PKBM Al-Umm Barabai Laksanakan Outing Class di Kolam Renang Ta’al

Barabai, al-umm.or.id – Peserta Didik (Serdik) Kelas 3 – 6 Program Tahfizh Qur’an Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai begitu gembira dihari itu, karena mengiktui kegiatan outing class berenang di Kolam Renang Ta’al Kabupaten Hulu Sungai Tengah (5/2). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, adalah untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas yang lebih menyenangkan dan edukatif.

Penanggung jawab kegiatan, Muhammad Hafiz menjelaskan bahwa beberapa tujuan kegiatan tersebut, antara lain:

  1. Mengenalkan olahraga renang kepada serdik sebagai keterampilan dasar yang penting.
  2. Melatih keberanian dan kepercayaan diri serdik di dalam air
  3. Mengajarkan keselamatan di kolam renang, termasuk teknik bertahan di air.
  4. Meningkatkan kebugaran tubuh dan kesadaran akan pentingnya olahraga.
  5. Membangun kebersamaan dan kerja sama antar serdik dalam suasana yang lebih santai dan menyenangkan.

“Kegiatan ini dilaksanakan elama 3 hari, dimulai pada pukul 08.00 WITA dan berakhir sekitar pukul 12.00 WITA. Para serdik didampingi oleh para guru serta tim pendamping, untuk memastikan keamanan dan keselamatan serdik selama kegiatan berlangsung,” ujar Hafiz.

Lebih lanjut dijelaskan Hafiz terkait detil kegiatan selama 3 hari tersebut, yaitu:

Hari Pertama (Senin) – Pengenalan dan Adaptasi
Pengenalan area kolam renang dan aturan keselamatan oleh instruktur.
Sesi adaptasi di air, serdik belajar membiasakan diri dengan air dan teknik dasar mengapung.
Permainan air untuk meningkatkan kenyamananserdik saat berada di kolam.

Hari Kedua (Selasa) – Latihan Teknik Dasar Berenang
Pemanasan sebelum berenang.
Belajar teknik dasar renang, seperti mengapung, meluncur, dan pernapasan.
Praktik berenang dengan bantuan pelampung dan arahan instruktur

Hari Ketiga (Rabu) – Praktek dan Evaluasi
Sesi pemanasan dan pemantapan teknik renang.
Tantangan kecil, serdik mencoba berenang dari satu titik ke titik lainnya.
Evaluasi keterampilan serdik dan pemberian penghargaan bagi yang menunjukkan perkembangan baik.
Refleksi dan berbagi pengalaman oleh serdik dan guru.

Kegiatan tersebut disambut dengan antusias oleh para serdik. Salah satu peserta, Razi (kelas 5), mengatakan bahwa dirinya senang sekali bisa belajar berenang.

“Dulu saya takut air, tapi sekarang sudah lebih berani. Semoga ada lagi kegiatan seperti ini.” Harap Razi.

Muhammad Hafis, yang juga guru PJOK, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi serdik.

“Anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan. Ini penting untuk meningkatkan keterampilan motorik mereka serta keberanian di dalam air,” ujarnya.

Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan di masa mendatang, sebagai bagian dari program pembelajaran di luar kelas yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan hidup bagi para serdik. Rencananya program ini dilakukan 1 kali per semester.

Kegiatan outing class di Kolam Renang Rifa Ta’al ini menjadi pengalaman berharga bagi serdik PKBM Al Umm Barabai. Selain mendapatkan ilmu baru, mereka juga dapat menikmati suasana belajar yang lebih santai dan interaktif. (ms-sitq)

Launching Program Outing Class Kepramukaan, untuk Latih Kemandirian Peserta Didik

Barabai, al-umm.or.id –PKBM Al-Umm Barabai resmi melaunching Program Outing Class Kepramukaan, yang rencananya akan diadakan setiap bulan sebagai bagian dari pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, serta kecintaan terhadap lingkungan alam sekitar.

Pembukaan kegiatan ini berlangsung di halaman Gedung PKBM Al Umm Barabai, Jum’at sore pukul 16:45 – 18:00 WITA (31/1). Acara tersebut resmi dibuka oleh Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ustadz Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd, yang dihadiri juga oleh para tutor, instruktur kepramukaan, serta seluruh peserta didik PKBM Al-Umm Barabai.

Dalam sambutannya, Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi menekankan pentingnya kegiatan luar ruangan sebagai bagian dari pembelajaran.

“Program ini diadakan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik. Dengan Outing Class Kepramukaan, mereka tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung tentang kepemimpinan, kemandirian, dan keterampilan bertahan di alam,” ujarnya.

Selain itu, Rizqi uga berharap program tersebut dapat menjadi agenda rutin yang terus berkembang seiring waktu.

“Kami akan mengevaluasi setiap kegiatan yang dilaksanakan, agar selalu relevan dengan kebutuhan peserta didik dan memberikan manfaat yang optimal,” tambahnya.

Pada sesi pertama ini, kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas menarik, antara lain:

✅ Apel Pembukaan _ Menandai dimulainya program secara resmi.
✅ Pelatihan Baris-Berbaris (PBB) – Meningkatkan disiplin dan kekompakan tim.
✅ Istirahat 15 menit
✅ Kemudian ditutup dengan mengajarkan peserta didik tentang simpul pangkal
Salah satu peserta, Aufa, mengungkapkan rasa senang dan antusiasme yang tinggi mengikuti kegiatan tersebut.

“Seru sekali. Kami belajar banyak hal baru yang tidak bisa didapatkan hanya dari buku pelajaran. Disini dilatih bisa bekerja sama dengan teman-teman dan belajar bertahan di alam. Sungguh pengalaman yang luar biasa,” katanya.

PKBM Al Umm Barabai telah mencanangkan program Outing Class Kepramukaan akan digelar setiap bulan dengan tema yang berbeda-beda.

Pihak PKBM Al-Umm Barabai juga mengajak seluruh peserta didik untuk berpartisipasi aktif dan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Dukungan dari orang tua, tutor, serta masyarakat sekitar juga diharapkan dapat menjadikan program ini lebih sukses dan bermanfaat bagi banyak pihak.

“Kami berharap program ini bisa membentuk generasi muda yang lebih disiplin, tangguh, dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Kepramukaan bukan hanya tentang bermain di alam, tetapi juga membangun karakter yang kuat,” ujar Muhammad Hafis, A.Md selaku penanggung jawab instruktur kegiatan kepramukaan.

Hafiz juga menyebutkan, ke depan ada beberapa rencana yang akan dilaksanakan terkait outing class ini, antara lain:

📌 Bulan Depan: Perkemahan Sehari Semalam (Camping One Day One Night)
📌 Dua Bulan Lagi: Pelatihan Tali-Temali dan Pembuatan Pionering
📌 Tiga Bulan Lagi: Simulasi Pertolongan Pertama di Alam (First Aid Training)

Dengan dimulainya program ini, PKBM Al-Umm Barabai semakin menegaskan komitmennya dalam memberikan pendidikan yang holistik dan berbasis pengalaman nyata, sehingga peserta didik tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. (ms-sitq)

Peserta Didik dan Tutor PKBM Al Umm Barabai Raih Prestasi dalam Lomba Apresiasi Tutor dan Warga Belajar se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Barabai, al-umm.or.id – Peserta didik dan tutor dari PKBM Al Umm Barabai kembali menorehkan prestasi dalam kegiatan Lomba Apresiasi Tutor dan Warga Belajar Pendidikan Kesetaraan se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang dilaksanakan pada sabtu-ahad (25-26/01) bertempat di Satuan Pendidikan Non Formal SKB Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Ajang yang diikuti oleh berbagai PKBM se kabupaten ini menjadi momentum membanggakan bagi PKBM Al Umm Barabai dengan raihan beberapa juara di berbagai kategori lomba.

Tim peserta didik PKBM Al Umm Barabai yang terdiri dari Zulfa Firsya, Mar’atus Shaleha, Nasyitha Hanifah Widodo, dan Najwa Hafizah berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Plating Makanan berbahan dasar singkong. Penampilan mereka yang kreatif dan estetis berhasil memukau dewan juri.

“Kami sangat bersyukur atas hasil ini. Persiapan kami yang panjang terbayar lunas, dan kami bangga bisa mengharumkan nama PKBM Al Umm Barabai,” ungkap Zulfa Firsya dengan penuh semangat.

Prestasi tidak hanya diraih oleh peserta didik, tetapi juga tutor yang turut berpartisipasi. Nurul Mizaniah, tutor di program Paket B dan Paket C, berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Cerita Inspiratif. Karya cerita yang ditulisnya berhasil menyentuh hati para juri dengan pesan yang menginspirasi.

“Menulis cerita ini adalah pengalaman yang sangat personal bagi saya. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pengalaman kita bisa menginspirasi banyak orang,” kata Nurul Mizaniah.

