Pemeriksaan Kesehatan Berkala, Upaya Optimalisasi Kesehatan Peserta Didik Sejak Dini

Barabai, al-umm.or.id – Dalam upaya memastikan kesehatan peserta didik (serdik), PKBM Al Umm Barabai, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kecamatan Barabai mengadakan Pemeriksaan Kesehatan Berkala, Kamis (06/02) di Gedung Sekolah PKBM Al Umm Barabai. Tujuanya adalah untuk mendeteksi secara dini, potensi gangguan kesehatan serta memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat kepada serdik.

Pemeriksaan kesehatan merupakan agenda tahunan yang diadakan di sekolah, guna memastikan kondisi fisik anak dalam keadaan prima, sehingga tidak mengganggu proses belajar mereka. Tahun ini, kegiatan diikuti oleh 142 serdik dari kelas 1 hingga 6.

Beberapa Pemeriksaan Kesehatan yang Dilakukan
Tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan melakukan serangkaian pemeriksaan sebagai berikut:

  1. Pengukuran Antropometri (Tinggi dan Berat Badan)
    Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui status gizi anak, serta memantau pertumbuhan dan perkembangan mereka. Hasil pengukuran ini digunakan untuk mendeteksi, apakah anak mengalami kurang gizi, gizi berlebih, atau gizi seimbang.
  2. Pemeriksaan Mata
    Banyak anak yang mengalami gangguan penglihatan namun tidak menyadarinya, sehingga dapat menghambat proses belajar. Tim kesehatan melakukan tes ketajaman penglihatan, untuk mendeteksi rabun jauh atau rabun dekat. Jika ditemukan indikasi gangguan, serdik diberikan rujukan untuk pemeriksaan lebih lanjut ke dokter spesialis mata.
  3. Pemeriksaan Gigi dan Mulut
    Dokter gigi dari Puskesmas Barabai memeriksa kondisi kesehatan gigi dan mulut serdik, termasuk mendeteksi gigi berlubang, plak, serta kebiasaan buruk seperti mengisap jari atau menggigit benda keras. Anak-anak juga diberikan edukasi mengenai cara menyikat gigi yang benar serta pentingnya membatasi konsumsi makanan manis yang dapat merusak gigi.
  4. Pemeriksaan Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT)
    Gangguan pendengaran sering kali tidak terdeteksi pada anak usia sekolah. Oleh karena itu, tim medis melakukan pemeriksaan telinga untuk mengetahui adanya infeksi, penumpukan kotoran telinga, atau gangguan lainnya. Selain itu, dilakukan pemeriksaan tenggorokan untuk mendeteksi radang atau infeksi yang mungkin dialami serdik.
  5. Pemeriksaan Umum (Deteksi Anemia, Kesehatan Kulit, dan Kesehatan Lainnya, frambusia dan pemberian obat cacing untuk kelas 1 – 6 )
    Pemeriksaan ini mencakup pengecekan warna kuku, kelopak mata, dan kulit untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda anemia (kurang darah). Selain itu, kondisi kulit anak diperiksa untuk mendeteksi kemungkinan infeksi kulit, alergi, atau gangguan lainnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, para serdik juga diberikan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh tim medis. Materi yang disampaikan meliputi:
✅ Pola makan sehat dan gizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan.
✅ Pentingnya menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan dengan benar dan menjaga kebersihan kuku.
✅ Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut, termasuk kebiasaan menyikat gigi setelah makan dan sebelum tidur.
✅ Pencegahan penyakit menular, seperti influenza dan infeksi kulit.

Selain itu, pihak sekolah juga memberikan laporan hasil pemeriksaan kesehatan kepada orang tua serdik. Jika ada kondisi yang memerlukan perhatian lebih lanjut, orang tua akan diberikan rekomendasi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan.

Penanggung Jawab Paket A Program Tahfizh Qur’an setara SD, Ustadz Abdul Gani Majidi, S. Ag menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam mendukung prestasi akademik serdik.

“Kesehatan yang baik sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar. Dengan adanya pemeriksaan rutin seperti ini, kami bisa mengetahui kondisi kesehatan serdik dan mengambil tindakan preventif sebelum terjadi masalah yang lebih serius,” ujarnya.

Senanda dengan hal tersebut, Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, mengatakan bahwa melalui pemeriksaan kesehatan berkala tersebut, diharapkan bisa terus dilaksanakan secara rutin di sekolah-sekolah, agar setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Dengan adanya deteksi dini dan edukasi kesehatan, diharapkan para serdik dapat menjaga kesehatannya sejak dini dan menjalani masa sekolah dengan lebih baik. Anak sehat menuju generasi emas dan hebat,” tegas Rizqi. (ms-sitq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *