Barabai – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai dan Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai memastikan diri mewakili Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) untuk mengikuti Festival Kurikulum Merdeka & Festival Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan.
Keduanya mengikuti Lomba Paparan Strategi Implementasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS), masing-masing untuk kategori PKBM dan PAUD. Lomba yang diikuti oleh berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Kalimantan Selatan ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan implementasi program-program kesehatan sekolah yang efektif. Adapun peserta yang mewakili masing-masing adalah Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd selaku Ketua PKBM Al Umm Barabai dan Maulida Rahmi, A.Md.Kep selaku Kepala Sekolah TAUD SaQu Al Umm Barabai. Mereka berdua akan mengikuti tahap selanjutnya dengan melakukan presentasi di BPMP Kalimantan Selatan terkait paparan yang mereka susun bersama timnya.
Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd merasa antusias atas kesempatan yang di dapat oleh lembaga yang dipimpinnya. Untuk itu, dirinya tentu tidak akan menyia-nyiakannya.
“Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi lembaga kami dan merupakan sebuah kehormatan untuk mewakili Kabupaten HST dalam lomba ini. Selain itu, kesempatan ini menjadi penghargaan bagi kami di PKBM Al Umm Barabai dan TAUD SaQu Al Umm Barabai, atas upaya kami dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan berdaya. Saya yakin, paparan kami akan mencerminkan semangat dan dedikasi kami terhadap kesehatan pendidikan. Harapannya tentu kami berharap dapat menginspirasi dan memotivasi banyak orang untuk mengambil langkah serupa,” papar Rizqi Zaidi.
Sementara itu, Kepala Sekolah TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi, A.Md.Kep juga berharap, melalui kesempatan ini, nama PKBM Al Umm Barabai dan TAUD SaQu Al Umm Barabai dapat lebih dikenal lagi dan bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, saya tentu sangat bersyukur atas kesempatan ini. Saya berharap paparan kami dapat memberikan wawasan dan inspirasi bagi lembaga lain maupun orang lain untuk memprioritaskan kesehatan dalam lingkungan pendidikan di tempat masing-masing,” ungkapnya. (tun_rtpi)
Berita
Kelas VI Juara Lomba Kebersihan Kelas
Barabai – Kelas VI menjadi kampiun pada Lomba Kebersihan Kelas Bulan Februari 2024 di PKBM AL Umm Barabai Program Paket A Setara SD, yang diumumkan pada kegiatan Apel Rutin Hari Senin di halaman sekolah (04/02/2024)
Pengumuman pemenang disampaikan oleh Penanggung Jawab Program Paket A Setara SD, Abdul Gani Majidi, S. Ag. Untuk Juara II diraih oleh Kelas II A, dan Kelas I A meraih Juara III.
Kegiatan seperti itu sudah dilaksanakan selama 7 bulan dengan melibatkan seluruh kelas di Program Paket A Setara SD.
Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi. S,Pd menuturkan bahwa tujuan diumumkannya pemenang lomba di depan seluruh peserta didik, adalah untuk memotivasi yang lain agar memiliki semangat tinggi dalam menjaga kebersihan di kelas masing-masing.
“Harapannya, dengan adanya perlombaan seperti ini, dapat menjadi pembelajaran dan pembiasaan bagi peserta didik dalam menjaga lingkungan sekitar. Bila nanti sudah terbiasa, semoga dikemudian hari akan tumbuh kesadaran tentang pentingnya kebersihan lingkungan kita.
Sementara itu, menurut Nadia Nazmi selaku ketua panitia, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu program UKS.
“Selain untuk memotivasi peserta didik dalam menjaga kebersihan dan kesehatan setiap harinya, kita berharap seluruh peserta didik dapat mencintai lingkungan dengan baik, seperti mereka mencintai dirinya sendiri.” pungkas Nadia. (ms-sitq)
SERDIK TAUD SAQU AL UMM MENANGI LOMBA CERDAS CERMAT DAN LOMBA MEWARNA DI KEGIATAN PERJUSA
Barabai – Peserta didik Kelas Ta TAUD SaQu Al Umm Barabai meraih juara lomba cerdas cermat dan lomba mewarna dalam rangkaian kegiatan Perkemahan Jum’at Sabtu, di SDN 2 Barabai Timur, Sabtu (02/03/24).
Dari 2 grup yang dikirim TAUD SaQU Al Umm Barabai untuk Lomba Cerdas Cermat, grup Amirah dan Uwais meraih juara 1 dari 20 grup. Sedangkan wakil pada Lomba Mewarna, Assyifa Putri Zazkia Nurani, meraih juara 2 dari total 99 peserta. Pemenang lomba langsung diumumkan di hari yang sama, setelah rangkaian kegiatan lomba berakhir.
Semua kegiatan lomba dilaksanakan secara offline di area SDN 2 Barabai Timur. Lomba cerdas cermat menggunakan Game Kahoot pada Chromebook yang disediakan oleh panitia. Peserta menjawab pertanyaan yang muncul di layar disertai dengan tampilan leaderboard yang menunjukkan skor sesuai ketepatan dan kecepatan peserta.
Untuk lomba mewarna, peserta membawa peralatan mewarna sendiri dan lembar kertas mewarna disediakan oleh panitia.
Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Ustadzah Maulida Rahmi, mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh serdik dalam lomba tersebut. Hal itu membuktikan bahwa anak didiknya mampu bersaing dengan serdik dari sekolah lain.
“Alhamdulillah, ini adalah hal yang sangat membanggakan. Semoga pencapaian ini semakin meningkatkan bakat dan rasa percaya diri anak. Selamat kepada para juara dan tetap semangat kepada peserta lainnya, semua anak hebat,” kata ustadzah Rahmi mengomentari prestasi anak didiknya.
Salah seorang Guru TAUD SaQU Al Umm Barabai yang menjadi pendamping lomba, Ustadzah Rahmatul Janah tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya dan merasa bangga atas prestasi yang didapat.
“Ini merupakan prestasi baru yang didapat oleh sekolah, sebelumnya belum pernah. Semoga ke depan, makin banyak lagi prestasi yang ditorehkan oleh anak-anak dengan izin Allah,” imbuh Ustadzah Matul penuh harap.
Di momen yang sama, pendamping lainnya, Ustadzah Kisnawati merasa senang dan terharu.
“Alhamdulillah, ternyata anak-anak kita memiliki bakat dan kemampuan untuk bersaing di kategori anak seusianya.” imbuh Ustadzah Kisna. (mr – taud)
SERDIK TAUD SaQU AL UMM IKUTI LOMBA CERDAS CERMAT DAN MEWARNA
Barabai – Peserta didik (serdik) Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai Kelas Ta mengikuti Lomba Cerdas Cermat dan Lomba Mewarna, yang diselenggarakan oleh SDN 2 Barabai Timur dalam rangkaian kegiatan Perjusa Perkemahan Jum’at Sabtu (Perjusa), Sabtu (02/03/24).
Kedua lomba tersebut khusus untuk serdik tingkat TK B atau dengan penyebutan nama lain, berlangsung selama satu hari dengan lokasi berbeda, namun masih di area SDN 2 Barabai Timur.
TAUD SaQu Al Umm mengirimkan 4 orang serdiknya untuk lomba cerdas cermat, yang dibagi menjadi 2 grup. Grup 1 terdiri dari Uwais dan Amirah, dan grup 2 terdiri dari Faris Rafisqy Al Faisali dan Muhammad Husein Nafarin.
Adapun untuk lomba mewarna, serdik yang dikirim sebanyak 5 orang, yaitu Alifa Salma Alhusna, Nadzwa, Yumna Al Katiri, Husna Nafarin dan Assyifa Putri Zazkia Nurani.