Selain itu, pada cabang olahraga badminton, tim tutor yang terdiri dari pasangan ganda, Arief Hidayat Noor dan Muhammad Yahya, S.Pd.Gr berhasil meraih Juara 3, sementara Agus Salim, S.Pd dan Nupi Hadi membawa pulang Juara 4.

“Kami merasa sangat senang meskipun persaingan sangat ketat. Prestasi ini memotivasi kami untuk terus berlatih dan menjadi lebih baik lagi,” ujar Muhammad Yahya.

Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh serdik dan tutor dari lembaga yang dipimpinnya.

“Ini adalah bukti bahwa kerja keras, kolaborasi, dan semangat belajar yang tinggi bisa membuahkan hasil yang luar biasa. Kami sangat mengapresiasi usaha para peserta didik dan tutor yang telah membawa nama baik PKBM Al Umm Barabai,” ujarnya.

Lebih lanjut Rizqi mengatakan bahwa dengan prestasi tersebut, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga belajar dan tutor di PKBM Al Umm Barabai, untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan kesetaraan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, khususnya di PKBM Al Umm Barabai. (tun_rtpi)

Seleksi Peserta Didik Baru Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai: Mencetak Generasi Qur’ani yang Unggul

Barabai, al-umm.or.id – Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai menggelar Tes dan Wawancara Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Sabtu (25/01). Sebanyak 30 calon peserta didik hadir untuk mengikuti serangkaian seleksi, yang dirancang untuk mengidentifikasi potensi dan komitmen mereka dalam pendidikan berbasis Al-Qur’an. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 WITA hingga 15.00 WITA bertempat di Rumah Tahfizh Putri dan berjalan dengan tertib dan lancar.

Ketua pelaksana kegiatan, Jihan Nabila Reizky, menjelaskan bahwa para mereka yang datang tersebut berasal dari banyak daerah. Selain dari mereka yang berdomisili di Barabai sekitar Lembaga Pendidikan Al Umm, ada yang datang dari luar daerah Kabupaten/ Kota maupun provinsi. Untuk seleksinya terdiri dari tiga tahap: tes tulis, tes Al-Qur’an (bacaan dan hafalan), serta wawancara.

“Tes tulis bertujuan untuk mengukur wawasan keislaman calon peserta didik. Sementara tes Al-Qur’an membantu kami memahami sejauh mana kemampuan mereka dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an,” kata Jihan.

Selanjutnya, wawancara tidak hanya dilakukan terhadap calon peserta didik, tetapi juga kepada orang tua mereka. Wawancara ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang latar belakang, minat, dan komitmen calon peserta didik dari sudut pandang keluarga.

Penanggung jawab kegiatan, Nurul Mizaniah, Lc., mengungkapkan bahwa keterlibatan orang tua sangat penting dalam proses seleksi maupun pembelajaran nantinya.

“Kami ingin memastikan bahwa calon peserta didik memiliki dukungan penuh dari keluarga mereka, karena hal itu menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan mereka selama belajar di Rumah Tahfizh nantinya,” ungkap Nurul Mizaniah.

Lebih lanjut dikatakan Nurul Mizaniah, pihaknya melihat bahwa salah satu alasan utama para orang tua mendaftarkan anak-anaknya di Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai, adalah agar anak-anaknya dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

“Hal itu menunjukkan kepercayaan yang besar dari masyarakat kepada lembaga kami, sebagai tempat yang mampu membantu anak-anak mereka meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an sekaligus mendalami ilmu agama,” tambah Nurul Mizaniah.

Salah satu panitia, Noor Alifah, mengungkapkan dalam pelaksanaan tes penerimaan peserta didik baru kali ini, kemampuan membaca Al-Qur’an sebagian besar calon peserta didik masih belum mencapai target minimal yang telah ditetapkan. Dari total peserta yang mendaftar, hanya beberapa yang mampu memenuhi standar bacaan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

“Kondisi ini menjadi pengingat bagi kami, bahwa di luar sana masih banyak anak-anak yang membutuhkan bimbingan intensif untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an mereka,” Ujar Alifah.

