SERDIK PKBM AL UMM BARABAI IKUTI TES SCREENING KESEHATAN

Barabai – PKBM Al UMM Barabai Program Paket A Setara SD mendapatkan kunjungan Tim UKS Puskesmas Barabai (08/03/24). Kedatangan mereka sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan siswa, salah satunya melalui Kegiatan Tes Screening Kesehatan yang merupakan program rutin setiap tahun.

Tes screening kesehatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas 1 – 6 sebanyak 141 orang. Kegiatannya meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, serta pemeriksaan kesehatan telinga, ketajaman mata dan penyuluhan tentang minum obat cacing.

Tujuan screening kesehatan ini, diantaranya adalah untuk deteksi dini kesehatan peserta didik. Ada juga sosialisasi minum obat cacing yang harus diminum serdik kelas 1 – 3. Adapun untuk kelas 4 – 6, berupa penyuluhan tentang mengenal masa pubertas, baik laki-laki maupun perempuan.

Tim screening beranggotakan dokter, perawat, perawat gigi, dan petugas laboratorium. Mereka melakukan tes screening kesehatan Kelas 1-3, berupa tes tajam penglihatan, pemeriksaan fisik, pemeriksaan telinga, pemeriksaan gigi, dan penyuluhan.

Hasil dari kegiatan screening diserahkan kembali ke sekolah untuk ditindak lanjuti. Bagi serdik yang perlu tindakan medis, diberikan rujukan agar dapat memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat.

Kasus yang banyak dijumpai adalah dalam hal ketajaman penglihatan. Setiap kelas hampir ada saja yang minus, karena tajam penglihatannya berkurang, sehingga perlu alat bantu kaca mata.

Penanggung jawab Program Paket A PKBM Al Umm Barabai, Abdul Ghani Majidi, S.Ag, mengatakan bahwa pembicaraan dengan petugas puskesmas juga membahas tentang stunting.

“Petugas juga memberikan saran kepada kita tentang beberapa hal, diantaranya membiasakan anak gosok gigi di sekolah sebelum kegiatan belajar dengan kegiatan sikat gigi bersama terutama bagi kelas 1 – 3. Selain itu, disarankan mengadakan makan bersama di sekolah, yang menunya lebih kepada banyaknya protein seperti ikan dan sejenisnya,” jelas Ghani. (ms-sitq)

LAKUKAN EVALUASI, PKBM AL UMM BARABAI MENELAAH NILAI RAPORT PENDIDIKAN 2024

Barabai – Secara umum, Raport Pendidikan Tahun 2024 PKBM Al UMM Barabai berwarna hijau atau dengan kata lain bernilai baik. Namun demikian ada beberapa indikator yang nilainya mengalami penurunan. Untuk mengevaluasi hal tersebut dilaksanakan kegiatan In House Training (IHT) Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Penyusunan Asesmen Berbasis Data/ Menelaah Rapor Pendidikan 2024, di Aula PKBM Al Umm Barabai, (08/03/2024).
Sebagai informasi, Rapor Pendidikan merupakan indikator terpilih dari profil pendidikan yang merefleksikan prioritas Kemdikbudristek dan digunakan untuk menilai kinerja daerah dan satuan pendidikan. Kegiatan IHT ini diikuti oleh Pendidik dan Tenaga Kependidikan PKBM Al UMM Barabai, baik Paket A, B dan C serta dari TAUD SaQu Al Umm Barabai.
Sekretaris PKBM Al Umm Barabai, Novi Fitriany, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman dan meningkatkan kompetensi peserta yang berasal dari para pendidik dan tenaga kependidikan PKBM Al Umm Barabai, dalam menyusun asesmen berbasis data rapor pendidikan, diantaranya:

