halaman sekolah ini bertujuan untuk menstimulasi perkembangan fisik motorik anak disertai dengan stimulasi sosial emosional serta rasa percaya diri anak.

Hari keempat, mengambil salah satu permainan tradisional yaitu lompat tali dengan karet gelang. Selain melatih fisik anak, kegiatan ini juga mengenalkan permainan tradisional kepada anak.

Pada hari kelima, sebagai penutup kegiatan class meeting diisi dengan kegiatan bermain yang dikombinasikan dengan teknologi, agar anak mengenal bahwa teknologi juga dapat dimanfaatkan dengan positif, sebagai tempat bermain sekaligus belajar. Dengan permainan yang menggunakan aplikasi Quizizz ini, anak dapat menguji pengetahuannya dengan cara yang menyenangkan.

Melalui kegiatan class meeting yang diisi dengan fun game ini, diharapkan dapat mengembangkan keterampilan moral, sosial, bahasa, kognitif dan fisik anak. Selain itu, kegiatan tersebut juga membantu anak lebih mengenal teman-temannya menciptakan rasa kebersamaan dan meningkatkan semangat tim. Manfaat lainnya juga memberikan ruang bagi anak untuk bersenang-senang dan belajar dalam suasana yang positif. (ks-taud)

Tumbuhkan Sikap Kreatif dan Jujur Sejak Usia Dini melalui Market Day dan Gelar Karya

Barabai, alumm.or.id – Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai melaksanakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman nyata bagi anak.

P5 kali ini mengambil topik “Aku Cinta Indonesia” dengan tema “Kreasi Nusantara: Berdagang dengan Jujur Disayang Allah”. Kegiatan yang berlangsung selama satu pekan dengan kegiatan puncak pada Jum’at, (22/11).

Kegiatan tersebut juga berkolaborasi dengan wali murid sebagai penyedia produk yang akan dijual anak di stand masing-masing.

Hari pertama, Senin (18/11) diisi dengan kegiatan pengenalan tentang jual beli, apa itu jual beli, serta adab-adab jual beli dalam syariat Islam.

Hari kedua, anak-anak membuat hiasan untuk stand market day, membuat nama kelas masing-masing, atribut dan lain-lain, yang akan ditampilkan selama market day dan gelar karya. Kegiatan tersebut masih berlangsung hingga hari ketiga.

Hari keempat, kegiatan dilanjutkan dengan membuat daftar menu yang akan dijual di stand market day. Semua kegiatan dilakukan dengan bimbingan ustadzah serta sesuai dengan kemampuan anak.

Pada hari kelima sebagai puncak kegiatan, anak-anak secara bergantian menjadi penjual di stand kelas masing-masing. Anak-anak belajar secara langsung, tentang bagaimana proses jual beli yang sesuai syariat, bagaimana bersikap jujur terhadap produk yang dijual, melayani pembeli, serta bagaimana menarik pembeli.

Kegiatan ini juga mengenalkan anak tentang numerasi pada mata uang, melakukan penerapan ilmu penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, wali siswa tidak hanya membantu menyediakan produk yang akan dijual anak, namun juga melibatkan mereka sebagai pembeli, dan dimeriahkan juga oleh warga sekitar sekolah yang turut berkunjung.

Salah satu orang tua siswa, Lisna Zairini selaku orang tua dari ananda Adeena mengatakan bahwa dirinya menyambut baik kegiatan tersebut dan dirinya merasa senang. “Alhamdulillaah dengan adanya kegiatan ini, anak-anak sangat antusias, terutama pada kegiatan market day, karena anak-anak bisa berbelanja dan berdagang secara langsung. Selain itu, melalui gelar karya orang tuanya dapat melihat hasil karya anak. Semoga kedepannya lebih bisa besar lagi dalam mengadakan kegiatan ini,” harap Lisna.

Di tempat yang sama, Sabariah, selaku orang tua ananda Akmal juga berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan. “Masyaallah, dengan kegiatan ini anak-anak diajarkan jual beli secara langsung, sehingga anak-anak sangat antusias dan senang. Kegiatan ini sangat seru dan luar biasa dapat memberikan gambaran buat anak-anak dalam kegiatan sehari-hari,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, para pengunjung tidak hanya dapat membeli jajanan di setiap stand kelas, namun juga dapat berkeliling melihat hasil karya anak-anak TAUD SaQu Al Umm Barabai selama satu semester. Berbagai karya yang dihasilkan anak, menunjukkan kreativitas anak usia dini yang beragam, tentu yang paling penting adalah proses dari membuat karya tersebut.

Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi mengatakan bahwa kegiatan ini mungkin tampak sederhana namun banyak hal yang dapat anak pelajari. Tujuan lain kegiatan itu adalah menguatkan rasa percaya diri pada anak, rasa tanggung jawab dan rasa gotong royong. “Kegiatan ini sudah mencakup stimulasi 6 aspek perkembangan anak. Semoga dengan adanya kegiatan ini anak-anak mendapat pengalaman berharga, yang akan menjadi bekal untuk anak di masa mendatang.” pungkas Ustadzah Rahmi. (ks-taud)

ALHAMDULILLAH, PKBM AL UMM BARABAI DAN TAUD SAQU AL UMM BARABAI RAIH JUARA I LOMBA TINGKAT KALIMANTAN SELATAN

Banjarbaru – Dua Lembaga Pendidikan dalam naungan Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah berhasil meraih prestasi gemilang, dalam lomba paparan strategi implementasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS) Festival Kurikulum Merdeka & Festival Sekolah Sehat di BPMP Provinsi Kalimantan Selatan, Banjabaru (03/05/24). Kedua lembaga tersebut adalah PKBM Al Umm Barabai dan TAUD Al Umm Barabai. Masing-masing berhasil menjadi juara 1 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan untuk kategori PKBM dan PAUD,
Lomba yang diikuti oleh berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Kalimantan Selatan ini, bertujuan untuk mendorong inovasi dan implementasi program-program kesehatan sekolah yang efektif. Dalam lomba tersebut, Ahmad Rizqi Zaidi yang mewakili PKBM Al Umm Barabai dan Maulida Rahmi yang mewakili TAUD SaQu Al Umm Barabai, berhasil menunjukkan keunggulan dalam menyajikan strategi implementasi GSS yang berfokus pada kesehatan lingkungan, kesehatan fisik, dan kesehatan mental di lingkungan sekolah melalui presentasi yang informatif dan terstruktur.
Dalam presentasinya, mereka berdua berhasil meyakinkan para juri melalui paparan yang komprehensif dan terstruktur. Mereka tidak hanya menggambarkan program-program yang telah mereka terapkan, tetapi juga menyajikan data konkret mengenai dampak positif dari implementasi GSS di lingkungan sekolah masing-masing.
Dalam komentar usai kemenangan tersebut, Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi yang diraih oleh pihaknya. Dirinya memberikan penekanan terhadap pentingnya kerjasama tim, dan prestasi yang diraih inilah salah satu hasilnya, terutama dalam dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan berkualitas.
Sementara itu, Kepala Sekolah TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi menyatakan bahwa kemenangan ini akan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berinovasi, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik di PKBM Al Umm Barabai maupun di lembaga yang dipimpinnya, TAUD SaQu Al Umm Barabai.
Prestasi yang diraih dalam lomba Paparan Strategi Implementasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS) ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi PKBM Al Umm Barabai dan TAUD SaQu Al Umm Barabai. Namun lebih dari itu, diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya, guna mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan berkualitas di Kalimantan Selatan. (tun_rtpi)

SERDIK TAUD SAQU AL UMM MENANGI LOMBA CERDAS CERMAT DAN LOMBA MEWARNA DI KEGIATAN PERJUSA

Barabai – Peserta didik Kelas Ta TAUD SaQu Al Umm Barabai meraih juara lomba cerdas cermat dan lomba mewarna dalam rangkaian kegiatan Perkemahan Jum’at Sabtu, di SDN 2 Barabai Timur, Sabtu (02/03/24).

