Barabai – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Umm Barabai melaksanakan Upgrading Teachers Capacity melalui Pelatihan Pengembangan Numerasi bagi para pendidik dan tenaga kependidikannya, baik dalam kapasitas sebagai wali kelas, pengampu mata pelajaran umum, agama dan halaqoh, di Aula PKBM Al Umm Barabai (8-9/03/24).
Pelatihan diikuti oleh 36 orang, terdiri dari Paket A 18 orang, Paket B 11 orang, Paket C 7 orang dan TAUD 5 orang. Tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan kemampuan pendidik dan tenaga kependidikan pada jenjang Paket A setara SD, Paket B setara SMP, Paket C setara SMA dan TAUD (KB dan TK) dalam hal numerasi. Kemampuan yang diharapkan adalah mereka dapat merancang aktivitas numerasi dalam pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk memiliki daya nalar dan pola pikir tingkat tinggi.
Ketua PKBM Al Umm Barabai, Ahmad Rizqi Zaidi, S.Pd mengharapkan semua peserta setelah pelatihan mampu dan berperan aktif, untuk mendiseminasikan dan menanamkan kemampuan berhitung dengan cara matematika ke dalam pembelajarannya masing-masing.
“Kawan-kawan diharapkan dapat mengembangkan sesuai mata pelajaran masing-masing, melalui desain tugas numerasi, menilai pembelajaran numerasi, dan merancang rencana aksi untuk pengembangan numerasi di jenjang sekolah masing-masing, serta menguatkan program dimaksud melalui praktek,” kata Rizqi menambahkan.
Sejalan dengan hal itu, Sekretaris Yayasan Al Umm Hulu Sungai Tengah, S. Enggo Widodo, S.IP., M.Eng, dalam arahannya mengatakan bahwa para tutor harus dan perlu kaya akan ide, gagasan, konsep ataupun strategi dalam memberikan pembelajaran kepada para peserta didik.
“Ketika kita dapat memahami tentang numerasi dengan baik, maka kita dapat mentransfer banyak ide kepada para peserta didik. Untuk merangsang kemampuannya, kita dapat melatihnya melalui soal-soal atau persoalan riel yang ada di masyarakat dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kita berharap para peserta didik tidak gagap saat nanti kembali ke masyarakat,” kata Enggo menjelaskan.
Pelatihan Pengembangan Numerasi bagi para tutor tersebut dibuka secara resmi oleh Penilik Pendidikan Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hj. Mauizatil Hasanah, S.Ag dengan menghadirkan narasumber Muhammad Afriyadi Ahsan, S.Pd, pelatih Guru Penggerak Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Usman, S.Pd.I, guru penggerak Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (ms-stiq)