  1. Mengidentifikasi serta menelaah capaian rapor pendidikan dari hasil anbk tahun 2022 dan 2023
  2. Refleksi capaian rapor pendidikan tahun 2022, 2023 dan 2024
  3. Berbasis data rapor pendidikan, melakukan rencana tindak lanjut untuk melakukan perbaikan dan pembenahan pada pembelajaran
  4. Menyusun asesmen pembelajaran yang mengembangkan kemampuan literasi, numerasi dan kemampuan penalaran peserta didik
  5. Mengimplementasikan penyusunan asesmen melalui komunitas KomBel yang tertuang dalam modul ajar serta sesuai dengan capaian pembelajaran
    Penanggung jawab Paket A PKBM Al UMM Barabai, Abdul Ghani Majidi, S.Ag mengungkapkan bahwa salah satu hal yang menjadi penyebab turunnya nilai pada salah satu indikator adalah kurangnya pemahaman dari pada tutor, pendidik, tenaga kependidikan dan para peserta didik terhadap soal yang harus mereka jawab, baik itu dalam survey lingkungan belajar maupun dalam kegiatan ANBK.
    “Dari pengamatan, bisa dipastikan ketidaktepatan dalam menjawab diawali dari kurang tepatnya kami dan juga peserta didik dalam memahami pertanyaan. Oleh karenanya melalui kegiatan ini, akan terjadi pemahaman yang sama di antara kami, sehingga bisa menjelaskan sebaik mungkin kepada para peserta didik. Selain itu, pembiasaan untuk belajar menjawab perlu dilakukan agar kita tidak lagi bingung dalam memahami pertanyaan,” pungkas Ustadz Ghani, demikian dia biasa disapa. (ms-sitq)

PKBM AL UMM BARABAI TINGKATKAN KAPASITAS PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN NUMERASI

Barabai – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai melaksanakan Upgrading Teachers Capacity melalui Pelatihan Pengembangan Numerasi bagi para pendidik dan tenaga kependidikannya, baik dalam kapasitas sebagai wali kelas, pengampu mata pelajaran umum, agama dan halaqoh, di Aula PKBM Al Umm Barabai (8-9/03/24).
Pelatihan diikuti oleh 36 orang, terdiri dari Paket A 18 orang, Paket B 11 orang, Paket C 7 orang dan TAUD 5 orang. Tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan kemampuan pendidik dan tenaga kependidikan pada jenjang Paket A setara SD, Paket B setara SMP, Paket C setara SMA dan TAUD (KB dan TK) dalam hal numerasi. Kemampuan yang diharapkan adalah mereka dapat merancang aktivitas numerasi dalam pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk memiliki daya nalar dan pola pikir tingkat tinggi.
Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd mengharapkan semua peserta setelah pelatihan mampu dan berperan aktif, untuk mendiseminasikan dan menanamkan kemampuan berhitung dengan cara matematika ke dalam pembelajarannya masing-masing.
“Kawan-kawan diharapkan dapat mengembangkan sesuai mata pelajaran masing-masing, melalui desain tugas numerasi, menilai pembelajaran numerasi, dan merancang rencana aksi untuk pengembangan numerasi di jenjang sekolah masing-masing, serta menguatkan program dimaksud melalui praktek,” kata Rizqi menambahkan.
Sejalan dengan hal itu, Sekretaris Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, S. Enggo Widodo, S.IP., M.Eng, dalam arahannya mengatakan bahwa para tutor harus dan perlu kaya akan ide, gagasan, konsep ataupun strategi dalam memberikan pembelajaran kepada para peserta didik.
“Ketika kita dapat memahami tentang numerasi dengan baik, maka kita dapat mentransfer banyak ide kepada para peserta didik. Untuk merangsang kemampuannya, kita dapat melatihnya melalui soal-soal atau persoalan riel yang ada di masyarakat dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kita berharap para peserta didik tidak gagap saat nanti kembali ke masyarakat,” kata Enggo menjelaskan.
Pelatihan Pengembangan Numerasi bagi para tutor tersebut dibuka secara resmi oleh Penilik Pendidikan Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hj. Mauizatil Hasanah, S.Ag dengan menghadirkan narasumber Muhammad Afriyadi Ahsan, S.Pd, pelatih Guru Penggerak Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Usman, S.Pd.I, guru penggerak Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (ms-stiq)