Dari 2 grup yang dikirim TAUD SaQU Al Umm Barabai untuk Lomba Cerdas Cermat, grup Amirah dan Uwais meraih juara 1 dari 20 grup. Sedangkan wakil pada Lomba Mewarna, Assyifa Putri Zazkia Nurani, meraih juara 2 dari total 99 peserta. Pemenang lomba langsung diumumkan di hari yang sama, setelah rangkaian kegiatan lomba berakhir.

Semua kegiatan lomba dilaksanakan secara offline di area SDN 2 Barabai Timur. Lomba cerdas cermat menggunakan Game Kahoot pada Chromebook yang disediakan oleh panitia. Peserta menjawab pertanyaan yang muncul di layar disertai dengan tampilan leaderboard yang menunjukkan skor sesuai ketepatan dan kecepatan peserta.

Untuk lomba mewarna, peserta membawa peralatan mewarna sendiri dan lembar kertas mewarna disediakan oleh panitia.

Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Ustadzah Maulida Rahmi, mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh serdik dalam lomba tersebut. Hal itu membuktikan bahwa anak didiknya mampu bersaing dengan serdik dari sekolah lain.

“Alhamdulillah, ini adalah hal yang sangat membanggakan. Semoga pencapaian ini semakin meningkatkan bakat dan rasa percaya diri anak. Selamat kepada para juara dan tetap semangat kepada peserta lainnya, semua anak hebat,” kata ustadzah Rahmi mengomentari prestasi anak didiknya.

Salah seorang Guru TAUD SaQU Al Umm Barabai yang menjadi pendamping lomba, Ustadzah Rahmatul Janah tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya dan merasa bangga atas prestasi yang didapat.

“Ini merupakan prestasi baru yang didapat oleh sekolah, sebelumnya belum pernah. Semoga ke depan, makin banyak lagi prestasi yang ditorehkan oleh anak-anak dengan izin Allah,” imbuh Ustadzah Matul penuh harap.

Di momen yang sama, pendamping lainnya, Ustadzah Kisnawati merasa senang dan terharu.

“Alhamdulillah, ternyata anak-anak kita memiliki bakat dan kemampuan untuk bersaing di kategori anak seusianya.” imbuh Ustadzah Kisna. (mr – taud)

SERDIK TAUD SaQU AL UMM IKUTI LOMBA CERDAS CERMAT DAN MEWARNA

Barabai – Peserta didik (serdik) Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai Kelas Ta mengikuti Lomba Cerdas Cermat dan Lomba Mewarna, yang diselenggarakan oleh SDN 2 Barabai Timur dalam rangkaian kegiatan Perjusa Perkemahan Jum’at Sabtu (Perjusa), Sabtu (02/03/24).

Kedua lomba tersebut khusus untuk serdik tingkat TK B atau dengan penyebutan nama lain, berlangsung selama satu hari dengan lokasi berbeda, namun masih di area SDN 2 Barabai Timur.

TAUD SaQu Al Umm mengirimkan 4 orang serdiknya untuk lomba cerdas cermat, yang dibagi menjadi 2 grup. Grup 1 terdiri dari Uwais dan Amirah, dan grup 2 terdiri dari Faris Rafisqy Al Faisali dan Muhammad Husein Nafarin.

Adapun untuk lomba mewarna, serdik yang dikirim sebanyak 5 orang, yaitu Alifa Salma Alhusna, Nadzwa, Yumna Al Katiri, Husna Nafarin dan Assyifa Putri Zazkia Nurani.

Selama kegiatan lomba tersebut, para serdik didampingi oleh 4 Guru Kelas Ta. Salah seorang guru, Rusmiati mengaku sangat senang bisa mendampingi anak-anak dalam mengikuti lomba tersebut.

“Alhamdulillah, anak-anak kami sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan lomba,” ujar Ustadzah Ati, begitu dia biasa disapa.