Selama kegiatan lomba tersebut, para serdik didampingi oleh 4 Guru Kelas Ta. Salah seorang guru, Rusmiati mengaku sangat senang bisa mendampingi anak-anak dalam mengikuti lomba tersebut.
“Alhamdulillah, anak-anak kami sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan lomba,” ujar Ustadzah Ati, begitu dia biasa disapa.
Sementara itu, Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Ustadzah Maulida Rahmi, mengatakan bahwa tujuan utama pihaknya mengikutsertakan para serdiknya dalam kegiatan lomba tersebut, adalah untuk melatih rasa percaya diri anak.
“Hal terpenting dari mengikuti lomba bagi anak usia dini adalah untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak, bersenang-senang serta bertemu hal baru. Sedangkan masalah juara, itu hanya bonus saja.” kata Ustadzah Rahmi. (mr-taud)
Implementasikan P5, Serdik PKBM Al Umm Belajar Membuat Kerajinan Tangan
Barabai – Sebagai bentuk implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al UMM Barabai, melatih para peserta didik (serdik) membuat kerajinan tangan, Rabu dan Kamis (21-22/2-2024).
Kegiatan yang mereka beri label Hari Keterampilan tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat daya cipta setiap serdik dalam membuat karya.
Selain itu, kegiatan yang merupakan program Kurikulum Merdeka ini adalah sebagai upaya memfasilitasi setiap serdik agar dapat berekspresi dengan kreatif dan dapat memanfaatkan media atau bahan yang sudah di sepakati bersama wali kelas masing-masing, dari kelas 1 sampai 6.
Bentuk kerajinan yang dibuat oleh setiap kelas tersebut adalah:
Kelas 1, membuat kemoceng yang terbuat dari bahan tali rapia.
Kelas 2, membuat tempat tisu dari bahan kardus.
Kelas 3, membuat ecobrick dan membuat tempat pensil dari bahan kardus.
Kelas 4 dan 5, membuat miniatur peta timbul dari bahan bubur kertas.
Kelas 6, membuat vas bunga dari bahan botol kaca.
Kegiatan yang berlangsung 2 hari itu diikuti oleh para serdik dengan penuh semangat. Antusiasme mereka betul-betul tergambar dari bagaimana cara mereka membuat karya masing masing.
Salah seorang tutor, Eko Aryanto Maulana, S.Pd, mengatakan bahwa dengan adannya Hari Keterampilan tersebut, peserta didik dapat menyalurkan ekspresi dan kreatifitasnya masing masing yang sangat bermanfaat dalam proses mengasah kecerdasan otak.
“Selain itu, mengingat karya yang di buat memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda, dan nilai seni yang berbeda-beda pula tentunya, dari sini kita juga mengajarkan kepada serdik untuk bersabar dan saling menghargai satu sama lain,” kata Eko.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi mengatakan bahwa program dan kegiatan kreatif tersebut akan terus dilaksanakan dan dikembangkan oleh pihaknya.
“Harapannya, semakin seringnya kita melaksanakan kegiatan seperti ini, pembelajaran akan lebih dinamis dan tidak membosankan. Tidak kalah penting, metode seperti ini dapat bermanfaat dalam membentuk karakteristik pribadi serdik yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi, kreatif cinta akan seni,” kata Rizqi menjelaskan. (ms-sitq)
Serdik PKBM Al Umm Barabai Raih Medali Emas dalam Kompetisi Sains 2024
Barabai – Peserta didik (serdik) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai jenjang Paket B setara SMP, Asy Syifa dan jenjang Paket C setara SMA, Yasminda Az’zahra berhasil meraih Medali Emas dalam Kompetisi Sains se – Indonesia (KSSI) 2024 bidang Bahasa Arab. Pengumuman tersebut disampaikan di website resmi app.puskanas.id pada selasa (20/02/24) melalui akun masing-masing peserta.
KSSI 2024 merupakan event yang diadakan oleh Generasi Maju Indonesia (Gemanesia.ID) sebagai ajang kompetisi dalam bidang sains secara nasional. Tujuannya adalah memotivasi generasi muda Indonesia, untuk selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual, berdasarkan nama dan tata nilai yang baik, dapat menerapkan pengetahuan bidang sains dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi sarana evaluasi kemampuan serta mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk berkompetisi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Asy Syifa dan Yasminda Az’zahra ketika dikonfirmasi merasa sangat bersyukur atas pencapaian tersebut, sehingga bisa menjadi salah satu perwakilan yang mampu mengharumkan nama lembaga.
“ Semoga hal ini bisa memotivasi teman-teman lainnya untuk berpartisipasi juga di ajang serupa dan meraih juara,” ujar Yasminda.
Sementara itu, Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd mengaku bangga atas prestasi yang diraih kedua peserta didik dalam kompetisi KSSI 2024 ini. Hal itu menjadi bukti bahwa para serdik PKBM Al Umm mampu bersaing dengan siswa dari sekolah dan lembaga pendidikan lainnya.
“Semoga dengan pencapaian ini nantinya serdik bisa terus mengembangkan bakat dan prestasinya, sehingga mereka mampu bersaing dikompetisi-kompetisi lainnya.” harapnya. (tun-rtpi)
Upaya Mengenal Calon Serdik, PKBM Al Umm Barabai Lakukan Observasi
Barabai, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai, melaksanakan kegiatan Observasi Calon Peserta Didik (Serdik) Baru jenjang Paket A Setara SD Tahun Pelajaran 2024/2025 di Gedung Pembelajaran Paket A PKBM Al Umm Barabai, (17-18/2/2024)
Observasi tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung tumbuh kembang anak sesuai umurnya, sehingga dapat dilihat dan dinilai seberapa jauh kesiapan anak untuk masuk jenjang Paket A ( Setara SD) berkaitan dengan motorik maupun psikologis.
Koordinator kegiatan, Muhammad Saripani mengatakan bahwa Observasi tersebut tidak terkait dengan diterima atau tidaknya Calon Serdik. Namun lebih menekankan sampai tahap mana anak tersebut dipersiapkan oleh orang tuanya, baik yang dilakukan di rumah maupun melalui jenjang pendidikan sebelumnya.
“Ini kami lakukan agar bisa memahami kondisi anak secara lebih spesifik, termasuk kemandirian anak. Hal itu kami perlukan dalam proses Kegiatan Belajar dan Mengajar, karena setiap anak dipastikan memiliki kemampuan yang berbeda-beda,” jelas Saripani.
Ditambahkannya, beberapa hal yang digali dari calon serdik diantaranya, kemampuan menulis nama lengkap, menulis angka 1-9, memasangkan gambar, menjumlah dan mengurang dengan gambar benda, mengenal gambar lingkaran, segi tiga, dan segi empat, menebalkan gambar, mengenal huruf latin, mengenal dan menyusun angka 1-9, mengenal huruf hijaiyah, menyusun puzzle, dan memakai sepatu/ kaos kaki. (ms-sitq)
Peserta Didik PKBM Al Umm Ambil Bagian dalam Kompetisi Sains se- Indonesia 2024
Barabai – Peserta didik (serdik) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai jenjang Paket B setara SMP, Asy Syifa dan jenjang Paket C setara SMA, Yasminda Az’zahra mengikuti Kompetisi Sains Se- Indonesia (KSSI) 2024 secara daring, Ahad (18/02/24). Keduanya mengikuti bidang lomba Bahasa Arab.