SEMARAKKAN RAMADHAN, PKBM AL UMM GELAR LOMBA MENGHAFAL AL QUR’AN

Barabai – PKBM AL Umm Barabai menggelar lomba Musabaqoh Hifzhul Qur’an (MHQ) dengan para peserta didik Jenjang Paket A Setara SD sebagai pesertanya, di Masjid Al Umm Barabai dan Aula Lembaga Pendidikan Al Umm Barabai, (07/03/24).
Ketua Pelaksana, Arief Hidayat Noor menerangkan bahwa tujuan digelarnya lomba tersebut adalah untuk menghidupkan semangat membumikan Al-Qur’an di Bulan Suci Ramadan.
“Kami ingin memotivasi para peserta didik agar terus melanjutkan hafalan Al Qur’an sampai 30 juz,” terang Arief yang juga Koordinator Tahfizh PKBM Al UMM Barabai tersebut.
Perlombaan diawali dengan babak penyisihan yang diikuti oleh 60 orang peserta didik dari kelas 1 – 6. Dari jumlah tersebut kemudian tersaring sebanyak 25 orang peserta dan tersaring kembali hingga menyisakan sebanyak 15 orang yang nantinya akan masuk babak final.
Mereka yang masuk final pada kategori 1 juz seluruhnya merupakan peserta didik kelas 1 adalah Ahmad Arrifa’i, Aqila Putri Zahra, Kayla, Alif Hafizh Sharkan, dan Kayla El Zavier Aafiyah. Adapun 5 orang untuk kategori 2 juz, yaitu Faizar Arqana Al Faisali (kelas 2B), Abdillah Unais (kelas 4), M. Azzam Musyaffa (kelas 6), Reha Aisyi (kelas 5) dan Yumna (kelas 5). Sedangkan 5 orang untuk kategori 3 juz adalah Nia Cantika (kelas 5), Anatasya Bunga Oktaviana (kelas 6), Fatimah Izzah Nabila (kelas 6), Rahmatul Jannati As Shalihah (kelas 5), dan Anindya Maiza Shalihah (kelas 2B).
Lebih lanjut, Arief menjelaskan jika kriteria penilaian babak penyisihan dan babak final adalah sama, yaitu kelancaran hafalan, kefasihan bacaan, dan juga tajwid. Babak final Insya Allah akan dilaksanakan pada bulan Ramadhan dengan Juri yang akan menilai adalah Ustadz Noor Ahyadi Rahman dan Ustadz Muhammad Reza Pahlevi. Dirinya berharap, agar lomba MHQ juz 28-30 ini dapat tetap dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
“Selamat kepada para peserta yang masuk babak final. Semoga kita terus disehatkan oleh Allah dan terus semangat dalam menjaga hafalan Al Qur’an kita, yang mana Al Qur’an yang di hafalkan tersebut akan menjadi penolong di akhirat kelak,” pungkas Arief mengakhiri penjelasannya. (ms-sitq)

Tumbuhkan Sikap Cinta Buku sambil Refreshing, PKBM Al Umm Barabai Kunjungi Perpusda

Barabai – Dengan mengendarai beberapa mobil wisata, sebanyak 19 orang peserta didik Kelas 4 PKBM Al Umm Barabai Program Paket A Setara SD, di dampingi beberapa orang pengajar, menuju Perpustakaan Daerah (Perpusda) Hulu Sungai Tengah, dengan riang gembira. Senin (04/02/2024)

Kunjungan tersebut guna mengimplementasikan program P5 sebagai salah satu program Kurikulum Merdeka, diantaranya para peserta didik, dalam proses pembelajaran tidak hanya melakukan pembelajaran di kelas.