Tes dan wawancara ini tidak hanya menjadi proses seleksi, tetapi juga wadah untuk mengenalkan visi dan misi Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai. Dengan seleksi yang ketat, diharapkan calon peserta didik yang terpilih mampu berprestasi, baik di bidang agama maupun kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan seleksi penerimaan peserta didik baru ini, mencerminkan komitmen Rumah Tahfizh Putri PKBM Al Umm Barabai, untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul, tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak dan pemahaman agama, serta siap berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. (tun-rtpi)

Hari Pertama Sekolah, PKBM Al Umm Barabai Adakan Kegiatan Bersih-Bersih dan Refleksi Halaqah dilanjutkan Releksi Mata Pelajaran

Barabai, al-umm.or.id – Hari pertama masuk sekolah di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai berlangsung penuh semangat dan diisi aktivitas bermanfaat. Kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih lingkungan sekolah yang melibatkan seluruh peserta didik (serdik), tutor, serta staf PKBM. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi refleksi halaqah dan mata pelajaran (mapel) untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi semester baru.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dengan apel pembukaan di halaman sekolah. Dalam sambutannya, Penanggung Jawab Program Paket A Setara SD, Ustadz Abdul Gani Majidi, S.Ag. menyampaikan tentang pentingnya menjaga kebersihan.

“Lingkungan yang bersih tidak hanya mendukung proses belajar-mengajar, tetapi juga mencerminkan karakter pribadi yang baik,” ujar Ustadz Abdul Gani.

Selesai apel, para serdik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membersihkan area sekolah. Kelompok pertama bertugas di halaman dan taman, kelompok kedua fokus pada ruang perpustakaan, dan kelompok ketiga membersihkan fasilitas umum seperti tempat wudhu dan kamar mandi. Para tutor dan staf turut serta membantu dan memberikan arahan selama kegiatan berlangsung.

“Kegiatan ini mengajarkan nilai gotong royong sekaligus membangun rasa tanggung jawab peserta didik terhadap kebersihan lingkungan sekolah,” kata salah satu tutor, Muhammad Mughni.S.Pd.

Kegiatan bersih-bersih selesai, seluruh serdik diarahkan ke kelas masing masing untuk mengikuti sesi refleksi. Sesi ini diawali dengan halaqah yang dipimpin oleh para pengampu halaqoh Quran. Dalam halaqoh, serdik diajak untuk merenungkan pengalaman belajar mereka di semester sebelumnya, sekaligus membuat resolusi untuk semester baru.

Salah satu peserta didik, Aisyah, mengaku termotivasi setelah mengikuti refleksi halaqah. Dia mengatakan bahwa dirinya jadi lebih semangat belajar dan ingin lebih rajin menghafal Al-Qur’an serta meningkatkan nilai di mata pelajaran lainnya.

Refleksi kemudian dilanjutkan dengan diskusi terkait mata pelajaran. Para tutor memberikan gambaran singkat tentang materi yang akan dipelajari selama semester genap, sekaligus membuka sesi tanya jawab untuk memastikan serdik memahami tujuan pembelajaran masing-masing mapel.

“Kami sengaja memulai semester dengan kegiatan ini, agar peserta didik tidak hanya merasa siap secara fisik tetapi juga secara mental dan spiritual,” kata Eko Aryanto Maulana,S.Pd, selaku Ketua Divisi Pengajaran.

Respon positif datang dari para orang tua. Salah satu wali atau orang tua serdik, Rahmat Hidayat, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk menanamkan nilai-nilai positif pada anak-anak.

“Anak-anak jadi lebih bertanggung jawab dan semangat dalam belajar,” ungkapnya.

Dengan dimulainya semester baru tersebut, PKBM Al Umm berharap seluruh peserta didik dapat menjalani proses belajar dengan lebih semangat, terarah, dan penuh rasa tanggung jawab. Kegiatan hari pertama ini diakhiri hanya pada pukul 11:30 WITA dan hari – hari selanjutnya KBM akan berjalan normal seperti biasa, dimulai dari pukul 08:00 – 14:00 WITA. (ms-sitq)

Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah Apresiasi Kinerja Guru dan Tenaga Kependidikan

Barabai, al-umm.or.id – Dalam rangka persiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk Semester Genap, Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah menggelar pertemuan bersama seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dalam ruang lingkup Lembaga Pendidikan Al Umm Barabai (4/1) di Masjid Al Umm Barabai Hulu Sungai Tengah.

Pertemuan yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kekeluargaan tersebut dihadiri oleh GTK seluruh jenjang, meliputi Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) SaQu ( Sahabat Qur’an) Al Umm Barabai, Program Paket A Setara SD PKBM Al Umm Barabai, dan Rumah Tahfizh Putra maupun Putri PKBM Al UMM Barabai (Setara SMP dan SMA).

Dalam sambutan dan arahannya, Ketua Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, Ustadz Muhammad Hasbi Ridhani, Lc, menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah Subhanahu Wata’ala atas pencapaian Lembaga Pendidikan Al Umm hingga sejau ini. Pencapaian tersebut dikatakan Ustadz Hasbi, tentu tidak lepas dari peran luar biasa dari semua pihak, terutama para Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta orang tua.