Sementara itu, Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Ustadzah Maulida Rahmi, mengatakan bahwa tujuan utama pihaknya mengikutsertakan para serdiknya dalam kegiatan lomba tersebut, adalah untuk melatih rasa percaya diri anak.

“Hal terpenting dari mengikuti lomba bagi anak usia dini adalah untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak, bersenang-senang serta bertemu hal baru. Sedangkan masalah juara, itu hanya bonus saja.” kata Ustadzah Rahmi. (mr-taud)

Efektifkan Portal Online, Al Umm HST Gelar Bimtek Pengelolaan Media

Barabai, Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah melalui PKBM Al Umm Barabai menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Dokumentasi dan Publikasi untuk tim media informasinya, Jum’at (3/11/2023) bertempat di Aula Belajar PKBM Al Umm Barabai.

Bimtek yang diikuti 15 peserta berasal dari perwakilan tiap jenjang lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Al Umm HST, yakni TAUD Saqu Al Umm Barabai dan PKBM Al Umm Barabai dengan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C.

Penyelenggara kegiatan, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk mengefektifkan portal Yayasan Al Umm HST yang sudah ada.

Setelah kegiatan ini, Rizqi yang menjabat Ketua PKBM Al Umm Barabai ini meminta kepada semua peserta dapat berkontribusi dalam pengelolaan informasi kegiatan di lembaganya masing-masing, untuk dipublikasikan kepada masyarakat luas.

”Setelah mengikuti kegiatan, saya berharap kita sudah bisa memulai mengolah berita pada web yang sudah ada, sehingga bisa menjadi media informasi sekaligus promosi bagi lembaga pendidikan kita,” ujar Rizqi.

Sesi pertama pada Bimtek ini materi berfokus pada masalah Pengenalan Jurnalistik dan Teknik Penulisan Berita, yang disampaikan oleh Sekretaris Yayasan Al Umm HST, S. Enggo Widodo.

Dalam materinya, Enggo menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan jurnalistik secara praktis. Dikatakannya bahwa dalam aktivitas jurnalistik, berita yang ditulis harus berdasarkan fakta dan realitas dinamika yang terjadi di masyarakat dan lingkungan.

“Selain harus menulis sesuai fakta dan realita yang ada, seorang jurnalis juga harus memiliki wawasan yang luas dan kepekaan yang tinggi terhadap dinamika yang ada, sehingga bisa memilih cara yang terbaik dalam menyampaikan informasi, tanpa harus menimbulkan masalah yang tidak perlu. Apalagi saat ini kita berhadapan dengan teknologi yang memungkinkan kita menyampaikan informasi secara langsung dan real time,” jelas Enggo.

Lebih lanjut Enggo mengatakan, berita yang ditulis atau ditayangkan harus lengkap isinya sehingga tidak membuat khalayak berinterpretasi liar dan sesat pikir.

“Berita yang bagus, harus mengandung 5W+1H, yakni what, who, why, when, where serta how. Kita tidak perlu membuat pembaca penasaran seperti halnya kita membuat cerita bersambung,” ujar Enggo.

Dikesempatan tersebut, Enggo mencotohkan beberapa berita yang bisa ditulis, diantaranya berita tentang kegiatan pembelajaran keterampilan, klasikal, perlombaan, atau kegiatan rutinitas maupun kondisional. Semua bisa ditulis dan dikemas sedemikian rupa sehingga menarik perhatian pembaca.

“Hal terpenting yang harus kita perhatikan ketika menulis sebuah berita adalah jangan pernah kita menyebarkan berita hoaks, berita palsu, dan fitnah. Informasi atau berita yang kita tulis bisa menjadi kebaikan bagi kita. Namun jika kita salah, berita tersebut bisa mendatangkan kerusakan bagi masyarakat. Intinya, apapun yang kita tulis, mengandung konsekuensi terhadap kita, sehingga harus kita lakukan dengan penuh rasa tanggung jawab,” pungkas Enggo mengakhiri materinya.