Salah seorang tutor yang mendampingi, Muhammad Reza Fahlevi, berharap program tersebut akan berlangsung secara berkesinambungan, guna meningkatkan literasi para peserta didik, sekaligus merefresh otak agar tidak mengalami kejenuhan.

“Rencananya, program ini akan dilaksanakan 2 bulan sekali, Insya Allah. Kali ini adalah yang ketiga,” ujar Reza.

Reza juga menambahkan, bahwa program tersebut diadakan untuk menambah semangat para peserta didik, agar lebih mencintai ilmu pengetahuan, karena buku adalah jendela dunia.

“Bahkan para ilmuwan dan ulama hebat tidak akan terlahir, terkecuali memiliki wawasan dan referensi yang luas. Oleh karena itu, meningkatkan semangat literasi untuk para peserta didik, sangatlah perlu kami pupuk, agar lebih semangat lagi dalam menuntut ilmu,” pungkas Reza (m.s – sitq)

Kelas VI Juara Lomba Kebersihan Kelas

Barabai – Kelas VI menjadi kampiun pada Lomba Kebersihan Kelas Bulan Februari 2024 di PKBM AL Umm Barabai Program Paket A Setara SD, yang diumumkan pada kegiatan Apel Rutin Hari Senin di halaman sekolah (04/02/2024)

Pengumuman pemenang disampaikan oleh Penanggung Jawab Program Paket A Setara SD, Abdul Gani Majidi, S. Ag. Untuk Juara II diraih oleh Kelas II A, dan Kelas I A meraih Juara III.

Kegiatan seperti itu sudah dilaksanakan selama 7 bulan dengan melibatkan seluruh kelas di Program Paket A Setara SD.

Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi. S,Pd menuturkan bahwa tujuan diumumkannya pemenang lomba di depan seluruh peserta didik, adalah untuk memotivasi yang lain agar memiliki semangat tinggi dalam menjaga kebersihan di kelas masing-masing.

“Harapannya, dengan adanya perlombaan seperti ini, dapat menjadi pembelajaran dan pembiasaan bagi peserta didik dalam menjaga lingkungan sekitar. Bila nanti sudah terbiasa, semoga dikemudian hari akan tumbuh kesadaran tentang pentingnya kebersihan lingkungan kita.

Sementara itu, menurut Nadia Nazmi selaku ketua panitia, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program UKS.

“Selain untuk memotivasi peserta didik dalam menjaga kebersihan dan kesehatan setiap harinya, kita berharap seluruh peserta didik dapat mencintai lingkungan dengan baik, seperti mereka mencintai dirinya sendiri.” pungkas Nadia. (ms-sitq)

Serdik PKBM Al Umm Barabai Ambil Bagian dalam Lomba Cerdas Cermat Tajwid Nasional

Barabai – Peserta didik (serdik) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai mengikuti mengikuti Lomba Cerdas Cermat Tajwid Nasional 2024 secara daring, yang diselenggarakan oleh Majelis Qiroat Indonesia (MQI), Sabtu (24/02/24).

Serdik yang mengikuti sebanyak 2 orang, yakni Nayla Alfara Kamila dari Kelas 9 dan Nasyitha Hanifah Widodo dari Kelas 11. Lombanya sendiri terbagi menjadi 3 sesi, yaitu sesi penyisihan, semifinal dan final.

Pembimbing lomba, Maulida Rahmi, A.Md.Kep. mengatakan bahwa dalam rangka persiapan lomba cerdas cermat tersebut, serdik diberikan latihan intensif selama seminggu guna memantapkan materi yang akan dilombakan.

“Matan Tuhfatul Athfal dan Matan Muqadimah Al-Jazariyah yang menjadi materi lomba kali ini, merupakan materi wajib pada mata pelajaran tajwid yang diajarkan di PKBM Al Umm Barabai. Oleh karena itu, kami memberanikan diri untuk mencoba mengikuti lomba ini,” jelas Rahmi yang juga merupakan pengajar Tajwid di PKBM Al Umm Barabai.