“Berbagai prestasi dan hal positif yang telah kita raih, ada cerminan dari kerja keras kita bersama dengan ijin Allah. Terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama ini. Untuk itu, ayo terus torehkan prestasi terbaik kita, dan jangan pernah lelah untuk berkontribusi positif kepada lembaga pendidikan yang sama-sama kita cintai ini,” ajak Ustadz Hasbi.

Lebih lanjut dikatakannya, hal yang terpenting adalah untuk senantiasa memperbaharui niat dalam bekerja, yakni untuk mendapatkan Ridha Allah. Hal itu harus dilakukan agar semua kontribusi bernilai ibadah dan amal kebaikan di sisi Allah.

Pada momen tersebut, Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah memberikan apresiasi khusus kepada pendidik dan tenaga kependidikan, yang berkomitmen penuh melalui dedikasi tinggi dalam mendidik dan membimbing peserta didik. Apresiasi diberikan kepada 25 Orang dengan beberapa kategori, yaitu GTK Berprestasi, GTK Inovatif, GTK Inspiratif, Esai Inspiratif dan Akurasi Dapodik.

Selanjutnya, pada pertemuan tersebut juga dilakukan evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester Ganjil, penyampaian program kerja Semester Genap, serta diskusi terkait tantangan dan solusi dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Acara ditutup dengan kegiatan ramah tamah guna mempererat sinergi antara GTK dan yayasan. Dengan demikian diharapkan, seluruh GTK semakin termotivasi untuk menyongsong Semester Genap dengan semangat baru dan inovasi dalam pembelajaran, sebagai bentuk komitmen Lembaga Pendidikan Al Umm untuk terus mendukung kemajuan pendidikan, demi mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. (ms-sitq)

Persiapan KBM Semester Genap untuk Berikan Pengalaman Belajar Lebih Baik

Barabai, al-umm.or.id – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) AL UMM Barabai menggelar rapat persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025. Rapat yang dihadiri oleh para pengelola, tutor, dan staf administrasi dilaksanakan pada Kamis (2/1/25) di wisata Riam Bajandik Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Kepala PKBM AL UMM Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi.S.Pd, menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan KBM semester genap.

“Kami ingin memastikan segala persiapan, mulai dari kurikulum, jadwal belajar, hingga kebutuhan peserta didik, dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, beberapa agenda utama yang dibahas meliputi:

  1. Evaluasi Semester Ganjil melalui pembahasan hasil evaluasi KBM semester sebelumnya sebagai bahan perbaikan.
  2. Penyusunan Jadwal, terkait penetapan jadwal KBM yang fleksibel namun tetap efektif untuk peserta didik.
  3. Pengelolaan Sarana dan Prasarana dengan Peninjauan ulang fasilitas belajar untuk memastikan kenyamanan.
  4. Strategi Pembelajaran Kreatif, yakni diskusi mengenai metode pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan minat belajar.

Pada akhir rapat, para peserta menyepakati beberapa langkah strategis untuk mendukung keberhasilan semester genap.

“Kami optimis dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi para peserta didik,” kata salah satu tutor yang hadir.

Dengan persiapan yang matang, PKBM AL UMM Barabai berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Barabai dan sekitarnya dan cakupan wilayah yang lebih luas lagi. (ms-sitq)

PKBM Al Umm Terima Apresiasi Penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Barabai, al-umm.or.id – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Pendidikan memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan yang berprestasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka, Senin (30/12) di Pendopo Pemkab HST. Penghargaan diberikan kepada 80 penerima Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2024 yang terbagi dalam 22 kategori, terdiri atas 13 kategori sekolah, 1 kategori komunitas belajar, dan 8 kategori individu.

PKBM Al Umm Barabai adalah salah satu penerima Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2024 sebagai Terbaik 1 untuk 2 kategori, yakni Penggunaan SipLah terbanyak dan Konsitensi implementasi gerakan sekolah sehat, serta paparan praktik baik gerakan sekolah sehat tngkat Provinsi di tahun 2024.

Bupati HST, Aulia Oktafiandi, dalam sambutannya menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan upaya untuk membangun pendidikan berkualitas, serta mengapresiasi prestasi tenaga pendidik yang telah berinovasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

Senada dengan Bupati HST, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten HST, Muhammad Anhar, menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan, menciptakan generasi yang berkarakter, cerdas, dan kompetitif, sehingga terwujud sistem pendidikan yang berkeadilan dan bermutu.

Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, usai menerima penghargaan mengucapkan terima kasih kepada yayasan, seluruh tutor dan admin serta operator dapodik dan juga arkas. Dia mengatakan bahwa PKBM Al Umm Barabai, yang selama ini terus menerus berkontribusi melalui data online serdik dan guru, mengharapkan kedepannya semoga terus meningkat dan lebih baik lagi.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati HST, Sekretaris Daerah Kabupaten HST, Kepala BPMP dan BGP Provinsi Kalimantan Selatan, Asisten Sekda, Kepala SKPD dan Camat, Kepala SMP dan Ketua Organisasi Pendidikan se-Kabupaten HST, serta para pengawas, penilik, koordinator pengajar praktik, dan guru penggerak. (ms-sitq)

PKBM Al Umm Tutup Semester Ganjil dengan Kegiatan Kepanduan One Day Camp

Barabai, al-umm.id – Rabu 18 Desember 2024 – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai terus berkomitmen memberikan pendidikan alternatif berkualitas kepada para peserta didik. Salah satunya melalui Program Kepanduan yang diadakan di lembaga pendidikan tersebut. Tujuan adalah untuk melatih keterampilan hidup, memperkuat karakter, dan meningkatkan kerja sama di antara para serdik.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, yaitu hari Rabu (18/12), Kamis ((19/12) dan puncaknya pada Sabtu (21/12) dengan melaksanakan perkemahan bertajuk One Day Camp, di kawasan terbuka halaman sekolah PKBM Al Umm Barabai, yang diikuti sebanyak 75 orang serdik PKBM Al Umm Barabai kelas 4,5 dan 6.

Beragam aktivitas dilakukan peserta kegiatan tersebut, antara lain pelatihan dasar kepemimpinan, kemampuan bertahan hidup di alam, dan permainan yang memperkuat semangat kebersamaan. Selain itu, para serdik juga diajarkan keterampilan praktis, seperti mendirikan tenda dan memasak di alam terbuka.

Kepala PKBM Al Umm Barabai , Ustadz Ahmad Rizqi Zaidi.S.Pd, menyatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membentuk generasi yang tangguh dan mandiri.

“Selain belajar di kelas, para serdik juga perlu kita bekali dengan pendidikan karakter. Oleh karena itu, melalui Program Kepanduan ini, kami harapkan mereka bisa belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, dan menghadapi tantangan,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung meriah. Hal itu terlihat dari para serdik yang begitu antusias mengikuti setiap jenis kegiatan yang dilaksanakan. Seperti yang disampaikan oleh Ahmad, salah satu serdik yang mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat berharga.

“Saya belajar cara bertahan hidup di alam dan bagaimana bekerja sama dengan teman-teman. Kegiatan ini sangat menyenangkan!” ujar Ahmad dengan semangat.

Selaras dengan hal itu, kegiatan kepanduan tersebut juga direspon positif oleh orang tua dan wali serdik maupun oleh masyarakat sekitar, melalui dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatannya.

Rahman, salah satu orang tua serdik menyebutkan bahwa kegiatan seperti itu penting untuk memperluas wawasan anak-anak.

“Anak-anak sekarang sering terpaku pada gadget. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mereka bisa belajar hal baru di luar urusan gadget,” katanya.

Untuk memeriahkan kegiatan One Day Camp beberapa perlombaan digelar, seperti lomba PBB, P3K dan Memasak, dengan juara-juaranya sebagai berikut:

Lomba PBB, Juara 1 Kelompok Putri Abu bakar Ash Shiddiq. Juara 2 Kelompok Putra Utsman bin Affan, dan Juara 3 Kelompok Putra Agus Salim.

Lomba Memasak, Juara 1 Kelompok Putri Abu Bakar Ash Shiddiq, Juara 2 Kelompok Putri Aisyah binti Abu Bakar, dan Juara 3 Kelompok Putra Imam Bonjol.

Lomba P3K, Juara 1 Kelompok Abu Bakar Ash Shiddiq, Juara 2 Kelompok Putra Khalid bin walid, dan Juara 3 Kelompok Putri Aisyah binti Abu Bakar

Melihat antusiasme peserta yang begitu besar, PKBM Al Umm Barabai berencana menjadikan Program Kepanduan ini sebagai kegiatan rutin tahunan. Selain itu, mereka juga berencana mengembangkan program serupa yang melibatkan pihak yang lebih luas, seperti bakti sosial atau pelatihan keterampilan kerja.