KSSI 2024 merupakan event olimpiade tingkat nasioal yang diadakan oleh Generasi Maju Indonesia (Gemanesia.ID) sebagai ajang kompetisi dalam bidang sains secara nasional.
Tujuannya adalah memotivasi generasi muda Indonesia untuk selalu meningkatkan kemampuan spiritual, emosional, dan intelektual berdasarkan nama dan tata nilai yang baik, dapat menerapkan pengetahuan bidang sains dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi sarana evaluasi kemampuan generasi muda Indonesia serta mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk berkompetisi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Pembimbing lomba, Melda Nurhamna, S.Pd.I mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan yang sangat bagus untuk meningkatkan kemampuan serdik dalam bidang ilmu pengetahuan, khususnya bidang Bahasa Arab.
”Setelah kami mendapatkan pemberitahuan tentang perlombaan ini, kami langsung memilih peserta dengan melihat kemampuan mereka di bidang mata pelajaran yang di lombakan” ungkap Melda.
Dikatakannya, pendaftaran kegiatan tersebut dilakukan melalui website app.puskanas.id dengan membuat akun untuk masing-masing peserta lomba. Kemudian, pada saat pelaksanaannya, peserta diarahkan untuk menginput email dan password yang sudah dibuat saat pembuatan akun agar dapat mengakses soal yang diujikan.
Sementara itu, Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd mengatakan bahwa Lembaga akan selalu mendukung dan mendorong para serdiknya yang ingin berkompetisi dalam bidang apapun.
“Harapan kami, ke depan akan semakin banyak serdik yang terdorong untuk berkompetisi dalam bidang apapun guna meningkatkan kemampuannya, serta sebagai sarana mencari dan mengembangkan minat bakat mereka. Menang atau kalah bukan masalah. Namun, tentang bagaimana mereka mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan tersebut, itulah yang terpenting.” pungkas Rizqi. (tun_rtpi)
Efektifkan Portal Online, Al Umm HST Gelar Bimtek Pengelolaan Media
Barabai, Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah melalui PKBM Al Umm Barabai menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Dokumentasi dan Publikasi untuk tim media informasinya, Jum’at (3/11/2023) bertempat di Aula Belajar PKBM Al Umm Barabai.
Bimtek yang diikuti 15 peserta berasal dari perwakilan tiap jenjang lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Al Umm HST, yakni TAUD Saqu Al Umm Barabai dan PKBM Al Umm Barabai dengan Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C.
Penyelenggara kegiatan, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk mengefektifkan portal Yayasan Al Umm HST yang sudah ada.
Setelah kegiatan ini, Rizqi yang menjabat Ketua PKBM Al Umm Barabai ini meminta kepada semua peserta dapat berkontribusi dalam pengelolaan informasi kegiatan di lembaganya masing-masing, untuk dipublikasikan kepada masyarakat luas.
”Setelah mengikuti kegiatan, saya berharap kita sudah bisa memulai mengolah berita pada web yang sudah ada, sehingga bisa menjadi media informasi sekaligus promosi bagi lembaga pendidikan kita,” ujar Rizqi.
Sesi pertama pada Bimtek ini materi berfokus pada masalah Pengenalan Jurnalistik dan Teknik Penulisan Berita, yang disampaikan oleh Sekretaris Yayasan Al Umm HST, S. Enggo Widodo.
Dalam materinya, Enggo menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan jurnalistik secara praktis. Dikatakannya bahwa dalam aktivitas jurnalistik, berita yang ditulis harus berdasarkan fakta dan realitas dinamika yang terjadi di masyarakat dan lingkungan.
“Selain harus menulis sesuai fakta dan realita yang ada, seorang jurnalis juga harus memiliki wawasan yang luas dan kepekaan yang tinggi terhadap dinamika yang ada, sehingga bisa memilih cara yang terbaik dalam menyampaikan informasi, tanpa harus menimbulkan masalah yang tidak perlu. Apalagi saat ini kita berhadapan dengan teknologi yang memungkinkan kita menyampaikan informasi secara langsung dan real time,” jelas Enggo.
Lebih lanjut Enggo mengatakan, berita yang ditulis atau ditayangkan harus lengkap isinya sehingga tidak membuat khalayak berinterpretasi liar dan sesat pikir.
“Berita yang bagus, harus mengandung 5W+1H, yakni what, who, why, when, where serta how. Kita tidak perlu membuat pembaca penasaran seperti halnya kita membuat cerita bersambung,” ujar Enggo.
Dikesempatan tersebut, Enggo mencotohkan beberapa berita yang bisa ditulis, diantaranya berita tentang kegiatan pembelajaran keterampilan, klasikal, perlombaan, atau kegiatan rutinitas maupun kondisional. Semua bisa ditulis dan dikemas sedemikian rupa sehingga menarik perhatian pembaca.
“Hal terpenting yang harus kita perhatikan ketika menulis sebuah berita adalah jangan pernah kita menyebarkan berita hoaks, berita palsu, dan fitnah. Informasi atau berita yang kita tulis bisa menjadi kebaikan bagi kita. Namun jika kita salah, berita tersebut bisa mendatangkan kerusakan bagi masyarakat. Intinya, apapun yang kita tulis, mengandung konsekuensi terhadap kita, sehingga harus kita lakukan dengan penuh rasa tanggung jawab,” pungkas Enggo mengakhiri materinya.
Selamat! Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai Raih Juara Terbaik 2 GTK Transformatif Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan
Barabai, al-umm.or.id — Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi, A.Md.Kep., S.Pd., berhasil meraih Juara Terbaik 2 kategori GTK Transformatif Kepala TK dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan, di Aula BGTK Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Jum’at-Ahad, 24-26 Oktober 2025.
Dalam ajang tersebut, Maulida Rahmi mewakili Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) untuk jenjang TK kategori kepala TK Transformatif. Sebagai seorang kepala sekolah yang inovatif dan berjiwa pemimpin, dirinya menunjukkan fokus dan semangat luar biasa, dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini berbasis inovasi, kreativitas, serta karakter kepemimpinan yang qurani.
“Alhamdulillah, pencapaian ini bukan hanya milik saya pribadi, tetapi merupakan hasil kerja keras, doa, dan dukungan seluruh keluarga besar TAUD SaQu Al Umm Barabai. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam dakwah dibidang pendidikan anak usia dini,” ungkap Rahmi penuh rasa syukur.
Lebih lanjut Rahmi mengatakan bahwa prestasi tersebut menjadi bukti nyata dari kerja sama dan kekompakan keluarga besar TAUD SaQu Al Umm Barabai, yang terus bergerak bersama dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini yang unggul dan berdaya saing, serta senantiasa berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa.
“Jazakumullahu khairan kami haturkan kepada seluruh pihak yang senantiasa memberikan dukungan, doa, dan semangat dalam setiap langkah perjuangan ini,” ujar Rahmi.
Salah satu guru TAUD SaQu Al Umm Barabai, Kisnawati turut menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan yang diraih kepala sekolahnya. “Kami sangat senang dan bangga kepada kepala sekolah kami. Beliau selalu memberi inspirasi dan motivasi kepada kami untuk terus berkembang. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan semangat belajar tidak pernah sia-sia,” ujarnya dengan penuh rasa bangga.
Berbekal pencapaian tersebut, Maulida Rahmi bersama tim TAUD SaQu Al Umm Barabai, berkomitmen untuk terus membangun generasi yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan berakhlak qurani, serta menjadi bagian dari gerakan besar pendidikan anak usia dini yang transformatif di Indonesia.
Selamat dan sukses selalu untuk Maulida Rahmi, Kepala Sekolah TAUD SaQu Al Umm Barabai! Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh kepala sekolah dan pendidik untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan anak usia dini di Indonesia. Semangat membangun! Semangat mendidik! Untuk Indonesia yang lebih baik. (ks-taud)
TAUD SaQu Al Umm Barabai Gelar Kegiatan Parenting Manajemen Emosi dalam Pengasuhan
Barabai, al-umm.or.id – TAUD SaQu Al Umm Barabai kembali mengadakan kegiatan yang mendukung tumbuh kembang anak usia dini melalui program parenting. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad (21/9) di Aula Pendidikan Yayasan Al Umm HST.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Manajemen Emosi dalam Pengasuhan” dengan menghadirkan salah seorang Psikolog di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Dwi Meiliyana Majidi, M.Psi., Psikolog. Tujuannya adalah memberikan pemahaman kepada para orang tua, mengenai cara-cara yang efektif dalam membantu mengelola emosi dalam pengasuhan.
Dalam paparannya, Dwi Meiliyana Majidi yang biasa dipanggil Bu Yana ini menyampaikan tentang bagaimana memanajemen emosi yang baik, untuk membantu anak mengenali, mengekspresikan, serta mengelola emosi secara sehat. Bu Yana juga menekankan peran penting respon orang tua dalam membentuk perkembangan emosional anak.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, para orang tua diberi kesempatan untuk bertanya dan narasumber juga memberikan solusi praktis. Seperti teknik pernapasan sederhana untuk meredakan emosi anak, metode bercerita sebagai sarana mengenal emosi, serta penggunaan pujian dan penghargaan untuk membangun rasa percaya diri anak.
“Senang sekali saya bisa menemani para ibu dan wali untuk bertumbuh bersama. Khususnya dalam hal pendampingan ilmu parenting, saya sangat merasakan antusiasme dari pihak sekolah dalam memfasilitasi ruang belajar seperti ini. Semoga kegiatan semacam ini terus ada, agar kita bisa berkembang bersama untuk menciptakan anak-anak yang bahagia,” Ujar Bu Yana.
Dalam sambutannya, kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi, AM.Kep, S.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi TAUD SaQu Al Umm Barabai, yang menempatkan kolaborasi antara sekolah dan orang tua, sebagai fondasi utama dalam pendidikan anak. Oleh karena itu, Rahmi menegaskan tentang pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan.
“Kami percaya, bahwa sinergi antara keluarga dan sekolah akan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menciptakan ruang belajar bersama yang bermanfaat,” Tegas Rahmi.

Para orang tua yang hadir menyambut baik kegiatan ini dan mengungkapkan rasa terima kasih atas materi yang diberikan. “Masya Allah, materinya sangat bermanfaat. Sebagai madrasah pertama bagi anak, ibu harus mampu mengelola emosi dengan baik agar menjadi teladan. Parenting ini sangat membantu memahami cara pengendalian emosi yang sehat. Semoga ada lagi kegiatan serupa kedepannya,” ujar Ibunda Syifa, Kelas Ta Al Qalam.
Semoga program seperti ini terus menjadi agenda rutin yang menguatkan peran ibu dan keluarga dalam membentuk generasi yang cerdas secara emosi dan spiritual. (ks_taud)
Puskesmas Laksanakan Tes Kebugaran Jasmani di PKBM Al Umm Barabai
Barabai, al-umm.or.id – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan anak, Puskesmas bekerja sama dengan PKBM Al Umm Barabai, menyelenggarakan Tes Kebugaran Jasmani khusus untuk peserta didik usia 10 tahun dan 10 tahun ke atas, Jumat dan Senin, 8 dan 11 Agustus 2025.
Pada kesempatan tersebut, Puskesmas Barabai mengadakan imunisasi HPV (Vaksinasi untuk mencegah kanker serviks pada perempuan) yang akan dilaksanakan pada hari Senin 11 Agustus 2025. Vaksinasi dilaksanakan dengan cara disuntik,
Kegiatan dilaksanakan di lingkungan PKBM Al Umm Barabai dengan suasana penuh semangat. Tim medis dari Puskesmas hadir lengkap dengan peralatan pemeriksaan, memastikan seluruh siswa mendapatkan layanan kesehatan secara menyeluruh.
Beberapa jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi:
Pengukuran Tensi Darah, untuk memantau tekanan darah dan mendeteksi gejala awal gangguan peredaran darah.
Pemeriksaan Mata, menggunakan kartu Snellen untuk mengukur ketajaman penglihatan.
Pemeriksaan Telinga, untuk memastikan telinga dalam kondisi bersih dan sehat.
Pemeriksaan Gigi, memeriksa kebersihan, susunan gigi, dan mendeteksi adanya gigi berlubang.
Tes Gula Darah, untuk mengetahui kadar gula darah sewaktu dan mendeteksi dini risiko diabetes.
Para Serdik diperiksa secara bergiliran dengan pendampingan guru, sehingga proses berjalan tertib. Beberapa serdik terlihat antusias dan penasaran saat diperiksa, terutama saat tes mata dan pemeriksaan gigi.
Menurut perwakilan dari tim medis Puskesmas, pemeriksaan tersebut sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan anak sedini mungkin.
“Dengan pemeriksaan rutin seperti ini, kita bisa mendeteksi dan menangani gangguan kesehatan sebelum berkembang menjadi masalah serius,” ujarnya.
Sementara itu, Pihak PKBM Al Umm Barabai mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas atas kepedulian dan kerja samanya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena kesehatan yang baik akan mendukung prestasi belajar siswa,” ungkap Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd, Kepala PKBM Al Umm Barabai.
Kegiatan Tes Kebugaran Jasmani ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap tahun, sehingga siswa dapat tumbuh sehat, bugar, dan siap menghadapi tantangan belajar di masa depan. (ms-sitq)
Bangun Kesepahaman Penyelenggaraan Pendidikan, Yayasan Al Umm HST Bangun Sinergi dengan Wali Peserta Didik Baru
Barabai, al-umm.or.id — Menyambut tahun ajaran baru 1447 H / 2025 M, Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah mengadakan pertemuan dengan Wali Peserta Didik Baru, Sabtu (12/7)/ 16 Muharram 1447 H, di Masjid Al Umm Barabai.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, Ustadz Muhammad Hasbi Ridhani, Lc, Sekretaris Yayasan Al Umm HST, S. Enggo Widodo, S.IP., M.Eng, Pengurus PKBM Al Umm Barabai, Ustadz dan Ustadzah Pendidikan Kesetaraan Program Tahfizh Qur’an Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai, Para Ustadzah Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai, dan Orang Tua/ Wali Serdik Baru Paket A Setara SD serta TAUD SaQu Al Umm Barabai.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Hasbi menegaskan bahwa keberhasilan proses belajar mengajar tidak bisa dilepaskan dari kerja sama tiga pilar utama pendidikan, yaitu: Yayasan/ Lembaga Pendidikan, Guru sebagai pendidik, dan Orang tua atau wali peserta didik sebagai pendamping anak di rumah.
Dikesempatan tersebut Ustadz Hasbi juga menjelaskan, bahwa kurikulum pendidikan di TAUD SaQu dan PKBM Al Umm tidak memasukkan unsur lagu-lagu atau musik, tetapi menekankan pembinaan karakter Qur’ani sejak usia dini.
“Anak-anak kita telah memulai langkah besar sejak usia dini, yakni membersamai Al-Qur’an. Ini adalah kebanggaan yang seharusnya dirasakan oleh setiap orang tua.
Nabi ﷺ bersabda:
‘خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ’
Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya,” terangnya dengan semangat.