Sementara itu, Penanggung jawab Paket B dan Paket C Putri PKBM Al Umm, Nurul Mizaniah, Lc, mengatakan bahwa adanya kesempatan mengikuti lomba ini, harapannya akan menjadi pengalaman untuk kedua serdiknya dan juga lembaga, agar menambah keberanian dan kepercayaan diri dalam unjuk kemampuan ajang perlombaan lainnya.

“Meskipun saat ini belum bisa memenangi lomba, lembaga akan terus mendukung dan memberikan dorongan, agar keikutsertaan serdik PKBM Al Umm Barabai dikegiatan serupa atau yang lainnya nantinya semakin meningkat.” ungkap Nurul. (tun_rtpi)

Implementasikan P5, Serdik PKBM Al Umm Belajar Membuat Kerajinan Tangan

Barabai – Sebagai bentuk implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al UMM Barabai, melatih para peserta didik (serdik) membuat kerajinan tangan, Rabu dan Kamis (21-22/2-2024).

Kegiatan yang mereka beri label Hari Keterampilan tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat daya cipta setiap serdik dalam membuat karya.

Selain itu, kegiatan yang merupakan program Kurikulum Merdeka ini adalah sebagai upaya memfasilitasi setiap serdik agar dapat berekspresi dengan kreatif dan dapat memanfaatkan media atau bahan yang sudah di sepakati bersama wali kelas masing-masing, dari kelas 1 sampai 6.

Bentuk kerajinan yang dibuat oleh setiap kelas tersebut adalah:
Kelas 1, membuat kemoceng yang terbuat dari bahan tali rapia.
Kelas 2, membuat tempat tisu dari bahan kardus.
Kelas 3, membuat ecobrick dan membuat tempat pensil dari bahan kardus.
Kelas 4 dan 5, membuat miniatur peta timbul dari bahan bubur kertas.
Kelas 6, membuat vas bunga dari bahan botol kaca.

Kegiatan yang berlangsung 2 hari itu diikuti oleh para serdik dengan penuh semangat. Antusiasme mereka betul-betul tergambar dari bagaimana cara mereka membuat karya masing masing.

Salah seorang tutor, Eko Aryanto Maulana, S.Pd, mengatakan bahwa dengan adannya Hari Keterampilan tersebut, peserta didik dapat menyalurkan ekspresi dan kreatifitasnya masing masing yang sangat bermanfaat dalam proses mengasah kecerdasan otak.

“Selain itu, mengingat karya yang di buat memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda, dan nilai seni yang berbeda-beda pula tentunya, dari sini kita juga mengajarkan kepada serdik untuk bersabar dan saling menghargai satu sama lain,” kata Eko.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi mengatakan bahwa program dan kegiatan kreatif tersebut akan terus dilaksanakan dan dikembangkan oleh pihaknya.

“Harapannya, semakin seringnya kita melaksanakan kegiatan seperti ini, pembelajaran akan lebih dinamis dan tidak membosankan. Tidak kalah penting, metode seperti ini dapat bermanfaat dalam membentuk karakteristik pribadi serdik yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi, kreatif cinta akan seni,” kata Rizqi menjelaskan. (ms-sitq)

Serdik PKBM Al Umm Barabai Raih Medali Emas dalam Kompetisi Sains 2024

Barabai – Peserta didik (serdik) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai jenjang Paket B setara SMP, Asy Syifa dan jenjang Paket C setara SMA, Yasminda Az’zahra berhasil meraih Medali Emas dalam Kompetisi Sains se – Indonesia (KSSI) 2024 bidang Bahasa Arab. Pengumuman tersebut disampaikan di website resmi app.puskanas.id pada selasa (20/02/24) melalui akun masing-masing peserta.