Harapannya, dengan inisiatif yang diimplementasikan melalui berbagai program dan kegiatan, PKBM Al Umm Barabai dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi, yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh secara mental dan karakter. (ms-sitq)

Pembagian Hasil Belajar Semester Ganjil Peserta Didik PKBM Al UMM Barabai

Barabai, alumm.or.id – Usai pelaksanaan evaluasi pembelajaran semester ganjil, PKBM Al UMM Barabai mengadakan pembagian rapor hasil belajar seluruh peserta didik, Jum’at (20/12). Momen penting tersebut untuk mengevaluasi proses pembelajaran selama enam bulan terakhir. Untuk informasi, pada semester ganjil Tahun 2024/2025, PKBM Al Umm Barabai sudah memulai hasil laporan tentang pencapaian peserta didik, sesuai dengan pendekatan forward raport Kurikulum Merdeka.

Kurikulum Merdeka mengedepankan pengembangan kompetensi peserta didik berdasarkan potensi dan minat masing-masing. Dalam pendekatan forward raport, hasil belajar tidak hanya disampaikan dalam bentuk angka, tetapi juga narasi deskriptif yang menjelaskan perkembangan capaian kompetensi peserta didik.

Informasi tersebut berisi antara lain:

  1. Capaian Pembelajaran: Kompetensi yang sudah dikuasai dan yang perlu ditingkatkan.
  2. Rekomendasi Pengembangan: Saran untuk pengembangan belajar di semester berikutnya.
  3. Profil Pelajar Pancasila: Evaluasi sejauh mana peserta didik merefleksikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, seperti gotong royong, kemandirian, dan kreativitas.

Pembagian Rapor terdiri dari beberapa sesi. Sesi awal adalah pembukaan yang dipimpin oleh Kepala PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi. Dalam arahannya, Rizqi memberikan motivasi dan pesan kepada peserta didik untuk terus semangat belajar. Selain itu, dirinya berpesan agar seluruh peserta didik benar-benar memanfaatkan kesempatan belajar dengan maksimal.

Sesi selanjutnya adalah penyerahan rapor yang dibagikan oleh wali kelas masing-masing kepada peserta didik maupun kepada orang tua/ wali peserta didik khusus untuk kelas 1 dan kelas 6. Sesi akhir adalah sesi sharing antara wali kelas dengan orang tua/ wali serdik kelas 1 dan kelas 6. Pada sesi ini orang tua/ wali dapat berdiskusi dengan guru mengenai perkembangan anak-anaknya dalam pembelajaran.

Berdasarkan hasil Semester Ganjil ini, sebagian besar peserta didik menunjukkan perkembangan positif, baik dari segi kognitif maupun karakter. Beberapa peserta didik mendapatkan penghargaan atas prestasi mereka, seperti “Peserta Didik Juara kelas 1 – 6” dan “Peringkat Hafalan Terbaik 1 – 3 per halaqoh masing masing”.

Dengan pembagian hasil belajar ini, diharapkan peserta didik semakin termotivasi untuk belajar lebih giat di Semester Genap mendatang. Selain itu, dukungan dari orang tua dan pendidik menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan proses pembelajaran yang bermakna. Dari pihak sekolah, PKBM Al UMM Barabai terus berkomitmen untuk mendampingi peserta didik menjadi individu yang kompeten, kreatif, dan berkarakter, sesuai dengan visi Kurikulum Merdeka. (ms-sitq)

Tumbuhkan Semangat Kompetisi dan Kebersamaan Peserta Didik melalui Class Meeting

Barabai, alumni.or.id – Setelah ujian umum, agama dan ujian Tahfizh. PKBM Al Umm Barabai, menggelar kegiatan class meeting bagi peserta didik jenjang Paket A Setara SD, pada Selasa dan Rabu, 16 – 17 Desember 2024.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat kebersamaan antar serdik dan sarana refreshing setelah ujian akhir semester ganjil, sekaligus menjadi ajang unjuk bakat dan semangat berkompetisi.

Beberapa perlombaan dan pertandingan yang diselenggarakan antara lain:

  1. Futsal Putra
    Pertandingan ini menjadi salah satu yang paling meriah. Seluruh kelas menurunkan tim terbaik mereka untuk bertanding di lapangan sekolah. Pada pertandingan final, beberapa anak Kelas 3, 4 dan kelas 5, yakni: Abdillah Unais, Muhammad Fadhil Nawal, Muhammad Rezky Haikal, Muhammad Hafizh Sa’dillah, Razan Abdullah Ahsan, dan Zubair.

Mereka berhasil meraih kemenangan melalui adu finalti setelah bermain dengan skor 0 – 0.