Ustadz Hasbi juga mengingatkan pentingnya dukungan aktif orang tua dalam berbagai program sekolah seperti kajian parenting, kelas tahsin untuk orang tua, serta menunaikan kewajiban administrasi seperti pembayaran SPP.
Acara dilanjutkan dengan perkenalan seluruh Ustadz dan Ustadzah, Tenaga Pendidik dan Kependidikan dari TAUD SaQu dan PKBM Al Umm Barabai, yang di pandu oleh Koordinator Pendidikan Agama dan Pembinaan Mental, Abdul Gani Majidi, S.Ag, sekaligus menyampaikan tata tertib PKBM Al Umm Barabai. Dilanjutkan sambutan Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd terkait visi misi sekolah, kegiatan sekolah PKBM Al Umm Barabai dan struktur kepengurusan PKBM Al Umm Barabai. Penyampaian ditutup oleh Koordinator Tahfizh PKBM Al Umm Barabai, Arief Hidayat Noor terkait pengisian buku kontrol hafalan .
Penyampaian terakhir oleh Sekretaris Yayasan Al Umm HST, S. Enggo Widodo, S.IP., M.Eng., menyampaikan dua pesan penting, yakni:
- Wali Serdik diharapkan tidak bermudah-mudah untuk tidak mengekspos kekurangan lembaga di ruang publik, terutama media sosial, demi menjaga marwah lembaga yang terus berusaha untuk berbenah.
- Yayasan Al Umm Barabai membuka lebar terhadap saran dan kritik yang membangun, dengan cara yang santun dan melalui jalur yang tepat.
“Kami siap menerima masukan konstruktif, tapi mari kita jaga adab dalam menyampaikan. Lembaga ini dibangun untuk mendidik generasi Qur’ani, dan semua pihak perlu saling mendukung,” ujarnya.
Acara ini berlangsung dengan lancar, penuh kehangatan dan disambut antusias oleh seluruh wali serdik baru. Mereka menyatakan dukungan dan harapannya agar sinergi antara orang tua dan sekolah bisa terus terjaga, terutama selama masa pendidikan anak-anak mereka. (ms-sitq)
Konsolidasi Internal Paket A PKBM Al Umm Barabai Sambut Tahun Ajaran 2025/2026
Barabai, al-umm.or.id – Menandai dimulainya Tahun Ajaran 2025/2026, PKBM Al Umm Barabai melaksanakan Rapat Kerja pada Rabu, 9 Juli 2025, di Kantor Program Tahfizh Qur’an Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai. Kegiatan ini dihadiri pihak Yayasan Al Umm HST dan diikuti oleh Pengelola PKBM, Tenaga Pendidik dan Kependidikan Program Paket A.
Dalam arahannya, Ketua Yayasan Al Umm HST, Muhammad Hasbi Ridhani, Lc menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting untuk melakukan konsolidasi tim kerja, karena hanya dengan tim yang solid dan kompak, visi dan misi lembaga dapat lebih mudah untuk dicapai.
Selain itu, Ustadz Hasbi dia biasa dipanggil, menyampaikan bahwa untuk lebih mengefektifkan kerja tim yang ada, pada tahun ini dilakukan reposisi penanggung jawab di Program Tahfizh Quran Paket A Setara SD. Reposisi ini dilakukan sebagai penyegaran struktur yang sudah ada setelah dilakukan monitoring dan evaluasi kinerja tim kerja di struktur sebelumnya.
Dalam struktur yang baru, sebagai Penanggung Jawab Utama adalah Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd sekaligus sebagai Kepala PKBM Al Umm Barabai. Abdul Gani Majidi, S.Ag sebagai Penanggung Jawab Bidang Kesiswaan, Pembinaan Mental dan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Adapun sebagai Penanggung Jawab Ketahfizan adalah Arief Hidayat Noor.
“Reposisi ini jangan dimaknai seolah-oleh menurunkan jabatan atau asumsi negatif. Namun tlg dipahami sebagai bentuk penyegaran dan bagian dari strategi untuk menjawab tantangan zaman. Prinsipnya, dalam sebuah tim harus saling melengkapi dan ada pembagian tugas yang jelas, agar kerja dan tanggung jawabnya dapat dilaksanakan secara efektif. Oleh karena itu, melalui kepemimpinan Tiga Serangkai ini, kita kan semakin melesat ke depan ke arah yang lebih baik,” Ujar Ustadz Hasbi menjelaskan.
Ketua Yayasan Al Umm HST ini juga menegaskan target penting lembaga, yaitu memastikan seluruh lulusan kelas 6 memiliki bacaan Al-Qur’an yang tartil, sesuai makharijul huruf dan tajwid. Ini penting untuk menjadi perhatian semuanya, mengingat bahwa sekolah yang berada dalam naungan Yayasan Al Umm HST, basic pembelajarannya adalah Al Quran.
Sebagai penutup sambutannya, Ustadz Hasbi memberikan nasehat penting kepada seluruh peserta rapat. Dirinya mengingatkan bahwa profesi sebagai guru bukan semata pekerjaan, melainkan bentuk amal jariyah dan ladang pahala. Oleh karenanya, Dia meminta agar meniatkan segala aktivitas mendidik sebagai ibadah. Jangan tergantung pada nominal, tapi gantungkan harapan pada Ridha Allah,” tegasnya.
Pada tahun ajaran 2025/2026, Peserta Didik di Paket A berjumlah 149 orang yang dibimbing dan didampingi oleh 29 tenaga pendidik dan kependidikan, terdiri dari 10 ustadz dan 19 ustadzah. Dengan komposisi ini, diharapkan aktivitas Kegiatan Belajar dan Mengajar dapat berlangsung dengan baik dan efektif. (ms-sitq)
Menumbuhkan Cinta Membaca Sejak Dini, TAUD SaQu Al Umm BarabaiAntusias Sambut Perpustakaan Keliling
Barabai, al-umm.or.id – Pagi itu, suasana di Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) Sahabat Qur’an (SaQu) Al Umm Barabai dipenuhi keceriaan dan semangat anak-anak yang Insya Allah sholeh dan sholehah. Berbeda dari biasanya, di Jum’at pagi yang cerah, sekolah tersebut kedatangan tamu istimewa dari tim Perpustakaan Keliling, sebuah program literasi yang bertujuan untuk membawa akses bacaan ke berbagai daerah, termasuk lembaga pendidikan anak usia dini (8/8).
Kedatangan mobil perpustakaan disambut hangat oleh para ustadzah dan anak-anak. Mereka terlihat antusias saat deretan buku mulai ditata dan dibuka. Beragam buku menarik dibawa, mulai dari buku cerita islami, kisah para nabi, buku tentang binatang, hingga buku-buku bergambar penuh warna yang disukai anak-anak.
Kehadiran Perpustakaan Keliling menjadi momen yang sangat berarti bagi anak-anak. Mereka duduk dan membuka buku pilihannya. Meskipun masih usia dini, semangat mereka untuk membaca terlihat jelas dari cara mereka membuka buku lembar demi lembar yang penuh gambar dan warna, dan sebagian anak juga meminta ustadzah untuk menceritakan isi dari buku yang mereka pilih. Dari sikap mereka tersebut memperlihatkan rasa ingin tahu terhadap isi buku yang mereka pegang.
Kegiatan itu semakin menarik adalah dengan adanya sesi khusus setelah membaca. Anak-anak diberi kesempatan untuk menceritakan kembali isi buku yang telah mereka baca. Mereka dipersilakan untuk berdiri di depan teman-teman dan ustadzah, menyampaikan cerita dengan gaya dan pemahaman masing-masing.
Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan membaca dan berbicara, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak dini. Mereka belajar untuk menyampaikan informasi, mendengarkan teman, serta menghargai keberagaman cara bercerita. Suasana menjadi penuh semangat, saling mendukung, dan penuh tawa.
Kepala Sekolah TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi, A.Md.Kep., S.Pd menyambut baik kedatangan Perpustakaan Keliling tersebut. Dikatakannya Rahmi, kunjungan Perpustakaan Keliling ini juga mendukung proses pembelajaran yang telah berlangsung di TAUD SaQu Al Umm Barabai.
“Melalui kegiatan ini, minat baca anak semakin dikuatkan dengan pendekatan yang menyenangkan dan menyentuh langsung pada kebutuhan usia mereka. Literasi bukan hanya diperkenalkan sebagai kewajiban belajar, tetapi sebagai kegiatan yang menyenangkan dan penuh makna,” ujar Rahmi.
Lebih lanjut dikatakannya bahwa lebih dari sekadar kunjungan biasa, kegiatan tersebut membawa dampak positif yang menyeluruh, yang menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman membaca buku, tetapi juga merasakan bahwa kegiatan literasi bisa menjadi sesuatu yang dinantikan, ditunggu, dan dikenang. Pengalaman ini meninggalkan kesan yang dapat terus tumbuh dalam semangat belajar mereka ke depan.
Dirinya berharap, dengan semangat kolaborasi antara sekolah, tenaga pendidik, dan tim perpustakaan, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah kecil ini menjadi bagian dari gerakan besar dalam menumbuhkan generasi yang cerdas, berani, dan cinta ilmu pengetahuan sejak usia dini. (ks-taud)
TAUD SaQU Al Umm Barabai Terima Kunjungan Studi Tiru PAUD IT Ukhuwah Banjarmasin
Barabai, al-umm.or.id – TAUD SaQu Al Umm Barabai mendapat kunjungan dari PAUD IT Ukhuwah Banjarmasin, Rabu (10/9). Kunjungan dan silaturahmi tersebut dilakukan oleh Kepala Sekolah dan Koordinator Qur’an PAUD IT Ukhuwah Banjarmasin. Tujuannya adalah dalam rangka studi tiru tentang metode dan penerapan program tahfizh Al-Qur’an yang diterapkan di TAUD SaQu Al Umm Barabai.
Kedatangan ustadz dan ustadzah dari PAUD IT Ukhuwah disambut dengan penuh kehangatan oleh Kepala TAUD SaQu Al Umm Barabai, Maulida Rahmi, A.Md.Kep., S.Pd., bersama tim pengajar. Kepala TAUD menyampaikan rasa syukur atas kunjungan ini.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami menerima kunjungan dari PAUD IT Ukhuwah Banjarmasin. Semoga pertemuan ini membawa keberkahan, dan apa yang kami jalankan di sini bisa menjadi inspirasi serta manfaat bersama,” ujar Rahmi.
Kunjungan tersebut menjadi momen yang penuh makna karena mempertemukan dua lembaga pendidikan Islam, yang memiliki visi yang sejalan dalam mendidik anak-anak dengan nilai-nilai Al-Qur’an, dan mengembangkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak masa kanak-kanak.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bertukar pengalaman, dan menggali inspirasi dalam mengembangkan metode pembelajaran tahfizh yang efektif dan menyenangkan bagi anak-anak, dalam dunia pendidikan anak usia dini berbasis Islam.
Dalam momen tersebut, Maulida Rahmi menjelaskan secara rinci, tentang bagaimana program tahfizh dijalankan secara sistematis. Mulai dari penyusunan kurikulum target hafalan Qur’an, metode hafalan, rutinitas harian anak, hingga strategi dalam membangun motivasi dan konsistensi anak dalam menghafal dengan hasil yang mutqin.
Selanjutnya para tamu juga diajak mengamati langsung kegiatan pembelajaran di kelas. Menyaksikan bagaimana proses tahfizh berjalan. Sesi ini memberikan kesempatan bagi PAUD IT Ukhuwah untuk melihat secara nyata bagaimana metode tahfizh dipraktikkan di lembaga TAUD SaQu Al Umm Barabai.
Kepala PAUD IT Ukhuwah Banjarmasin, Hadijah Mariana, S.Pd.I., S.Pd., menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan untuk berkunjung dan belajar langsung dari TAUD SaQu Al Umm.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutannya. Kami senang bisa berkunjung dan melihat langsung kegiatan tahfizh di sini. Ini sangat bermanfaat bagi kami untuk memperdalam pemahaman dan mengembangkan program tahfizh di sekolah kami,” ujar Hadijah.
Semoga kegiatan studi tiru ini bermanfaat dan memberikan kontribusi dalam melahirkan generasi qur’ani. (ks-taud)
PKBM Al Umm Barabai Laksanakan Ujian Sumatif dan Tahfizh Semester Genap: Sinergi Ilmu dan Iman dalam Evaluasi Pembelajaran
Barabai, al-umm.or.id – Sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran dan pembinaan karakter Islami, PKBM Al Umm Barabai menyelenggarakan dua agenda penting di penghujung Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025, yaitu Ujian Sumatif Akhir Semester dan Ujian Tahfizh Al-Qur’an, yang dilaksanakan secara berurutan selama dua pekan.
Kegiatan Sumatif Akhir Semester dilaksanakan mulai Senin – Jum’at, 19 – 23 Mei 2025, diikuti oleh seluruh peserta didik, kelas 1 hingga kelas 6 Paket A setara SD. Ujian berlangsung sejak pukul 07.30 hingga selesai setiap harinya, bertempat di ruang kelas masing-masing.
Materi ujian mencakup seluruh kompetensi dasar dari tema-tema pelajaran yang telah diajarkan selama semester genap. Bidang studi yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika, IPAS, PPKn, Pendidikan Agama Islam (PAI), SBdP dan PJOK.
Para peserta didik tampak serius dan penuh semangat dalam mengikuti ujian. Sebelum ujian dimulai, seluruh serdik dibiasakan untuk membaca doa dan murojaah hafalan Al-Qur’an secara singkat, guna menghadirkan suasana spiritual yang mendukung ketenangan dan ketekunan belajar.
Setelah ujian akademik selesai, kegiatan berlanjut dengan Ujian Tahfizh Al-Qur’an, yang dilaksanakan pada Senin – Rabu, 26–28 Mei 2025. Ujian ini dikhususkan bagi serdik kelas 1 sampai kelas 5, sesuai dengan program tahfizh yang diterapkan di PKBM Al Umm Barabai, sebagai salah satu pilar utama kurikulum pendidikan karakter Islami.
Setoran hafalan dilaksanakan secara perorangan bersama para ustadz/ustadzah pengampu halaqah tahfizh. Setiap anak diuji beberapa hal, meliputi ; Hafalan sesuai target semester (surat-surat pendek hingga juz tertentu), Ketepatan tajwid dan makhraj, kelancaran (mutqin) serta membaca Al Quran dan Tamhid
Para penguji memberikan catatan dan evaluasi secara personal, sebagai umpan balik untuk serdik dan orang tua. Hal ini juga menjadi data penting untuk penentuan kenaikan level hafalan di semester berikutnya.
Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas evaluasi akademik, melainkan bagian dari proses membentuk pribadi muslim yang unggul.
“Kami tidak hanya menilai nilai kognitif anak, tetapi juga karakter, kedisiplinan, dan kesungguhan mereka dalam menjaga amanah ilmu, termasuk amanah Al-Qur’an,” tegas Rizqi.