KSSI 2024 merupakan event yang diadakan oleh Generasi Maju Indonesia (Gemanesia.ID) sebagai ajang kompetisi dalam bidang sains secara nasional. Tujuannya adalah memotivasi generasi muda Indonesia, untuk selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual, berdasarkan nama dan tata nilai yang baik, dapat menerapkan pengetahuan bidang sains dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi sarana evaluasi kemampuan serta mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk berkompetisi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Asy Syifa dan Yasminda Az’zahra ketika dikonfirmasi merasa sangat bersyukur atas pencapaian tersebut, sehingga bisa menjadi salah satu perwakilan yang mampu mengharumkan nama lembaga.

“ Semoga hal ini bisa memotivasi teman-teman lainnya untuk berpartisipasi juga di ajang serupa dan meraih juara,” ujar Yasminda.

Sementara itu, Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd mengaku bangga atas prestasi yang diraih kedua peserta didik dalam kompetisi KSSI 2024 ini. Hal itu menjadi bukti bahwa para serdik PKBM Al Umm mampu bersaing dengan siswa dari sekolah dan lembaga pendidikan lainnya.

“Semoga dengan pencapaian ini nantinya serdik bisa terus mengembangkan bakat dan prestasinya, sehingga mereka mampu bersaing dikompetisi-kompetisi lainnya.” harapnya. (tun-rtpi)

Bangun Komitmen Bersama, Orang Tua Calon Serdik Ikuti Rangkaian Observasi

Barabai, Orang Tua/ Wali Calon Peserta Didik (serdik) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Paket A Setara SD mengikuti serangkaian Observasi yang dilaksanakan oleh Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2024/2025, bertempat di Gedung Pembelajaran Paket A (17-18/2/2024).

Keterlibatan orang tua/ wali calon serdik tersebut bertujuan untuk mengetahui lebih detil melalui wawancara, terkait yang sudah dilakukan oleh mereka terhadap tumbuh kembang anak. Aspeknya meliputi kemampuan motorik, psikologis dan kemandirian anak.

Sebelumnya, terlebih dahulu orang tua calon serdik mengikuti observasi bacaan Al Qur’an, untuk mengetahui kemampuan orang tua dalam membaca Al Qur’an.

Hal tersebut terkait erat dengan program utama dari Pembelajaran di Program Paket A Setara SD yang berbasis Al Qur’an, sehingga peran orang tua sangat penting.

“Pembelajaran di Paket A PKBM Al Umm, selain mata pelajaran umum juga memuat pelajaran diniyah dan Tahfizh Qur’an. Oleh karenanya, peran orang tua sangat penting untuk benar-benar mendampingi putra-putrinya dalam pembelajaran di rumah,” ujar Abdul Gani Majidi, Penanggung Jawab Program Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai.

Selanjutnya, orang tua calon serdik juga mengikuti wawancara. Tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa jauh orang tua calon serdik paham visi dan misi dan Kegiatan Belajar Mengajar di PKBM Al Umm Barabai.

Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi mengatakan bahwa tingkat pemahaman orang tua terhadap sistem pembelajaran di lembaga yang dipimpinnya, akan sangat berpengaruh terhadap pencapaian keberhasilan serdik dalam pembelajaran.

“Bagian terpenting dari keterlibatan orang tua secara penuh ini adalah agar tercipta kepahaman dan kesepakatan antara orang tua dan lembaga dan bekerjasama secara maksimal untuk menghantarkan anak-anaknya berhasil dalam pembelajaran sesuai harapan bersama,” jelas Rizki.

Ditambahkan Rizqi, melalui kegiatan observasi tersebut, pihak orang tua dan lembaga dapat saling memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing guna membentuk generasi qur’ani, berakhlak mulia, berprestasi, berwawasan global serta cinta lingkungan. (ms-sitq)

Upaya Mengenal Calon Serdik, PKBM Al Umm Barabai Lakukan Observasi

Barabai, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai, melaksanakan kegiatan Observasi Calon Peserta Didik (Serdik) Baru jenjang Paket A Setara SD Tahun Pelajaran 2024/2025 di Gedung Pembelajaran Paket A PKBM Al Umm Barabai, (17-18/2/2024)

Observasi tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung tumbuh kembang anak sesuai umurnya, sehingga dapat dilihat dan dinilai seberapa jauh kesiapan anak untuk masuk jenjang Paket A ( Setara SD) berkaitan dengan motorik maupun psikologis.

Koordinator kegiatan, Muhammad Saripani mengatakan bahwa Observasi tersebut tidak terkait dengan diterima atau tidaknya Calon Serdik. Namun lebih menekankan sampai tahap mana anak tersebut dipersiapkan oleh orang tuanya, baik yang dilakukan di rumah maupun melalui jenjang pendidikan sebelumnya.

“Ini kami lakukan agar bisa memahami kondisi anak secara lebih spesifik, termasuk kemandirian anak. Hal itu kami perlukan dalam proses Kegiatan Belajar dan Mengajar, karena setiap anak dipastikan memiliki kemampuan yang berbeda-beda,” jelas Saripani.

Ditambahkannya, beberapa hal yang digali dari calon serdik diantaranya, kemampuan menulis nama lengkap, menulis angka 1-9, memasangkan gambar, menjumlah dan mengurang dengan gambar benda, mengenal gambar lingkaran, segi tiga, dan segi empat, menebalkan gambar, mengenal huruf latin, mengenal dan menyusun angka 1-9, mengenal huruf hijaiyah, menyusun puzzle, dan memakai sepatu/ kaos kaki. (ms-sitq)

Peserta Didik PKBM Al Umm Ambil Bagian dalam Kompetisi Sains se- Indonesia 2024

Barabai – Peserta didik (serdik) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai jenjang Paket B setara SMP, Asy Syifa dan jenjang Paket C setara SMA, Yasminda Az’zahra mengikuti Kompetisi Sains Se- Indonesia (KSSI) 2024 secara daring, Ahad (18/02/24). Keduanya mengikuti bidang lomba Bahasa Arab.

KSSI 2024 merupakan event olimpiade tingkat nasioal yang diadakan oleh Generasi Maju Indonesia (Gemanesia.ID) sebagai ajang kompetisi dalam bidang sains secara nasional.
Tujuannya adalah memotivasi generasi muda Indonesia untuk selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual berdasarkan nama dan tata nilai yang baik, dapat menerapkan pengetahuan bidang sains dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi sarana evaluasi kemampuan generasi muda Indonesia serta mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk berkompetisi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pembimbing lomba, Melda Nurhamna, S.Pd.I mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan yang sangat bagus untuk meningkatkan kemampuan serdik dalam bidang ilmu pengetahuan, khususnya bidang Bahasa Arab.

”Setelah kami mendapatkan pemberitahuan tentang perlombaan ini, kami langsung memilih peserta dengan melihat kemampuan mereka di bidang mata pelajaran yang di lombakan” ungkap Melda.

Dikatakannya, pendaftaran kegiatan tersebut dilakukan melalui website app.puskanas.id dengan membuat akun untuk masing-masing peserta lomba. Kemudian, pada saat pelaksanaannya, peserta diarahkan untuk menginput email dan password yang sudah dibuat saat pembuatan akun agar dapat mengakses soal yang diujikan.

Sementara itu, Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd mengatakan bahwa Lembaga akan selalu mendukung dan mendorong para serdiknya yang ingin berkompetisi dalam bidang apapun.

“Harapan kami, ke depan akan semakin banyak serdik yang terdorong untuk berkompetisi dalam bidang apapun guna meningkatkan kemampuannya, serta sebagai sarana mencari dan mengembangkan minat bakat mereka. Menang atau kalah bukan masalah. Namun, tentang bagaimana mereka mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan tersebut, itulah yang terpenting.” pungkas Rizqi. (tun_rtpi)