Tim yg meraih posisi kedua terdiri dari: Fadhil Ihsani, Ziyad, Yazid, Muhammad Azka Devirzha Kelas, Abdullah Rafa Hafizhi, dan Ukasyah.

  1. Basket Putri
    Kompetisi basket putri juga tidak kalah seru. Keterampilan dribble, passing, dan shooting para peserta membuat penonton kagum.

Tim yang berhasil meraih juara terdiri dari: Dhiyaul Mawaddah, Rabbiya Hayati, Aisya, Humayra, Zahra Shidqiya.

Sementara tim yang meraih juara 2 terdiri dari Rahmatul Jannatin Ash Shalihah, Luthfia Zalfa Afika, Aqila Machdan, Amera Aisyah, Fatimah Az Zahra.

  1. Lomba Tasmi’ Hafalan Surah

Pada lomba ini peserta diuji hafalan mereka oleh beberapa ustadz dan ustadzah. Diikuti oleh 44 orang dari 142 orang jumlah keseluruhan serdik (dengan fase serta Surah Yang berbeda beda pula).

Fase A (Kelas 1 dan 2), surah yang di Tasmi’ kan adalah surah Al Bayyinah, diikuti 17 Orang serdik.

Fase B (Kelas 3 dan 4)
surah yang di Tasmi’ kan adalah surah At Takwir, diikuti 19 Orang serdik.

Fase C (Kelas 5 dan 6)
Surah yang ditasmi’kan adalah surah Al Jinn ayat
1 – 13, diikuti 8 serdik.

Untuk para juara Lomba tasmi’ hafalan Al Qur’an per fase dan para juara class meeting ini akan diberikan hadiah yang akan bagikan saat pembagian hasil belajar Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2024/2025.

Penyelenggara Program Paket A, Ustadz Abdul Gani Majidi.S.Ag, berharap agar semangat sportivitas dan persatuan yang ditunjukkan dalam acara ini dapat terus terjaga di lingkungan sekolah.

“Melalui kegiatan ini, kita belajar untuk saling mendukung, berkompetisi secara sehat, dan mengapresiasi kelebihan satu sama lain,” ujar Abdul Ghani. (ms-sitq)

Class Meeting Ceria TAUD SaQu Al Umm Barabai

Barabai, alumni.or.id – TAUD SaQu Al Umm Barabai adakan class meeting setelah pekan efektif pembelajaran selesai. Kegiatan ini untuk mengisi waktu menunggu pembagian rapor hasil belajar.

Class meeting diisi dengan beberapa fun game yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan fisik, pengetahuan, kerja sama antar anak, serta menambah keakraban. Tidak hanya itu, selain menyenangkan bagi anak, kegiatan tersebut juga mendidik.

Class meeting ini berlangsung selama satu pekan. Hari pertama, Senin (09/12) diisi dengan permainan memindahkan balok kecil menggunakan kaki dengan melompat melewati garis. Permainan ini berfokus pada kemampuan fisik motorik dan konsentrasi, agar balok yang dipindahkan tidak jatuh.

Hari kedua, diisi dengan permainan tarik tambang yang menguji kekuatan fisik dan semangat tim. Permainan ini untuk menumbuhkan rasa kerja sama antar anak dan semangat gotong royong guna mencapai tujuan.

Hari ketiga, anak-anak bermain estafet bola. Kegiatan yang bertempat di halaman sekolah ini bertujuan untuk menstimulasi perkembangan fisik motorik anak disertai dengan stimulasi sosial emosional serta rasa percaya diri anak.

Hari keempat, mengambil salah satu permainan tradisional yaitu lompat tali dengan karet gelang. Selain melatih fisik anak, kegiatan ini juga mengenalkan permainan tradisional kepada anak.

Pada hari kelima, sebagai penutup kegiatan class meeting diisi dengan kegiatan bermain yang dikombinasikan dengan teknologi, agar anak mengenal bahwa teknologi juga dapat dimanfaatkan dengan positif, sebagai tempat bermain sekaligus belajar. Dengan permainan yang menggunakan aplikasi Quizizz ini, anak dapat menguji pengetahuannya dengan cara yang menyenangkan.

Melalui kegiatan class meeting yang diisi dengan fun game ini, diharapkan dapat mengembangkan keterampilan moral, sosial, bahasa, kognitif dan fisik anak. Selain itu, kegiatan tersebut juga membantu anak lebih mengenal teman-temannya menciptakan rasa kebersamaan dan meningkatkan semangat tim. Manfaat lainnya juga memberikan ruang bagi anak untuk bersenang-senang dan belajar dalam suasana yang positif. (ks-taud)