Rizqi juga menambahkan bahwa hasil dari kegiatan ini akan digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam rapat dewan guru terkait penentuan kenaikan kelas, evaluasi program pembelajaran, penyusunan rencana pembinaan tahfizh di semester berikutnya. (ms-sitq)
Rihlah Kelas 6 PKBM Al Umm Barabai ke Taman Laburan dan Taman Sapana: Rekreasi Penuh Makna Menjelang Kelulusan
Barabai, al-umm.or.id – Jelang perpisahan dan kelulusan serdik kelas 6, PKBM Al Umm Barabai mengadakan kegiatan rihlah akhir tahun ajaran yang penuh keceriaan dan nilai edukatif, Senin (16/7). Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para serdik selama enam tahun menimba ilmu, serta sebagai momentum mempererat ukhuwah di akhir masa belajar mereka di jenjang pendidikan dasar.
Kegiatan rihlah ini diikuti oleh 24 orang peserta didik kelas 6 Paket A dan didampingi oleh sekitar 20 orang tutor, wali kelas, serta tenaga kependidikan. Lokasi tujuan rihlah adalah dua lokasi wisata edukatif dan rekreatif di Kabupaten Tabalong, yaitu Taman Laburan, sebuah taman alami yang memberikan pengalaman langsung mengenal lingkungan, tanaman, dan suasana pedesaan yang asri. Selanjutnya, Taman Savana, taman rekreasi anak yang dilengkapi dengan berbagai wahana permainan dan edukasi luar ruangan.
Pagi hari, sejak pukul 06.45 WITA, para peserta didik dan pendamping telah berkumpul di halaman PKBM Al Umm Barabai. Setelah pengarahan teknis dari panitia, masing-masing diminta berdoa oleh salah satu tutor, dilanjutkan dengan pembagian kelompok kecil dan pemakaian tanda pengenal peserta. Tepat pada pukul 07.30 WITA, dua armada bus pariwisata berangkat menuju Tabalong dengan penuh semangat. Di sepanjang perjalanan, suasana riang terasa.
Aktivitas di Lokasi Wisata
🏞 Taman Laburan
Setibanya di Taman Laburan, rombongan disambut udara sejuk dan landskape hijau yang memanjakan mata. Kegiatan diawali dengan jelajah taman, di mana anak-anak diajak mengenal berbagai jenis tanaman, pepohonan, serta melakukan pengamatan langsung terhadap ekosistem kecil di sekitar.
🎠 Taman Sapana
Menjelang siang, rombongan bergeser ke lokasi kedua, yaitu Taman Sapana. Di tempat ini, peserta dapat bermain di berbagai wahana permainan edukatif dan fisik, seperti Jembatan goyang, Mini flying fox, Arena outbound mini. Sebelum bermain, peserta mengikuti senam ringan dan ice breaking untuk membangun energi positif dan tawa bersama. Wajah-wajah ceria dan gelak tawa anak-anak mewarnai suasana siang itu.
Sekitar pukul 12.30 WITA, seluruh peserta menikmati makan siang bersama di area taman. Setelah istirahat, kegiatan ditutup dengan Sesi motivasi dan pesan kelulusan dari para tutor.
Pada pukul 16.30 WITA, rombongan kembali bertolak menuju Barabai, dan tiba dengan selamat sekitar pukul 18.00 WITA, dalam keadaan sehat, bahagia, dan membawa kenangan indah yang tak terlupakan.
Koordinator kegiatan, Eko Aryanto Maulana, S.Pd., menyampaikan bahwa rihlah ini adalah bentuk pendidikan non formal yang menggabungkan unsur kebersamaan, cinta lingkungan, nilai-nilai Islami, dan penghargaan atas kerja keras anak-anak.
“Kami ingin kenangan akhir mereka di PKBM Al Umm Barabai bukan hanya seputar angka dan nilai, tapi juga tentang kebersamaan, adab, akhlak, dan rasa syukur,” ujar Eko.
Sementara itu, ketika anak-anak yang menjadi peserta rihlah diminta komentarnya berkaitan dengan kegiatan hari itu, secara umum mereka senang dan antusias.
“Senang sekali bisa ikut rihlah ini, bisa main, bisa belajar juga. Saya paling suka waktu outbound dan naik mobil mobilan,” kata Ammar, serdik kelas 6.
Kegiatan rihlah ini menjadi penutup yang manis dan bermakna bagi peserta didik kelas 6 PKBM Al Umm Barabai. Semoga momen ini menjadi kenangan indah yang melekat di hati mereka, sekaligus menjadi bekal motivasi untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. (ms-sitq)
PKBM AL UMM BARABAI TERIMA KUNJUNGAN INSPEKSI SANITASI DARI PUSKESMAS BARABAI
Barabai, al-umm.or.id – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hulu Sungai Tengah menerima kunjungan tim dari Puskesmas Barabai, dalam rangka Inspeksi Sanitasi Lingkungan Sekolah. Kegiatan ini bertujuan memastikan kualitas lingkungan belajar yang sehat dan aman bagi warga belajar PKBM, Senin (23/6).
Ruang Lingkup Pemeriksaan
Tim Puskesmas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap beberapa aspek, meliputi:
- Pencahayaan Ruangan, Kelas, Perpustakaan, UKS (Unit Kesehatan Sekolah) dengan kriteria Intensitas cahaya memadai untuk mencegah gangguan penglihatan.
- Kualitas Air melalui Pengecekan pH air di sumber dan tempat cuci tangan. Kriteria: Air tidak berbau, jernih, dan pH netral (6,5–8,5).
- Kebersihan Lingkungan, antara lain Ventilasi udara, Pengelolaan sampah, Fasilitas sanitasi (toilet, wastafel).
Hasil Inspeksi yang dilakukan, Alhamdulillah, seluruh aspek yang diperiksa memenuhi standar kesehatan berdasarkan Permenkes No. 48 Tahun 2016 tentang Sanitasi Sekolah.
Beberapa poin apresiasi dari tim Puskesmas:
- Pencahayaan ruang kelas optimal (300–500 lux).
- pH air 7,75 (normal dan aman).
- Toilet bersih dengan sistem septic tank tertutup.
Menanggapi hasil tersebut, Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga lingkungan belajar yang sehat.
“Hasil inspeksi ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas sarana, termasuk rencana pemasangan solar cell untuk energi ramah lingkungan.” Kata Rizqi.
Ditambahkan Rizqi bahwa sebagai tindak lanjut dari inspeksi tersebut, pihaknya akan melaksanakan beberapa langkah, diantaranya Pemantauan rutin oleh tim kesehatan sekolah, sosialisasi cuci tangan dan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) kepada serdik, serta melakukan koordinasi lanjutan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk pembinaan berkelanjutan. (ms-sitq)
PKBM Al Umm Barabai Luluskan dan Kukuhkan Peserta Didik Angkatan IV Tahun Ajaran 2024/2025
Barabai, al-umm.or.id — PKBM Al Umm Barabai melaksanakan Kegiatan Perpisahan dan Pengukuhan Peserta Didik Kelas 6 Angkatan IV dengan penuh khidmat. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis (19/6), bertepatan dengan 23 Dzulhijjah 1446 H di halaman sekolah PKBM Al Umm Barabai.
Kegiatan dimulai pukul 08.30 WITA dengan pembukaan acara oleh MC. Suasana menjadi syahdu ketika salah satu peserta didik kelas 5, Muhammad Zakaria Ar Razi membacakan tilawah Al-Qur’an Surat An-Najm ayat 1 sampai 26 dengan suara merdu yang menyentuh hati.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan dua sambutan penting dari peserta didik, yaitu sambutan perwakilan serdik yang akan meninggalkan PKBM dan sambutan dari serdik yang masih melanjutkan jenjang berikutnya. Suasana haru pun terasa saat masing-masing mengungkapkan kenangan, pesan, dan harapan.
Acara berlanjut dengan menampilkan beberapa serdik membawakan Syarhul Qur’an Surat Al-Fatihah, menjelaskan kandungan makna dari surat tersebut dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami.
Saat wali peserta didik kelas VI tampil memberikan sambutan mewakili seluruh orang tua, beliau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada para pendidik atas bimbingan dan kesabaran dalam mendidik anak-anak hingga menyelesaikan jenjang pendidikan.
Selanjutnya, acara disambung dengan sambutan dari Penanggung Jawab Program Paket A, yang menyampaikan perkembangan dan capaian yang diraih oleh peserta didik angkatan IV.
Penilik Dinas Pendidikan Kabupaten HST, Hj. Mauizatil Hasanah, S.Ag, dalam sambutannya beliau menyampaikan apresiasi atas peran PKBM Al Umm Barabai dalam mencetak generasi Qur’ani dan memberikan akses pendidikan yang bermutu di daerah. Dirinya berharap agar PKBM Al Umm terus mengembangkan diri, agar prestasi yang sudah diraih selama ini makin meningkat.
Sebagai bentuk pembelajaran berbasis nilai keislaman, peserta didik menampilkan Syair Tuhfatul Athfal, sebuah syair klasik tentang ilmu tajwid. Kemudian tibalah pada puncak acara, yaitu prosesi Pengukuhan Peserta Didik Kelas VI Angkatan IV yang dilangsungkan penuh dengan hikmat. Nama-nama peserta didik disebutkan satu per satu, diikuti pemakaian selempang dan ucapan selamat dari para guru.
Prosesi pengukuhan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada peserta didik, sebagai simbol keberhasilan mereka menyelesaikan jenjang pendidikan dasar. Peserta didik yang menjadi lulusan terbaik (dinilai dari hasil nilai ujian kelas VI dan nilai tasmi’ seluruh hafalan sekali duduk) diraih oleh Ibrahim Muhammad Hamka. Adapun peraih penghargaan sebagai pemilik hafalan terbanyak adalah Nia Cantika, dengan 6 juz hafalan, dimulai dari juz 26 sampai 30 serta juz 1.
Ketua Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, Ustadz Muhammad Hasbi Ridhani,Lc dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan berkelanjutan, adab dan akhlak mulia sebagai dasar menghadapi tantangan masa depan. Dikatakannya, hal tersebut akan bisa terwujud ketika semua pihak bertanggung jawab dan bersinergi secara baik dan efektif melalui peran masing-masing.
Acara dilanjutkan dengan penampilan sambung ayat, di mana para peserta didik menunjukkan keterampilan dalam menyambung ayat-ayat Al-Qur’an yang dibacakan secara bergantian. Tak kalah menarik, kegiatan ditutup dengan penampilan Qira’atul Qur’an, sebagai bukti kecintaan dan penguasaan mereka terhadap bacaan Al-Qur’an.
Acara resmi ditutup dengan doa dan ucapan syukur. Suasana penuh kehangatan mewarnai sesi terakhir yaitu dokumentasi bersama yang menjadi momen kenangan indah bagi seluruh peserta didik, guru, dan orang tua.
“Acara ini tidak hanya menjadi kegiatan perpisahan, namun juga pengukuhan tekad untuk terus menuntut ilmu dan menjaga nilai-nilai Islam yang telah ditanamkan di PKBM Al Umm Hulu Sungai Tengah,” kata Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd, Kepala PKBM Al Umm Barabai, di akhir acara. (ms-sitq).
Tanamkan Kecintaan terhadap Budaya di Era Digital, PKBM Al Umm Barabai Laksanakan Class Meeting Bernuansa Permainan Tradisional
Barabai, al-umm.or.id – Suasana seru dan penuh keceriaan tampak di halaman PKBM Al-Umm Barabai selama empat hari berturut-turut, mulai Selasa hingga Jumat (10–13 Juni 2025). Kegiatan class meeting yang biasanya diisi dengan lomba akademik dan olahraga modern, tahun ini tampil berbeda. Dengan mengangkat tema “Melestarikan Permainan Tradisional, Menanamkan Karakter Bangsa”, para peserta didik diajak mengenal kembali dan merasakan langsung pengalaman bermain permainan khas Nusantara yang mulai jarang ditemukan.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai penutup dari Penilaian Asesmen Sumatif Semester Genap, yang telah dijalani seluruh serdik dengan penuh semangat. Alih-alih langsung masuk masa libur, tim pengajar dan Pengelola PKBM menghadirkan kegiatan edukatif yang menyenangkan, sekaligus bertujuan menanamkan nilai-nilai budaya, karakter, dan gotong royong.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya fokus pada nilai akademik, tapi juga mengenal akar budaya bangsa kita. Permainan tradisional mengandung banyak nilai positif, yang bisa membentuk karakter kuat dan kerja sama,” ujar Kepala PKBM Al-Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd.
Selama empat hari tersebut, serdik dari berbagai jenjang usia bergantian mencoba lima jenis permainan tradisional, yang masing-masing memiliki keunikan dan tantangan tersendiri:
- Lompat Tali
Menggunakan tali dari rangkaian karet gelang. Permainan ini melatih kelincahan dan kekompakan. Para peserta dibagi dalam kelompok dan diberi tantangan lompat tinggi yang makin naik. - Dampu (Dampu Bulan)
Permainan lompat petak menggunakan batu pipih ini melatih ketelitian dan keseimbangan. Petak digambar di lantai dengan kapur, dan peserta bergantian melempar dan melompat tanpa menyentuh garis. - Egrang dari Batok Kelapa
Dengan sepasang batok kelapa dan tali tambang, peserta melatih keseimbangan berjalan sambil berkompetisi mencapai garis akhir tanpa jatuh. Tantangan ini menjadi favorit karena lucu dan menantang. - Kelereng
Peserta duduk membentuk lingkaran dan saling adu ketangkasan dalam menjentik kelereng ke arah sasaran. Beberapa peserta yang baru pertama kali bermain tampak antusias mencoba berulang-ulang. - Ular Tangga
Versi besar dari permainan papan legendaris ini dimainkan secara personel. Peserta menjadi “bidak” hidup yang berjalan di atas papan ular tangga. Pertanyaan edukatif diselipkan dalam beberapa kotak, menambah nilai pembelajaran dalam permainan.
Para peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan ini. Suara tawa, sorakan, dan dukungan antar teman terdengar setiap hari, menciptakan suasana akrab dan menyenangkan.
“Awalnya saya tidak tahu cara main dampu. Tapi setelah diajari, ternyata seru dan bikin nagih. Sekarang saya malah pengin ajak adik main di rumah,” ujar Musa, peserta dari kelas 3.
Melalui kegiatan ini, para guru berharap bahwa permainan tradisional tidak hanya menjadi hiburan, tapi juga menjadi bagian dari pembelajaran karakter. Permainan seperti lompat tali dan egrang menanamkan ketangkasan dan keberanian, sedangkan kelereng dan dampu mengasah kesabaran dan strategi. Selain itu, kegiatan ini mendorong anak-anak untuk bergerak aktif dan menjauh sejenak dari gawai dan layar digital.
“Kegiatan ini kami rancang agar para peserta tidak hanya bersenang-senang, tapi juga merefleksikan nilai-nilai seperti kerja sama, kejujuran, dan saling menghargai,” tutur Muhammad Hafiz, A.Md, salah satu pengajar PKBM Al Umm Barabai. (ms-sitq)
